Jumat, 03 Februari 2012

Menyenangkan Hati Kristus (Kol 1:9-14,3:23)

Menyenangkan Hati Kristus
Kolose 1:9-14; 3:23

A
*Teks: nasehat yang menjadi doa- bertujuan agar Jemaat
1. Memahami siapa mereka sebagai umat Tuhan
2. Bagaimana mereka hidup menjalani identitas mereka
3. Menyadari ke arah mana kehidupan ini di bawa

*Isu: Menyenangkan Hati Kristus berarti terkait
1. Pilihan hidup yang benar
2. Mengejar untuk mengerti kehendak Tuhan

*Penghalang Menyenangkan Hati Kristus
- Konteks: ajaran palsu ditengah kehidupan jemaat Kolose
• Tidaksaja material ajaran yang mudah membedakan hitam dan putih
• Mendefiniskan ulang atau membahasakan ulang pengertian tentang hidup
- Terfokus pada kehidupan ditengah realita (r kecil) sehingga tidak mengarahkan diri pada realita (R besar-kehadiran Allah)-tujuannya R besaritu dikesampingkan dan dilupakan
- Karakteristik kehidupan manusia yang rapuh terhadap
• Pengejaran dan berdiam dalam kondisi wilayah aman
• Kekuatiran hidup
• Ketakutan untuk terluka oleh karena luka lama dalam hidup selalu menggoda dan belum tersembuhkan.

*Membangun pemahaman menyenangkan hati Tuhan: agar ada pilihan hidup yang benar dan mengejar mengetahui dan menghidupi kehendak Tuhan

- Memahami dari aspek teologis, aspek sejarah Gereja dan pengalaman rohani:
• Menghadirkan nilai-nilai kebenarandan yang menjadi kehendakTuhan dan itulah yang menyenangkan hatiTuhan. Melalui setiap aspek kehidupan kita
• Selalubertanya:
 Apakah ada kebenarannya yang sesungguhnya
 apakahTuhan hadir disini atau disitu disaat kita berkata-kata, bertindak dan memutuskan
 oleh karenabukanlah orang yang memakai namaTuhan itu yang pasti benar atau pasti menyenangkanhatiTuhan. (Alkitab memberikan banyak contoh)
• orang yang menyenangkan hati Tuhan memiliki kerendahan hati.
 Tidak menjadikan perspektif cara pandangnya atau pengetahuannya atau pengalamannya untuk menentukan penilainan.
 Kerendahan hatinya akan membawanya untuk membuka pintu selebar-lebarnya untuk dibawa oleh Allah melihat, bertindak dan berkata-kata yang Tuhankehendaki.
 Karena Allah tidak dibatasi cara berpikir manusia, sistem, pengalaman dan sebagainya yang ada dalam dunia.

*Langkah progresif untuk menyenangkan hati Tuhan:
1. Mengingatkan
• Jangan mudah melupakan karya Kristus dalam diri kita
 Sehingga mengalami penghiburan dan kekuatan untuk sabar menghadapisi konkarena iman
• Menerima kehidupan dengan ucapan syukur – dunia akan terus menggoda: materialisme, relativisme dan hedonism dengan segala bentuknya.
 Banyak orang termasuk anak Tuhan bertindak bodoh dan digelapkan mata dan hatinya.

2. Mengejar:
• wawasan yang Alkitabiah
• pengetahuan yang benar
• membangun motivasi yang terus dimurnikan.

B
4 Ciri orang yg menyenangkan hati Kristus:
-Pasti memiliki hikmat dan pengertian yang benar (ay. Ams 1:7)
-Memiliki kehidupan yang layak di hadapanTuhan (ay. 10) berhubungan dengan buah dalam pekerjaan (bdk Gal 5:22).
-Memiliki kekuatan ilahi (ay. 11)
-Memiliki hati yang mengucap syukur (ay. 12). Orientasi kepada yang ada di dalam Surga.

C
Hidup menyenangkanTuhan:
Mengetahui kehendak Tuhan yang sempurna
Hidup layak dan berkenan dihadapan Tuhan
Berbuah dalams eluruh pekerjaan
Bertumbuh dalam pengetahuan yang benar
Menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar
Mengucap syukur dengan sukacita
Melakukan segala sesuatu dengan segenap hati untuk Tuhan

D
Kita berusaha menyenangkan hati orang yang ada disekitar kita. Bagaimana kita menyenangkan hati Kristus? Banyak orang Kristen yang melupakan bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan atas kehidupan kita. Kalau dalam kehidupan sehari-hari kita berusaha menyenangkan tuan kita, maka bukankah kitajuga harus lebihlagi menyenangkan Tuhan kita. Jadi bagaimana kita menyenangkan hati Tuhan? (1) menerima hikmat dan pengertian dari Tuhan; (2) kita dikuatkan dengan kuasa dan kemuliaan Tuhan; (3) namun sebelum itu, kita perlu Tuhan untuk melepaskan dari kuasa kegelapan sehingga kita bias menyenangkan Tuhan.

E
Hikmat adalah sebuah alat, yg utama adalah kehendak Tuhan. Menyenangkan hati Tuhan adalah mengetahui kehendak Tuhan.

F
Menyenangkan hati Tuhan harus menjadi passion/ gairah/hasrat ygtak tergantikan dengan apapun dalam diri setiap anak Tuhan.

G
Ayat 9,…untuk mengetahui kehendak Tuhan yg lebih sempurna (in all spiritual wisdom and understanding).

H
Kotbah ini berhubungan dengan visi GII Hok Im Tong.
Kolose 1:10-12
Ayat Empatkomponen Kata Kerja Partisipel Four P Aspekkehidupan
10 Memberibuahpekerjaanbaik Bearing fruit in every good work Productivity Doing
10 Bertumbuhdalampengetahuantentang Allah Growing in the knowledge of God Progress Thinking
11 Dikuatkandengankekuatan Allah Being strengthened with all power Power Being
12 Mengucapsyukurdengansukacita Giving thanks joyfully Praise Feeling

I
Ay 4-6, ada orang yang telah memberitakan Injil
Ay 9, ada doa syafaat
Ay 11, ada kekuatan Allah
Ay 12,ada Bapa yg melayakkan
Kol 3:23, motivasi menyenangkan Tuhan

J
Ada 2 tahapan:
-Saat diselamatkan, Berpindah dari kegelapan masuk kedalam kerajaan Terang
-Ketika menjadikanTuhanYesus sebagai Tuhan atas kehidupan kita (CEO)

Ada 3 Kehendak Tuhan: yg tidak bias diubah, diijinkan dan dibiarkan.
K
Intinya ada di ayat 4 dan 5.“because we have heard of your faith in Christ Jesus and of the love you have for all the saints--the faith and love that spring from the hope that is stored up for you in heaven and that you have already heard about in the word of truth, the gospel.” (NIV)

MenyenangkanhatiTuhanadalahhidupdalamimandanhidupdalamkasih.
3 musuh yg dihadapi:
-Ayat13: kuasak egelapan
-Kol2:8: ajaran palsu, filsafat kosong
-Kol 3:9: hal-hal duniawi

L
Kita sering menyanyikan lagu, “Tuhan ku mau menyenangkanmu.” Tahukah harga apa yang harus dibayar untuk menyenangkan hati Tuhan? Kita sering berpikir kita bisa lakukan banyak hal-hal untuk menyenangkan hati Tuhan misalnya: ikut kebaktian Minggu atau tengah minggu, menyanyi, pelayanan, membantu orang miskin, dll. Menyenangkan hati Tuhan dimulai dari sikap hati yang benar terhadap Tuhan. Menyenangkan hati Tuhan merupakan tujuan utama manusia diciptakan, tetapi bagaimana cara yang spesifik untuk menyenangkan hati Tuhan?

1. Hidup di dalam iman. Paulus mengajarkan jemaat di Kolose untuk hidup menyenangkan hati Tuhan dengan beriman kepada-Nya. Lihat di ayat 2 dan 4: (kepada saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus …imanmu dalam Kristus Yesus). Ciri-ciri orang yang beriman kepada Kristus: hidup bersandar kepada-Nya (ayt. 9); berbuah bagi Tuhan (10); tidak bersungut-sungut kepada Tuhan (12); dan hidup memuliakan Tuhan (3:23). Ibrani 11:6 “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”

2. Hidup dalam kasih. Paulus mengajarkan jemaat di Kolose untuk hidup menyenangkan hati Tuhan dengan mengasihi-Nya. Lihat di ayat 2 dan 4, “tentang kasihmu terhadap semua orang kudus.” Pada ayat 9-12, Paulus menyebutkan ciri-ciri orang yang mengasihi Tuhan: ia akan melakukan kehendak-Nya: berdoa dengan tekun (ayt. 9a); dan mengucap syukur (ayt.9b,12). Adakah kita memiliki saat teduh dan menghabiskan waktu bersama Tuhan setiap hari?

3. Hidup dalam ketaatan. Seringkali kehidupan kita tidak menyenangkan hati Tuhan dan selalu membuat Ia bersedih oleh karena pelanggaran-2 kita. Di zaman Nuh kejahatan manusia begitu merajalela dan manusia cenderung melakukan segala kejahatan, sampai-sampai Tuhan merasa menyesal telah menciptakan manusia di bumi (Kej.6:6). Yang menjadi kesenangan hati Tuhan adalah ketika kita mentaati firman-Nya dengan sepenuh hati, karena ketaatan itu sebagai bukti bahwa kita sangat mengasihi Tuhan (Yoh. 14:21). Menurut Kolose 1:10-11; 3:23, ciri-ciri orang yang taat kepada firman Tuhan; bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus (10c); tahan menanggung pencobaan (11b); dan bekerja untuk memuliakan Tuhan (3:23). Penulis surat Ibrani mengingatkan kita agar tidak sekadar menjadi pendengar firman, tetapi menjadi pelaku firman. (Yak. 1:22; bdk. Maz.1:1-2; Mzm. 119:9, 105; Yos. 1:7-9; 2Tim. 3:16).

M
Semenjak seseorang percaya kepada Tuhan Yesus, seluruh hidupnya akan terus mengalami pertumbuhan dalam iman. Ini sebagai bukti dan tanda bahwa seseorang sudah bertobat dan percaya kepada Allah. maka di dalam hati orang yang sudah percaya ada kerinduan dan keinginan yang kuat untuk terus bertumbuh dalam iman dan mengenal Allah semakin dalam. Bahkan orang ini terus berinisiatif menuntut diri untuk bertumbuh dalam kerohaniannya, karena ada kerinduan untuk mengenal Allah serta menyenangkan hati Allah. kita tidak akan mungikin bisa menyenangkan Allah jika kita tidak mengenal Allah dengan lebih dalam. Melalui pengenalan yang dalam tentang Allah membuat kita tahu akan isi hati Tuhan di dalam hidup kita dan di dalam panggilan kita di dunia ini. Oleh karena itu, seluruh aspek hidupnya dia akan berusaha hidup benar serta menjadi pelaku firman Allah secara nyata.

N
Ketika seseorang melakukan tindakan maupun pekerjaan tanpa sadar mereka membaginya dalam dua wilayah yaitu sekuler dan sakral; sehingga mereka memilah-milah kalau untuk Gereja harus sakral sedangkan untuk yang lain bisa kompromi bahkan tanpa sadar hal-hal yang sekuler pun dibawa ke Gereja. Paulus tidak memilah-milah antara yang sakral dan sekuler, namun ia mengingatkan “apa pun juga yang kamu perbuat” perbuatlah demi kemuliaan Allah dan menyenangkan hati Kristus. Kesadaran ini bisa membuat orang percaya menuntut diri untuk mengenal Yesus dan selalu rindu hidup berkenan kepada-Nya.

O
Di sini Paulus hendak menguraikan penerapan praktis etika Kristen dalam hubungannya secara horisontal. Ia mengatakan bahwa, apapun yg kita lakukanbharuslah yg baik dan menyenangkan hati Tuhan, karena ang menjadi tuan dlm hidup kita yg sebenarnya adalah Tuhan bukan manusia dan atuhanbakan memberikan upah terhadap setiap tindakan kita entah itu baik atau tidak baik.
Etika Kristen yg Paulus tekankan adalah:
1. Etika kewajiban timbal balik.
Etika Kristen bukan hanya menekankan kewajiban pada satu sisi.
Suami memiliki kewajiban, demikian juga dengan istri. Orang tua memiliki
tanggung jawab terhadap anak dan sebaliknya. Tuan dan budak juga masing masing
memiliki tanggungjawab.
Yang melatar belakangi nasihat Aulus ini karena ada masalah: Masalah suami & istri,
orang tua dan anak dan masalah tuan dan budak.
2. Etika Kristen merupakan hubungan pribadi yg ada di dalam Tuhan.
Maksudnya, di dalaam seluruh kehidupan orang Kristen haruslah hidup yg dijalani di
dalam Kristus. Jadi, baik di rumah, pekerjaan dan dalam setiap hubungan dengan
siapapun, harus dikuasai oleh kesadaran bahwa Tuhan Yesus adalah tamu yg tidak
tampak tapi selalu hadir. Oleh sebab itu, kita sebagai orang percaya harus melakukan
apa yg Tuhan perintahkan agar bisa menyenangkan hati Tuhan

P
Bila kita mau jujur menginstrospeksi diri, berapa kali kita mengecewakan Tuhan? Kita akan menjawab: Tidak bisa dihitung.
Seringkali kita tidak menyenangkan hati Tuhan dan membuat Ia bersedih oleh pelanggaran2 kita. Oleh sebab itu, pada bagian ini Paulus mengingatkan kembali orang sudah diselamatkan "anak Tuhan", harus menyadari bahwa tujuan hidup orang percaya adalah memuliakan Tuhan (ayat 23).
Life style orang percaya adalah bagaimana mengisi hidupnya untuk menyenangkan hati Tuhan dengan berjuang mengendalikan diri melawan godaan, dosa dan segala keinginan dunia ini, sehingga dengan demikian hidup kita berkenan kepada Tuhan.

Q (Khotbah Remaja)
Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi orang lain seperti kita mengasihi diri sendiri, karena di sinilah salah satu intisari dari hukum taurat (jangan membunuh, jangan bezinah, jangan berdusta, jangan mengingini milik orang lain, jangan mencuri).
Ketika seseorang mangasaihi orang lain seperti dirinya sendiri maka ada beberapa hal yg perlu ditanyakan:
1. Hal apa yang paling tidak kita sukai terjadi atas kita?
2. Hal apa yang paling kita sukai terjadi atas kita?
3. Bagaimana kita memperlakukan diri kita?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas akan mempertajam sikap dan tindakan para remaja dalam hal mengasihi sesamanya.
Mengasihi bukanlah sekedar kasihan dengan keadaan orang lain namun tidak melakukan sesuatu kepada orang lain tersebut. Mengasihi bukanlah sekadar berkata kata kasih kepada orang lain, tapi melakukan sesuai dengan yang dikatakannya.
Jadi, mengasihi sesama adalah:
Mau mengampuni orang lain
Mau menerima orang lain
Mau mengerti orang lain
Tidak merugikan / menyusahkan orang lain
Tidak membiarkan orang lain dalam kesulitan saat kita mampu/ bisa menolongnya
Tidak menyepelehkan orang lain
Dll.