Jumat, 11 Mei 2012

Beautiful Women -Mother’s Day- (I Petrus 3:1-6)

PENDAHULUAN Peringatan Mother’s Day dirayakan hampir diseluruh dunia … tetapi dengan waktu yang beragam,…. Sebenarnya di Indonesia dirayakan tgl 22 Desember … di sebagian negara Eropa dan Timur Tengah, peringatan Mother’s day diperingati bulan Maret …. Tetapi di Amerika Serikat dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, dan lain-lain.. peringatan Mother’s Day jatuh pada hari Minggu kedua bulan Mei … karena pada tahun 1870, seorang aktivis sosial di Amerika yang bernama … Julia Ward Howe … memproklamasikan “Mother’s Day --- hari ibu” … Tahun 1869, John Stuart Mill mempublikasikan “Perempuan sebagai Subyek” … publikasi yang bergerak dari Eropa ke Amerika … apakah ini menandai kelahiran feminism gelombang pertama? … Kalau feminimisme untuk memperjuangkan kesetaraan dalam politik, pekerjaan, hak-hak hidup itu harus didukung … tetapi kalau arahnya kepada Teologi Feminim itu harus diwaspadai …. ----000------- Stimulus dengan mengambil prinsip-prinsip Firman Allah yang ada pada teks… dan menyebrangkan prinsip-prinsip Firman Allah itu pada konteks sekarang … Penulisan teks 1 Petrus ini ditujukan kepada orang-orang pendatang yang tersebar diseluruh propinsi Asia kecil …beberapa diantara mereka adalah orang bertobat yang menanggapi khotbah Petrus pada hari Pentakosta dan yang telah kembali ke kota mereka masing-masing … dan banyak diantara mereka yang Istrinya sudah bertobat tetapi suami belum bertobat Tetapi, Petrus menasehatkan agar para Istri itu tunduk (prinsip) … kepada suami … tunduk bukan menanduk .. karena Istri adalah penolong … bukan perongrong atau penodong … tetapi penolong … Istri harus bertindak menuntun suami yang belum bertobat dengan berkelakuan yang saleh (prinsip) bukan dengan kata-kata … (tidak sedikit ibu-ibu yang bersemangat ingin memenangkan suaminya sampai kalau bicara itu seperti … senapan mesin … ratatatata)… si suami bukan TOBAT malah tambah KUMAT…. Juga Petrus menasehatkan agar jangan memakai perhiasan secara berlebihan … (pada waktu itu kepang-kepang itu diikat oleh Emas … itu jadi satu kebanggan dan tanda bahwa seberapa kayanya dia) …. (kalau sudah pamer itu pasti ada yang iri) .. (jangan Pamer itu adalah prinsip) Jelas kalau meneliti Teks ini … bahwa istri itu harus … inner beauty … percakapan … bill Clinton dan Hillary … Apakah benar … dibalik kesuksesan Pria ada seorang wanita yang hebat? -----------000----------------- ….. sebenarnya Petrus merujuk setiap wanita kristiani itu berlaku seperti Sarah yang taat kepada Abraham …. Dalam buku “arti dan makna keberadaan” … dijelaskan bahwa kedudukan wanita dalam kebudayaan babilonia 1775 Bc.. dimana Abraham hidup pada jaman itu ( 1800 BC) … dan berlaku hukum kode Hamurabbi … dan menurut kode Hamurabbi tidak ada indikasi wanita direndahkan oleh masyarakat … bahkan Janda dan pendeta wanita yang tidak menikahpun mendapat kebebasan dan hak hukum istimewa daripada wanita biasa dalam masyarakat … A. Beautiful Woman tergantung sudut pandang ketika melihat makna ini, biasanya secara lahiriah dan rohani. Mana yang lebih baik? Semuanya baik, karena Tuhan menciptakan dua-duanya. Namun Tuhan memberikan kemampuan kepada wanita untuk merias diri. Apakah Petrus anti dengan kecantikan?? Tidak, sebab latar belakang surat ini, Rasul Petrus melawan spirit zaman yang hanya mementingkan lahiriah semata. Bagaimana menjadi beautiful woman? Pertama, dalam keluarga, menempatkan suami yang pertama (hormat, respek, menghargai). Kedua, berhubungan dengan diri sendiri, dimana keindahan yang sejati itu bukan yang nampak. Kecantikan yang sesungguhnya adalah ketika hati kita hormat kepada Tuhan dan berhiaskan kekudusan. B. Ayat 3 dan 4, Lahirian dan Batiniah. Pada saat itu, kedudukan wanita sudah menanjak. Dalam budaya Yahudi kedudukan wanita tidaklah terlalu rendah. Kita bisa melihatnya dalam hubungan Sarah dan Abraham, dimana peran Sara dalam keluarga tidaklah kecil. Bahkan Abraham bisa taat kepada Sara. Mengapa pada bagian ini Petrus menyinggung untuk tidak mengutamakan perhiasan lahiriah? Sebab perhiasan yang dikenakan itu ingin dinilai oleh orang lain. Bagi suami, yang menghargai istri tidak lagi dinilai melalui penampilan lahiriah tapi karena kemurnian dan kesalehan istrinya. C. Memulai dengan mengemukakan kecantikan wanita, bahkan kecantikan seorang Mama. Bagaimanapun keadaan Mama mereka saat ini, namun tidak perlu dibandingkan, melainkan bersyukurlah kepada Tuhan karena Mama kandungnya yang telah mengandung dan membesarkannya. Remaja juga harus berani untuk mengekspresikan cinta kasihnya kepada Mamanya. D. Menjadi seorang ibu bukanlah hal yang mudah. Seringkali banyak orang yang melihat bahwa tugas seorang ibu lebih mudah dibandingkan dengan seorang pria. Pada bagian ini, Petrus menekankan mengenai perhiasan yang bisa dilihat orang?? Tapi berapa banyak seorang wanita mengurus keluarga, mementingkan kerohanian anak, jalan-jalan (shoping)?? E. Usia remaja adalah masa dimana mereka tidak begitu cocok dengan orang tuanya. Namun perlu ditekankan bahwa meskipun ibu kita memiliki kekurangan dan kelemahan tapi harus disyukuri sebab Tuhan menganugerahkan seorang ibu yang cocok untuk dirinya. F. Apa itu cantik? Setiap wanita mendambakan kecantikan, makanya banyak klinik kecantikan. Petrus tidak alergi dengan kecantikan (lih. Amsal 31), tapi ia ingin menekankan bahwa wanita yang cantik adalah wanita yang takut akan Tuhan yang menghormati Tuhan dan memiliki kecantikan batiniah dan karakter yang terpancar dalam sikap dan perilakunya (tunduk kepada suaminya). Bagaimana seorang istri dapat menjaga batiniahnya agar tetap cantik secara batiniah? Menjaga kesalehan hidup, kerohaniannya dihadapan Tuhan. G. Petrus ingin berbicara mengenai istri dan ibu yang menjadi kesaksian dan berkat. Dimana membatasi diri, membawa diri dan memperindah diri bukan hanya lahiriah saja tapi juga batiniah. H. Wanita itu seperti cermin, bila Anda memperhatikan cermin itu maka hidup akan menjadi rapi, dan baik, sebaliknya akan menjadi berantakan dan tak terurus. Perikop ini berbicara tentang teladan hidup. Semenjak pernikahan seringkali yang terjadi dalam rumah tangga adalah pemanfaatan, dan sebagainya, seharusnya bertanya kepada istri, bagaimana cara untuk mengasihinya. I. Kecantikan selalu menjadi kedambaan kaum wanita, banyak wanita berupaya dengan berbagai macam cara untuk mendapatkan kencantikan. Bahkan, mereka rela mengeluarkan dana yang cukup besar untuk mendapatkan kecantikan. Krisdayanti pada masa kepopulerannya dikabarkan, mengeluarkan budget 75 juta perbulan untuk perawatan di salon-salon kecantikan. Banyak kaum hawa mengejar kecantikan dari sisi luarnya saja tetapi tidak membangun kecantikan dari sisi dalam dirinya. Sehingga, cukup banyak kaum hawa yang berparas cantik secara penampilan tetapi sangat buruk dari sisi karakter atau sikap. Firman Allah, mengingatkan kepada kaum wanita agar tidak membangun kecantikannya dari sisi penampilan (lahiriah) tetapi dari sisi batiniah. Sebab sisi lahiriah bisa menipu (tidak ada kejujuran) tetapi sisi batiniah bisa memberikan kehomatan bagi suami serta kemuliaan bagi Allah. Dalam peringatan hari ibu international kali ini, sekali lagi diingatkan para wanita kristen untuk menjadi wanita yang saleh dalam kerohanian serta membangun sikap dan karakter yang berkenan bagi Allah serta menghormati suami. Sehingga kaum wanita menjadi berkat bagi suami dan keluarganya. J. Tindakan (tingkah laku) bisa berbicara lebih keras dari pada perkataan, namun seringkali wanita berbicara lebih keras daripada tindakan. Momen hari ibu ini penting sekali para ibu intropeksi diri “apakah hidupku mempengaruhi suami dan anak-anakku” sehingga kehidupan mereka lebih bahagia dan hidup dalam kebenaran. Seorang hamba Tuhan pernah berkata; kalau suami adalah kepala keluarga maka istri adalah “leher”; karena dengan leher yang berfungsi dengan baik maka kepala dapat rileks dan melakukan semua dengan baik. K. Pada event the mother’s day ini kita berbiacara tentang kecantikan para wanita, khususnya para istri Kristen. Perikop 1 Petrus 3:1-6 ini sangat kontekstual berbicara tentang Christian conduct as wives. Kecantikan seorang wanita Kristen tidak mutlak diukur dari penampilan luar (outer beauty), seperti kecantikan fisik, wajah, rambut, perhiasan yang mewah dan mahal, dll. Tetapi kecantikan yang terpancar keluar dari dalam (inner beauty). Namun hari ini justru yang ditonjolkan para wanita Kristen adalah outer beauty-nya, bukan inner beauty. Bagaimana dengan anda sebagai istri Kristen? Kecantikan apa yang anda tonjolkan dari hidupmu? Apakah kecantikan batiniah yang harus dimiliki setiap wanita Kristen supaya hidupnya menjadi berkat? 1. Dia memiliki sikap tunduk dan hormat kepada suaminya (ay. 1,5,6; Ef. 5:22; Kol. 3:18). Petrus menegaskan kecantikan batiniah seorang istri yaitu memiliki jiwa yang mau tunduk dan hormat kepada suaminya. “Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu,….” (1Ptr. 3:1; bdk. Ayat 5 dan 6). Hidup di zaman posmo ini, pertanyaan yang mesti dijawab setiap istri/wanita Kristen adalah: jika anda lebih pintar, lebih kaya, lebih hebat, lebih terkena, lebih terpakai dalam masyarakat dibandingkan dengan suamimu, masihkah ada rasa hormat dan tunduk kepada suami? Petrus selanjutnya mengangkat perilaku Sara istri Abraham sebagai teladan dalam hal ketaatan dan kehormatan kepada suaminya. 2. Dia memiliki sikap yang lemah lembut dan penuh kasih mesra (ay. 4a). Manusia batiniah berikutnya yang harus dimiliki istri Kristen adalah berupa sikap yang lemah lembut (a meek). Para istri Kristen lebih mudah bersikap lemah lembut kepada suami yang baik, sabar, mengasihi, bertanggung jawab dalam keluarg, dll. Namun pertanyaan yang harus dijawab ialah: Bagaimana sikap anda terhadap suami yang kurang dan tidak baik sikapnya (mis. yang pemarah, pemabuk, penjudi, malas, tidak bertanggung jawab, dll), apakah anda masih menunjukkan sikap mengasihi dan lemah lembut melayani suami anda? 3. Dia memiliki jiwa yang tenang dan sabar (ay. 4b). Manusia batiniah yang terakhir yang harus dimiliki istri Kristen adalah memiliki jiwa yang tenang dan sabar (and quiet spirit). Sikap tenang dan sabar harus diimplementasikan setiap wanita Kristen whenever and wherever, agar suami yang belum percaya dapat dimenangkan dan Kristus dimuliakan. Amin. L. Kalau lihat konteks ini mereka tinggal di Asia kecil. Petrus memberikan pengajaran khusus bagi kehidupan suami istri. Ternyata pada waktu itu budaya bahwa kalau wanita menikah dengan pria berkewargaan Romawi maka mereka mempunyai hak lebih dari pada yang menikah dengan orang non Romawi. Beberapa hal yang penting bagi istri: 1. Action ay 1-2 perlu menonjolkan tentang tindakan. 2. Addorment ay 3 Petrus menekankan tentang inner beauty 3. Atitude ay 4 sikap dalam hidup 4. Attention ay 5-6 Perhatian Beberapa hal bagi para suami: 1. Live with Your wife Ay 7 Hiduplah bijaksana dengan istri (relationship) 2. Know Your Wife (Kenalilah istrimu) 3. Honor your wife (hormatilah istrimu) M. Bagian ini ditulis oleh Petrus kepada para wanita. Pada umumnya jumlah wanita lebih dominan wanita di Gereja. Petrus ingin ada keseimbangan antar pria dan wanita. Maka ia menasehati agar mereka saling mempengaruhi dalam hal-hal indah. I Timotius 2:9-11; Titus 2:4 . N. 1. Teladan KRistus sebagai dasar. Ay 1 – “demikian” psl 2:1-22 sama dengan Kristus yang tunduk demikian juga suami istri harus tunduk. 2. Istri harus tunduk. a. Tunduk adalah suatu keharusan, bukan berarti istri dianggap lebih rendah, tetapi merupakan teman pewaris. Berhubungan dengan tata tertib dn wewenang karena Allah menetapkan sebagai ordo wewenang itu. Kristus tunduk kepada Allah, istri tunduk kepada suami. b. Tunduklah adalah satu kesempatan untuk memenangkan suami yang belum percaya kepada Kristus. Tuhan menggunakan ini sebagai suatu hal rohani untuk memenangkan jiwa. c. Tunduk adalah suatu perhiasan bathiniah, jangan focus pada perhiasan duniawi. Namun bukan berarti perempuan Kristen mengabaikan dirinya. 3. Nasihat bagi para suami. Untuk selalu memberikan perhatian kepada istri. Mengenal suasana hati, perasaan dan kebutuhan dari istrinya. O. Dunia modern itu mementingkan perform, penampilan dan bungkusnya. Tetapi sejak zaman dulu perempuan telah mengenakan dandanan yang mahal dan serba wah. Tuhan mau supaya manusia mengadakan perubahan dalam hati manusia. Seperti Tuhan Yesus mengecam para ahli Taurat. Mat 23:27. I Sam 16:7 Tuhan berkata “jangan melihat apa yang dilihat manusia karena Tuhan melihat hatinya” Penekanan ini Agar para istri2 memenangkan suami lewat kesalehan hidupnya. Melalui surat ini juga Petrus memperhadapkan satu situasi sulit: 1. Perempuan sama sekali tidak punya hak 2. Kalau istri percaya tetapi suaminya tidak percaya maka ia bisa diceraikan 3. Istri pada zaman itu tidak punya hak. Dalam kondisi yg sulit maka Petrus menasihatkan para istri untuk tetap bertahan dalam situasi sulitpun untuk tinggal bersama suami kafirnya selama ia tidak diceraikan dan memangkan suaminya bagi KRistus. P. 1. Indah itu bukan hanya dari luar tetapi dari dalam karena itulah keindahan yang sejati. 2. Pengaruh istri terhadap kesuksesan suaminya sangat besar: a. Ay 1-2 respek terhadap suaminya karena seorang istri memiliki kedekatannya dengan Tuhan. Respek dapat memenangkan suami yang jahat. b. Memiliki kecantikan yang bathiniah, roh yang lemah lembut dan tentram. Keteguhan diri yang tidak dipengaruhi oleh apapun juga. c. Memiliki pengharapan yang teguh kepada Allah. Bukan hanya dalam perkataan dan itu Nampak dalam kesehariannya. Yang mendatangkan ketenangan bagi seorang istri. Karena respect adalah nilai diri. Q. Petrus tidak menentang perempan untuk berdandan tetapi yang berlebihan itu yang tidak benar. Ia menasehati agar jangan memperhatikan penampilan luar saja tetapi bathiniah. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan oleh perempuan: 1. Hidup murni/tulus ikhlas dan saleh ay 1-2 2. Perlu memperhatikan perhiasan2 bathiniah bukan hanya lahiriah ay 3-4 3. Perlu mencontohi perempuan PL dalam ibadah ay 5-6 R. Seorang perempuan sebagai istri diberikan perintahkan untuk tunduk kepada suaminya. Tujuan tunduk itu adalah untuk memenangkan suaminya bagi Kristus. Memenangkan suami : 1. Melalui kelakuannya bukan melalui perkataan 2. Melalui kemurnian dan kesalehan hidupnya 3. Melalui perhiasan batiniah yaitu lemah lembut dan tentram Bila ada suami yang terus jahat terhadap istrinya, Firman Tuhan mengajarkan agar seorang istri tetap hidup menghormati dan berharap untunk memenangkan suaminya. Ia melakukan semua ini bukan karena suaminya tetapi karena ia tahu bahwa itu berharga di mata Allah dan Allah merupakan pengharapan yang sejati ditengah-tengah ketiadaan harapan tersebut. S. Pada dasarnya, penampilan memang penting bagi seorang wanita. Terlihat rapi, cantik dan menarik, tetapi yang terpenting adalah karakteristik seorang wanita karena, kecantikan yang berasal dari kemurnian hati dan jiwa, lebihmuda menjadi pusat kekaguman banyak orang. Kecantikan seorang wanita berasal dari panduan dari berbagai karakteristik yang indah misalnya; sikap, etika, sopan santun, kemandirian, kecerdasan, humor, kemampuan bersosialisasi, kepekaan dan kasih sayang, religious, hidup benar dan lain sebagainya. Satu hal penting untuk diperhatikan bahwa, kecantikan itu terpancar dari dalam hati yang damai. Aura kecantikan tidak dapat timbul dari dalam jiwa yang kosong dan hampa, tetapi hati yang damai tidak dapat tergantikan oleh kekayaan, kemolekan tubuh dan wajah, ketenaran, posisi dan lain sebagainya. Bersyukur dan beribadah/ melayani Tuhan merupakan aktifitas yang sangat menjanjikan untuk seorang wanita di dalam menjalankan aktifitasnya dalam kehidupan sehari-hari. T. Kecantikan diri adalah idaman setiap kaum perempuan di muka bumi ini. Itulah sebabnya, untuk memperoleh kecantikan diri tersebut, rata-rata kaum perempuan rela merogoh kocek dan membayar berapapun harganya. Sebagian besar alasan yang mendorong kaum perempuan rela melakukan perawatan diri tersebut adalah agar terlihat cantik, manis dan mempesona. Nah…., bagi para gadis, hal ini dilakukan agar bisa menjadi pusat perhatian bagi kaum lelaki pujaan hatinya.Tapi bagi kaum Ibu, biasanya hal tersebut dilakukan agar bisa semakin diperhatikan, semakin disayang dan dicinta isuami. Ironisnya; semakin tubuh atau wajah mereka dipoles, semakin saja perasaan kurang menghantui kaum Hawa ini, sehingga sampailah mereka pada titik kejenuhan dan frustasi dalam hal mempertahankan kecantikan diri mereka karena, kenyataannya suami dan anak-anaknya melihatnya sebagai orang yang aneh. Pada dasarnya, kecantikan sejati seorang perempuan itu bukanlah terletak pada sisilah lahiriah (outer beauty), tetapi justru dari sosok terdalam sang perempuan tersebut (inner beauty). Meskipun kecantikan lahiriah itu penting, tapi ia tak mampu menandingi kecantikan batiniah, yakni kecantikan sejati seorang perempuan karena, kecantikan yang direduksir pada kecantikan lahiriah semata tidakakan bertahan lama. Semua kemolekan dan kemulusan tubuh, 1001 pesona cantik wajah akan sirnah ditelan waktu. Tidaklah demikian dengan kecantiakan dari dalam yang termanifestasi melalui sikap dan karakter yang penuh kesabaran, keramahan, kelemahlembutan, kemurnian dan lain sebagainya. Inilah yang akan memperkuat kehadiran seorang perempuan di tempat di mana ia berada. Kehadirannya akan sungguh terasa berbeda bahkan berdampak bagian akan anaknya, suaminya, keluarga besarnya bahkan lingkungannya.