Jumat, 20 April 2012

Cuma Satu di Dunia (Kis 4:12)

Kis 4:12
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
A.
Konteks ayat ini adalah Rasul Petrus diminta pertanggung jawaban karena telah menyembuhkan orang sakit. Keberatan ini dimulai dengan pandangan yang tidak bisa menerima kebangkitan Yesus, yang Petrus utarakan.
Ada hubungan antara nama dan kuasa. Di dalam konteks ini Tuhan Yesus dikatakan manusia yang hidup di dalam sejarah, tetapi dikatakan Tuhan Yesus bukan saja berkuasa untuk menyembuhkan orang sakit tetapi berkuasa menyelamatkan. Cara Dia menyelamatkan menarik yaitu harus disalib. Nama-Nya berbeda dengan nama-nama lain.
Keunikan Kristus begitu penting, jika di dalam pandangan agama-agama mengatakan tujuannya kepada Allah. Tetapi agama-agama ada ketidaksesuaian satu dengan yang lain maka kemungkinannya hanya dua 1. Semua salah 2. Satu benar, yang lain salah. Kalau semua salah maka sia-sia iman kita, tetapi kalau 1 yang benar maka sangat penting yang satu itu. Yang bisa menyelamatkan hanya yang punya status (tidak berdosa), rela dan kuasa.

B.
1. Menjelaskan siapakah Yesus dan karyaNya, ay. 12-13,
2. Finalitas karya Kristus
3. Efeknya bagi hidup kita.
Petrus dan Yohanes org biasa yang memiliki pengalaman bersama Yesus, hidup berubah karena Yesus sudah bangkit.
a. S : Sambutlah Yesus dalam hidup kita
b. A : Anugrah Allah yang terindah
c. T : Tinggalkanlah dosa
d. U : Ucapkanlah syukur
C.
1. Orang Kristen dipenuhi oleh Roh Kudus, ay 8, 31, pengalaman pribadi dengan Allah.
2. Keseriusan Allah dalam menyelesaikan dosa manusia, sehingga menganugrahkan AnakNya yang tunggal.
3. Keselamatan seharusnya memotivasi kita untuk masuk dalam misi Allah. Keselamatan tidak hanya untuk kita miliki, namun harus dibagikan kepada orang lain. Karena misi Allah harus diatas segalanya; budaya, keinginan manusia, visi misi manusia.
4. Harus ada seorang tokoh/figur yang berani membayar harga.
5. Apa yang telah kita peroleh menjadi komitmen hidup.
D.
Kis 3:6, emas dan perak tidak dipunyai, namun apa yang dimiliki diberikan semuanya. Maka dalam hal ini, marilah kita totalitas dalam pelayanan sehingga semangat yang ada menular kepada orang lain, dan menjadi teladan bagi orang lain.

E.
Kebenaran itu bersifat eksklusif, kalau tidak eksklusif itu bukan kebenaran. Tuhan Yesus bukan merubah orang menjadi baik, tetapi merubah orang dari mati secara rohani menjadi hidup.

F.
Beranikah kita hidup untuk Tuhan? Sebuah kewajiban bagi orang yang telah diselamatkan.

G.
Mengapa nama itu berkuasa?
1. Tuhan Yesus ikut menciptakan langit dan bumi
2. Tidak ada nama lain di atas langit maupun di bawah bumi, berkuasa di Sorga dan di bumi.
3. Hakim yang agung
4. Yesus yang bangkit dan hidup selamanya
5. Kelayakan: hanya Dia yang layak menjadi korban.
6. PengakuanNya: Jalan dan Kebenaran dan Hidup
7. Dipuji Allah, “Anak yang Ku kasihi kepadaNya aku berkenan.”
8. NamaNya ajaib.
I.
Banyak jalan menuju Roma, adalah sebuah filosofi yang dipercaya hampir semua orang di dunia berkaitan dengan Allah. untuk masuk ke sorga bisa banyak cara yang di tempuh, tidak hanya dengan satu cara. Jadi orang bisa memilih agama apa saja atau kepercayaan apa saja pasti dapt masuk sorga. Konsep ini, banyak menjebak manusia untuk bisa masuk sorga. Sebab konsep ini adalah sebuah teori manusia, sebagai usaha untuk menemukan Allah, padahal belum tentu itu benar. Sebab yang memiliki sorga adalah Allah bukan manusia, maka Allah sendiri yang akan menentukan jalan apa yang harus dilakukan manusia agar bisa masuk sorga, jadi bukan menurut pikiran manusia.
Yesus adalah Allah, jadi Dia juga pemilik sorga. Yesus berkata hanya lewat Dirinya maka manusia bisa sampai ke sorga, tidak dengan cara yang lain. Maka, bagi kita manusia yang mau masuk sorga harus percaya dan beriman seperti yang Yesus katakan, sebab hanya itu satu-satunya cara untuk bisa masuk sorga.

J.
Keselamatan adalah sebuah hal penting yang harus di cari manusia. Manusia membutuhkan keselamatan dalam hidupnya sebab status manusia dihadapan Allah sudah rusak dan berdosa. Tetapi, banyak orang tidak tahu jalan mana yang harus dipilih untuk menuju keselamatan. Dan sebagian besar manusia memilih jalan keselamatan dengan cara yang salah dan tidak menemukan jalan yang benar. Yang benar ialah Yesus, satu-satunya jalan menuju keselamatan, hanya Dia jalan menuju pada sorga. Sebab Yesus adalah Allah yang empunya Kerajaan Sorga, tinggal manusia memutuskan untuk percaya kepada Yesus maka manusia akan di selamatkan.

K.
Ucapan ini dikatakan petrus dan Yohanes tatkala berhadapan dengan mahkamah agama. sesudah mereka menyembuhkan seorang yang lumpuh sejak lahir dengan nama Yesus. Dan mereka diperintahkan untuk tidak memberitahukan nama Yesus lagi. Tetapi justru mereka menambahkan lagi fakta mutlak tentang pribadi dibalik nama itu. yaitu pribadi yang bukan hanya menyembuhkan, tetapi menyelamatkan. Dari ayat ini ada 3 hal
1. Keselamatan bukan sekadar prilaku hidup untuk menaati hukum dan kaitannya. Karena dibalik prilaku tersebut tersembunyi prilaku yang tidak menyenangkan Tuhan. mereka bisa saja bersaksi palsu dan semuanya.
2. Kristus adalah satu-satunya pribadi yang telah mengerjakan karya keselamatan penebusan dosa secara sempurna, melalui kematian, kebangkitan.
3. Kebutuhan akan manusia akan kristus adalah sesuatu yang mutlak. Karena manusia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari dosa. dan itu nyata dari prilaku dibalik kesucian hidupnya.
Kesimpulan : nama Kristus adalah Pribadi yang sanggup menyelamatkan manusia dari dosa dan hanya Dia satu-satunya jalan penebusan untuk keselamatan manusia.

L.
Arti sebuah nama. Di sini disebutkan tidak ada nama lain dibawah kolong langit yang diberikan kepada manusia yang dapat menyelamatkan. Jadi nama itu diberikan. Tuhan berikan nama itu sebagai jaminan. Orang boleh tidak senang dengan nama Yesus, tetapi hanya nama itu yang memberi jaminan keselamatan.
1. Nama itu punya kuasa dan otoritas.
2. Nama itu mempunyai pengharapan yang tidak didapatkan di dunia ini selain di dalam Yesus Kristus.
3. Nama itu adalah pernyataan kasih Allah kepada manusia.

M.
Di amerika latin banyak orang yang menggunakan nama Yesus sebagai nama personal. Di dunia barat orang mudah sekali menggunakan nama Yesus sebagai bentuk kekaguman, tetapi bisa jadi cacian. Bahkan kalau dilihat berdasarkan perhitungan sejarah nama Yesus dipakai, seperti B.C – before Christ. Ada banyak orang terkenal, tetapi kenapa nama Yesus yang dipakai.
Lalu apa kaitannya dengan nama Kristus dalam keselamatan? Ternyata ada kaitan antara nama Yesus dan keselamatan. Jadi tidak ada keselamatan ditemukan di dalam siapapun juga. Karena, setiap agama memiliki konsep keselamatan menurut versinya masing-masing. tetapi keselamatan di dalam Yesus harus dikaitkan dengan pribadi dari nama itu sendiri. jadi kalau orang bisa memberikan keselamatan, pertanyaannya adalah siapakah Dia? ini berkaitan dengan apa yang dikatakan Yesus dalam Yoh. 14:6. Jadi jelas sekali Yesus berani mengklaim bahwa tidak ada orang yang bisa menuju ke Bapa kalau tidak melalui Aku. Klaim ini tidak ditemukan di dalam kepercayaan lain. lalu mulai menggali siapa Yesus itu sebenarnya.
Banyak orang Kristen hanya mengerti Kristus dalam proses kelahiran. Mengerti Yesus harus secara keseluruhan. Bahkan sebelum dunia dijadikan Dia sudah ada. Dia adalah Alfa dan Omega. Dan dia membatasi dirinya sebagai Tuhan dan menjadi manusia. jadi keselamatan dan nama Yesus itu harus dikaitkan sedemikian rupa bahwasanya bukan hanya sekadar nama. Tetapi dibalik nama itu ada karya Allah yang Allah nyatakan.

N.
Jika melihat bagian ini, Petrus dan Yohanes berani membela nama karena mereka sudah mengalami apa yang mereka rasakan melalui nama itu. kita melihat bahwa mereka diancam pun mereka tidak takut. Jadi kita melihat bahwa nama itu sungguh bisa menggetarkan mereka sehingga mereka tidak takut. Bagaimana dengan kita? Kita sudah mendengar nama itu dan percaya dengan nama itu. dan banyak orang yang sudah diberikan nama itu juga tidak gubris. Bahkan mereka pandang remeh dengan nama itu.

O.
Konteks : Petrus berkhotbah kepada Para pemimpin Yahudi, serta tua-tua dan ahli taurat, imam besar hanas dan kayafas, yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan imam besar. Pendengar dari khotbah Petrus notabene adalah orang-orang yang ikut ambil bagian dalam penyaliban Tuhan Yesus. Dan ironisnya mereka adalah orang-orang yang kenal dengan taurat. Tetapi yang menarik adalah ternyata Petrus dan Yohanes merupakan orang biasa yang tidak terpelajar. Pada Pasal 3 petrus berkhotbah di serambi salomo : pendengarnya adalah pendatang yang berkunjung ke bait Allah. alhasil melalui khotbah Petrus banyak orang yang percaya kepada Yesus (Kis 4:4). Pasal 4 Petrus berkhotbah di depan mahkamah agama dan tidak ada yang bertobat. Bahkan kejahatan mereka semakin menjadi-jadi. Sungguh ironis.
Adapun, khotbah yang disampaikan oleh Petrus dari teks ini menjelaskan beberapa hal :
1. Supremasi Kristus seringkali di salahartikan.
Zaman post modern prinsip relativisme sangat dijunjung tinggi. Tidak ada kebenaran yang mutlak. Apa yang dipandang sebagai kebenaran oleh seseorang bisa dipandang berbeda oleh orang lain. dengan demikian, tergantung dari subjek yang memandang hal tersebut. Hal ini pula yang kemudian membangkitkan semangat bahwa Yesus hanya salah satu dari jalan keselamatan. Mengapa demikian, karena mereka berpandangan bahwa di dalam agama lain pun ada kebenaran. Petrus dalam hal ini menegaskan kembali bahwa tidak ada keselamatan selain di dalam Dia.
2. Supremasi Kristus harus diberitakan.
Itulah sebabnya, dibalik maraknya paham-paham yang mendistorsi pemahaman tentang supremasi Kristus, Petrus kembali menyerukan pesan kepada manusia, baik kepada para petinggi-petinggi agama maupuan kepada rakyat jelata, bahwa hanya di dalam Yesus ada keselamatan. Diluar itu semua orang tidak dapat selamat. Mengapa demikian? Oleh karena semua manusia sudah berdosa (Roma 3:23) dan tidak mampu menyelamatkan diri sendiri. adapun juga bahwa tidak ada seorang pun yang dapat memenuhi tuntutan kesempurnaan dari Allah, dan hanya Yesus sebagai anak Tunggal Allah yang sanggup untuk melakukan hal tersebut.
3. Supremasi Kristus dinyatakan melalui Firman.
Apa yang disampaikan Petrus bukan berdasarkan mitos ataupun pengalaman pribadinya. Melainkan berdasarkan pengetahuan akan kebenaran yang bersumber dari Firman Allah.

P.
Ayat ini merupakan klimaks dari pembelaan Petrus terhadap Sanhedrin di Yerusalem.Penulis KPR dgn tegas mengatakan bhw Petrus "penuh dengan Roh Kudus" ketika ia membuat pernyataan di atas. Petrus menceritakan tentang Yesus Kristus dari Nazaret yg bangkit dari antara orang mati dan memiliki kuasa. Dialah yg dinyatakan Petrus sebagai satu satunya pembawa keselamatan bagi Israel. Penekanan tentang sebuah nama di sini terus menjadi kultur sosio religi yang terus berkembang sampai jaman Tuhan Yesus lahir. Sebuah nama memainkan peran sangat penting yg menunjukan jati diri, reputasi dan implikasi orang tersebut, baik bagi dirinya sendiri maupun khalayak orang banyak.
Dalam KPR 4:12 ketika Petrus menunjukan nama"Yesus", ia menyatakan bahwa tidak ada nama lain (selI. Nama Yesus) yang olehNya kita diselamatkan. Perkataan Petrus ini menekankan signifikansi nama Yesus yg menjadi sebuah pengakuan fundamental iman Kristen, bahwa keselamatan hanya ada didalam Yesus saja. Mengapa Petrus berani mengatakan hal ini:
1. Yesus memiliki otoritas. Sebelum Petrus menyatakN pengakuan tersebut, sebuah peristiwa telah mendahuluinya yaitu, orang lumpuh disem uhkan dalam nama Yesus (KPR 3:6;4:10). Petrus tidak saja menunjukan otoritas nama Yesus atas penyamit fisik, tetapi juga atas dosa manusia dan me.datangkan pe.gampunan bagi yg percaya, bahkan di dalam nama Yesus, iblispun tunduk (KPR 19:17)
2. Yesus menyatakan reputasi dan jatidiriNya. Ketika Petrus menyebutkan nama "Yesus" ia tidak sedang memperkenalkan sebuah nama, yang barangkali juga dipakai oleh orang Yahudi lain pada masa itu. Petrus memakai nama ini sehubungan dengan pribadi, jati diri, dan reputasinyayang tahelah diberitakan para nab8 dan telah dibangkitkan dari antara orang mati serta menggenapkan janji Allah. Karena itu, sekalipun nama ini memiliki akar kata yg sama dengan nama "Yosua" yg berarti "Tuhan" (Yahwe) menyelamatkan", namun nama "Yesus" unik karena berasal dari Allah sendiri (Mat. 1:21), itulah sebabnya Petrus mengatakan "keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam dia". Jadi keunikan nama Yesus berasal dari Allah sendiri dan di dalam Yesus sajalah manusia berdosadapat diselamatkan/ memperoleh hidup kekal.

Q.
Kebenaran di KPR... disampaikan dalam konteks Petrus diadili oleh toko2 agama krn menyembuhkan orang lumpuh di depan bait Allah. Kemudian tokoh2agama menanyakan dengan kuasa dan nama siapa Petrus menyembuhkan orang lumpuh tersebut. Kemudian Petrus menjawab bahwa org lumpuh itu disembuhkan di dalam nama Yesus.
Bahkan bukan sekedar disembuhkan dari kelumpuhan, namun juga menyelamatkan orang berdosa.
Penggunaan nama Yesus oleh Petrus menunjukan :
1. Nama itu memiliki kuasa yg menyelamatkan. Petrus melihat kebutuhan yg terdalam dari orang lumpuh ini. Ia bisa saja melewatinya dengan memberikan perak atau uang, namun ia menumukan bhw kebutuhan orang tersebut lebih dari sekedar emas dan perak, tetapi kuasa Tuhan Yesus yang mampu menyembuhkan dan menyelamatkan orang lumpuh tersebut. Itulah sebabnya Petrus berkata....
Mengapa Petrus menggunakan nama Yesus? Karena Petrus punya keyakinan bhw nama Yesus itu berkuasa.2. Nama itu menunjukan Yesus Kristus hidup. Memakai nama seseorang berarti menggunakan pribadi orang tersebut secara utuh. Baik otoritas, kuasa, jabatan dan karakter orang tersebut. Misalnya kepres yg dikeluarkan presiden adalah atas nama dan otoritasnya saat dia hidup dan menjabat. Ketika Petrus mengatakan "emas perak aku tak punya.... Dan keselamatan tidak ada di dalam nama lain...., ini menjelaskan bahwa Yesus dalah pribadi yang hidup dimana kuasa dan otoritasnya tetap ada. Itulah sebabnya orang lumpuh itu sembuh dan mengalami keselamatan.

R.
Tidak ada keselamatan di dalam orang lain (αλλως-allos), kemudian dilanjutkan dengan dipersempit menjadi tidak ada nama yang lain(ετερον–heteros) kita harus (δει-dei) diselamatkan. Pemakaian kata-kata dalam ayat ini sudah cukup untuk menjawab tuntas bahwa memang tidak ada keselamatan selain daripada Yesus, bahkan selain dari nama Yesus Kristus. Tampak jelas bahwa kata 'sangkal' di sana benar-benar absolut, tanpa syarat, bahwa tidak ada orang lain, bahkan tidak ada nama lain itu mutlak. Yesus Kristus satu-satunya jalan bagi manusia untuk selamat.

S.
Kebutuhan terbesar manusia adalah keselamatan. Yesus kristus adalah satu satunya juru selamat manusia yg telah mati dan bangkit. Keunggulan Yesus sebagai juru selamat:
1. Satu satunya jalan keselamatan (Yoh 14:6)
2. Keselamatan tidak datang dari manusia manapun yg pernah hidup di dunia ini (Kis 4:12)
3. Dalam nama Yesus ada kuasa penyelamatan yg dhsyat (Fil 2:9-11)
4. Dalam nama Yesus ada kepastian pengampunan atas dosa dosa kita.
5. Kepenuhan Allah ada di dalam dia (Kol 1:19)
6. Dalam Yesus, Allah membuka jalan damai bagi dan kepada manusia.