Rabu, 21 Maret 2012

BERDERAP BAGI KERAJAAN ALLAH ( MATUS 10 : 5 – 15)

Pengantar
Dalam perjalanan suatu Kehidupan pada akhirnya mencapai suatu masa kematangan, kedewasaaan dan proses yang sampai pada goal atau tujuan nya; seperti;
(1) Buah dapat dipetik dan dinikmati saat matang, telah siap dipanen
(2) Makhluk Hidup pada masa tertentu akhirnya mencapai kedewasaan dan kemudian berkembang biak
(3) Manusia mencapai kedewasaan dan kemudian akhirnya meninggalkan orangtuanya untuk kemudian mandiri dan berkeluarga
(4) Dan termasuk tidak ada mahasiswa abadi, namun akan lulus dan mengamalkan ilmu pengetahuannya
Demikian pula seorang Murid Tuhan, maka ia akan sampai pada jenjang perjalanan kehidupannya untuk diutus untuk memuridkan orang lain (Matius 28:19-20)
Perikop dalam Matius 10:5-15, menyatakan Pengutusan Tuhan Yesus akan murid-murid-Nya, yang nyata pula diaplikasikan kepada setiap kita sebagai anak-anak Tuhan :
1. Murid Tuhan akan diutus
Tuhan Yesus mengutus semua murid-muridNya. Setelah masa tertentu dalam perjalanan kehidupan seorang anak Tuhan, dan menjadi murid Tuhan, maka tujuan akhirnya adalah mereka harus siap diutus, dan itu adalah panggilan keberadaan mereka, tidak ada yang bisa mengelak.
Tidak ada yang disimpan. Semua diutus dan tidak ada yang ditahan, tugas mereka (murid-murid) adalah pergi untuk memberitakan INJIL Keselamatan tidak ada yang diam, dan tidak melakukan apa-apa, semua berkaitan dengan pemberitaan Berita Kerajaan Sorga
Allah memanggil dan memakai semua orang dengan latar belakang kehidupan mereka, dan mereka semua sama diutus, dan dipakai Tuhan
2. Tuhan Yesus mengutus mereka untuk melayani yang terdekat dahulu. (ada sasaran)
Tuhan Yesus mengutus murid-murid kepada orang Israel terlebih dahulu, sebagai umat pilihan Allah, dan baru kemudian mereka diutus ke segala bangsa (see Mat 28:19-20). Ladang yang dapat dilayani adalah orang-orang yang terdekat dengan kita, termasuk keluarga, rekan dan tetangga.
3. Tugas yang diberikan Jelas : Memberitakan Injil Kerajaan Sorga
4. Kuasa Allah menyertai setiap Murid Tuhan.
Pelayanan pemberitaan Injil kerajaan Sorga, bukan berdasarkan kekuatan sendiri, namun bergantung sepenuhnya dengan kuasa Allah Roh Kudus. Kuasa Allah menyatakan kedaulatan-Nya melampaui kuasa dunia dan keputusasaan yang terjadi
5. Melaksanakan pemberitaan dan hidup dengan mengandalkan Tuhan dan tidak kuatir

• Kelompok 1
Agar misi berhasil :
(1) Hendaknya mengutus orang yang tepat, yaitu orang yang mau
dimuridkan. Dipersiapkan, dilatih, diajari,dll.
(2) Fokus, tidak menyimpang. ( ayat 5 )dan tahu sasaran.
(3) Ada berita yang difokuskan adalah tentang Kerajaan Allah
(4) Harus disertai kuasa Allah
(5) Percaya pada pemeliharaan Tuhan

• Kelompok 2
Latar belakang : pelatihan dari Tuhan bagi murid-muridNya.
(1) Orang – orang yang mau dicapai, mulai dari yang terdekat ke yang jauh
(2) Kabar berita dari Injil tersebut, tidak boleh terpisah dari berita Kerajaan Allah
(3) Kesaksian dari Injil, ada kuasa untuk menyembuhkan, membangkitkan, mengalahkan kuasa dosa, mengalahkan kerajaan gelap
(4) Prinsip dari pengabaran Injil, mendapat dengan cuma-cuma dan membagikan dengan cuma – cuma.
(5) Bersandar pada pemeliharaan saat pengabaran Injil, dengan iman
(6) Hasilnya diserahkan pada Tuhan

• Kelompok 3
Untuk berderap :
(1) Ada pengutusan
(2) Ada sasaran
(3) Ada berita yang disampaikan
(4) Ada kuasa dan janji Tuhan dalam berita
(5) Ada fokus dalam Penginjilan
(6) Ada motivasi

• Kelompok 4
Konteks dari Matius 10 : 1, Yesus memberi kuasa. PI yang benar mengandalkan akan kuasa Yesus. Pesan yang diberitakan adalah Kerajaan surga yang sudah dekat. Pesannya harus jelas dan tepat.

• Kelompok 5
Ayat 4, Yudas termasuk di dalam murid yang diutus, jadi masih ada kesempatan yang Tuhan berikan bagi Yudas untuk memberitakan Injil.

• Kelompok 6
Ayat 8 diberikan dengan cuma-cuma, ini menjadi satu prinsip dasar bahwa kita menerima anugerah dengan tanpa alasan, gratis, dengan tujuan untuk memberitakan Injil. Ketika kita memberitakan Injil, tidak ituang-itungan.

• Kelompok 7
Ayat 7 dalam pelayanan harus setia pada Tuhan. Dalam pelayanan tidak bisa sembarangan orang, tapi disurvey terlebih dahulu agar tepat.

• Kelompok 8
Sebelumnya Tuhan memanggil, lalu disini diutus. Orang Kristen dipanggil untuk diutus memberitakan Kerajaan surga, walaupun ada kegentaran, namun ada kuasa Roh Kudus yang akan menyertai.

• Kelompok 9
Motivasi atau fokus dalam pelayanan, melihat bagian yang mengatakan “dengan cuma-cuma” adalah seperti dalam melayani Tuhan kita seolah-olah “memanipulasi” akan pelayanan.

• Kelompok 10
Ayat 11, carilah seorang yang layak, di dalam Penginjilan kadang ada 1 hal yang terlupakan, apakah orang yang menerima Injil itu layak atau tidak. Orang yang layak adalah seperti domba, yang tidak layak seperti serigala. Ada yang menerima Injil dengan sukacita, ada yang menolak, menganiaya Injil. Ketika kita memberitakan Injil, sebenarnya Injil itu tidak murahan, jangan memberikan pada babi, Injil itu begitu mahal, dan tidak setiap orang bisa menerima Injil. Kadang memang ada orang yang bukan domba, tapi serigala. Orang yang seperti ini dikatakan “ kebaskanlah…” artinya biarlah penghakiman Tuhan akan dating bagi mereka. Ada nilai penghukuman dalam pemberitaan Injil ini.

• Kelompok 11
(1) Tuhan memerintahkan murid-muridNya untuk ke lingkaran dalam
dulu. Kita juga bisa memulai dari keluarga.
(2) Jangan membawa perlengkapan. Karena perlengkapan ini bisa
menghambat.
(3) Injil tidak boleh dipaksakan dan murah

• Kelompok 12
(1) Memanggil murid  apakah kita memiliki murid hari ini. Yang dididik dengan konsep yang jelas, dan mengenal Yesus dengan hidup bersama. Apakah kita juga adalah murid Tuhan, yang telah menerima kuasa dan mengalami kuasa Yesus tersebut.
(2) Beritakanlah pada seluruh dunia, karena tugas dengan Israel telah selesai. Ini adalah tugas setelah Yesus tidak lagi di dunia.
(3) Diterima dengan cuma-cuma, kita harus membawa kepada jemaat, bahwa keselamatan itu kita terima dari Yesus dengan cuma-cuma. Dan membawa orang untuk menjadi pengikut Tuhan dan bukan pengikut manusia.
(4) Sodom dan Gomora itu menjadi satu kejelasan dalam dunia ini adalah jika kita terima Yesus ke surga, dan jika tidak ke neraka, dan ini berlaku bagi semua orang yang ada di dunia ini.

• Kelompok 13
(1) Hanya memandang pada Yesus
a. Menampakkan diri
b. Otoritas
(2) Hanya melakukan saja
a. Menumbuhkan iman
b. Menyaksikan kerajaan Allah sudah dekat
c. Membangkitkan semangat pelayanan
(3) Hanya membagikan saja
a. Diberkati untuk menjadi berkat
b. Diselamatkan untuk diberitakan pada orang lain

Kesimpulan
(1) Pemuridan
a. Konsep nilai dari Yesus bagi murid-muridNya dalam hidup mereka.
b. Keteladanan adalah satu pelaksanaan dari konsep nilai
c. Ada turun naik namun menuju pada keserupaan dengan Kristus
d. Pelatihan, ada bimbingan, ada waktu untuk berbagi beban juga
(2) Sasaran dari Penginjilan jelas, dari yang dekat ke yang jauh
a. Jangan melintas ke Samaria – ini klu untuk dari dalam ke yang jauh
(3) Berita yang jelas
a. Tentang Kerajaan Allah, yaitu diri Kristus sendiri
(4) Keyakinan dan mengalami kuasa Allah
a. Kita rindu melihat orang lain mengalami kuasa Allah, tapi apakah kita juga sudah mengalaminya?
b. Keyakinan kita sebagai pemberita Injil harus lebih dahulu mantap sebelum kita memberitakannya
(5) Fokusnya kepada Tuhan, tidak kepada hal – hal yang duniawi.
(6) Orang yang responsive, harusnya bisa diperhatikan sungguh – sungguh, bahkan lebih berani bayar harga bagi mereka.
(7) Selalu memberi salam, terhadap orang yang menolak pun tetap kita harus memberi salam.
(8) Tidak perlu kecewa jika ada orang yang menolak.