Jumat, 24 Februari 2012

Keutamaan Kristus (Kolose 1:15-23)

KEUTAMAAN KRISTUS
Kolose 1:15-23

A
Paulus memulai pembahasan mengenai supremasi Kristus tentang gambar Allah yang tidak kelihatan. Di dalam konsep teologia memang tidak ada yang bisa melihat Allah. Paulus justru ingin mengatakan bahwa Allah diwujudkan dalam gambar nyata. 1 Yohanes 1:1-2 “Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.” Ini menunjukkan bahwa:
1. Allah bukan hanya Allah yang transenden, tetapi juga Allah yang imanen. Yoh 14:9, pada waktu orang melihat Kristus artinya mereka juga sama melihat Allah.
2. Kristus memiliki natur/being, Allah yang dinyatakan secara sempurna. Kristus adalah manifestasi Allah. Yoh 1:18, 2 Kor 4:6. Keutamaan Kristus menjadi pengharapan, kekuatan dan jaminan yang tidak pernah pudar dan hilang dan selalu ada, tidak pernah mengecewakan. Matius 11:28 (marilah kepadaku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu)

B
Bagian ini seringkali dipakai oleh orang-orang saksi Yehova. Athanasius mengatakan “Kristus adalah satu-satunya dan anak sulung, ini menunjukkan kepada Kristus…” Kata sulung dalam bahasa aslinya diterjamahkan sebagai anak yang pertama dalam keluarga. Sebelum segala sesuatu ada, Kristus sudah ada. Ia adalah penjadi dan bukan yang dijadikan. Kristus sudah ada sebelum Dia dilahirkan. Kristus adalah anak sulung yang dibangkitkan dan sebagai ahli waris atas semua yang diciptakan. Dia adalah yang terutama dari segala ciptaan. Dia menjadi pusat kehidupan ini.
1. Apakah kita sudah menerima Kristus menjadi juru selamat?
2. Apakah kita sudah menjadikan Kristus sebagai Tuhan?
3. Apakah kita sudah melayani Dia?

C
Kita mengedepankan tentang profil Kristus dan tujuan untuk penginjilan. Di dalam perikop ini Paulus menjunjung Kristus di dalam 5 hal:
1. Kristus adalah representasi dari Allah yang hidup
2. Dia adalah the creator (segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia)
3. Dia adalaha kepala gereja dan kepala tubuh
4. Kristus adalah Allah sejati dan manusia sejati
5. Kristus adalah Juru damai
Ada 3 tujuan:
1. Apa yang Kristus nyatakan kepada manusia adalah untuk mendamaikan manusia dengan Allah dan sesamanya
2. Kristus dengan segala kemuliaan yang sama dengan Allah, mengangkat manusia di dalam hidup yang kudus
3. Kristus ingin menguatkan manusia yang percaya kepadaNya untuk hidup di dalam iman

D
Surat ini ditulis oleh Paulus untuk menangkal ajaran sesat yaitu gnostik. ay. 15-23 paulus menyampaikan keunggulan dan supremasi Kristus. ini menunjukan bahwa Paulus menekankan bahwa tidak ada yang lebih unggul selain Kristus. Yesus Kristus lebih unggul dari apapun dan siapapun.

E
Hal yang membahayakan dalam hidup manusia saat ini adalah banyak sekali ajaran tentang motivasi pengembangan diri dan berujung kepada uang dan kesuksesan. Seharusnya kita tidak meninggalkan Kristus di dalamnya. Oleh karena itu kita seharunya kembali kepada Kristus

F
Ketika kita hendak mengetahui uang itu palsu, kita harus mempelajari yang aslinya. Ajaran palsu tidak bisa dicegah dan selalu ada. Tapi, kita harus semakin dalam lagi pengenalan akan Kristus sehingga kita tahu mana yang benar dan mana yang salah.

G
Ada 2 bagian:
1. ay. 16-17  Yesus menguasai dan mengontrol segala sesuatu. kita sebagai anak Tuhan punya keuntungan, karena Tuhan penguasa hidup kita.
2. ay. 18-22  Kristus adalah pendamaian. Ada pengamunan dosa dan keselamatan.

H
1. Kristus adalah pencipta
2. Mengimani Kristus sebagai Juruselamat
3. Mengimani Dialah segalanya
4. Melakukan segala sesuatu untuk Dia
5. menjadikan kita anak damai

I
Setting surat Kolose: Pasal 1:1-2:23 What Christ has done; Pasal 3:1-4:18 what Christians should do. Pasal 1:15-23 berbicara soal pengagungan Kristus (Exaltation of Christ). Karena jemaat dipengaruhi ajaran sesat Gnostik yang dipengaruhi filsafat Plato menolak kemanusiaan dan keilahian Kristus. Mereka menyatakan bahwa Yesus itu tidak real sebagai manusia sejati dan Allah sejati. Keselamatan tidak melalui anugerah, tetapi usaha manusia dengan pengetahuannya bisa mendapatkan itu. Kesalahan konsep jemaat di Kolose mengenai Kristus yang ditolak Paulus adalah:
1. Hal materi adalah jahat. Allah tidak datang dalam wujud tubuh manusia; Paulus tegaskan bahwa Kristus adalah gambar dan rupa Allah, Dia Allah itu sendiri yang mati dikayu salib sebagai manusia sejati (Kol. 1:15). Untuk menebus dosa, maka Kristus harus jadi manusia sejati (1Tim. 2:5; Ibr. 2:17). Karena itu, Kristus sungguh-sungguh sudah mati secara tubuh guna menebus kita dan menyelamatkan kita (Rm. 7:4; Ibr. 10:10).
2. Mereka berkata bahwa Allah tidak menciptakan dunia, karena Allah tidak ciptakan dosa dan kejahatan. Sangggahan Paulus, Kristus adalah pencipta dunia dan surga (Kol. 1:15).
3. Mereka berasumsi Kristus bukan anak Allah yang unik, tapi salah satu perantara antara manusia dengan Allah. Sanggahan Paulus bahwa Kristus sudah eksis sebelum dunia dijadikan, dan Dia yang pertama kali bangkit dari antara orang mati (Kol. 1:16-19).
4. Mereka menolak Kristus sebagai sumber keselamatan (the source of salvation). Manusia bisa menemukan Allah melalui pengetahuan yang khusus dan rahasia. Sanggahan Paulus: keselamatan hanya ada didalam Kristus. Ia hanya berfokus kepada Kristus sebagai core dari Injil (Kol. 1:20-23). Kita pun wajib berfokus kepada Kristus dalam berargumentasi tatkala memberitakan Injil.
5. Yesus adalah pendamai dosa-dosa (reconsiler of sins), melalui-Nya Allah akan mendamaikan semua umat tembusan-Nya (Flp. 2:10; Rm. 5:8-11; 8:19-21; 2Kor. 5:17-20). Bagaimana Yesus mendamaikan kita? Melalui kematian dan darah-Nya yang suci (Rm. 8:19; bdk. Ibr. 9:10-228). Hasilnya: ada penebusan dosa. Manusia berdosa berdamai kembali dengan Allah (Rm. 5:10; Kol. 1:21). Kita yang berdosa diberi kemampuan untuk beriman kepada-Nya. Kita menjadi sahabat-Nya dan menjadi anak-anak-Nya (Ef. 2:11-19). Status kita sekarang menjadi orang kudus secara forensic/judicial dan progressive dimata Allah (judicial justification) (Rm. 3:21-26); Progressive sanctification (Rm. 6-7). Pemuliaan akhir di surga (The ultimate glorification) (Rm. 8:30).

J
Prioritas utama dalam hidup seseorang bisa berbagai macam hal, tetapi pada dasarnya seseorang meletakkan prioritas hidupnya pada sesuatu yang di an
dalkan. Apa saja yang akan menjadi prioritas dalam hidupnya, sangat tergantung dari sudut mana ia menilai makna hidup ini. Jika ia memiliki faham yang hedonis, maka uang dan harta menjadi prioritas. Jika ia seorang berfaham kapitalis mungkin kedudukan dan pangkat yang akan menjadi prioritas hidupnya. Sehingga prioritas hidup seseorang sangat dipengaruhi dengan cara pandang hidupnya. Sangat jarang atau sangat sedikit orang mau menempatkan prioritas hidupnya kepada Kristus, sebab banyak orang tidak mengenal atau kurang mengerti siapa Yesus Kristus yang sebenarnya. Bahkan, orang yang mengaku dirinya kristen belum jelas siapa Yesus di dalam hidupnya. Sehingga sangat mungkin bukan Yesus yang menjadi prioritas hidupnya.
Yesus Kristus menjadi pusat dan sentral hidup seluruh manusia. Mengapa? Sebab Yesus Kristus telah melakukan SEGALA SESUATU yang tidak mungkin di lakukan oleh siapa pun atau apa pun termasuk harta, uang, kedudukan dll, dimana sering kali banyak orang memprioritaskan pada hal-hal semacam itu.
Karya pekerjaan Yesus sangat spektakuler di sepanjang sejarang dunia ini yang tidak bisa dilakukan oleh siapapun. Yesus menciptakan segala sesuatu, Yesus berkuasa dan memerintas atas otoritas tertinggi dimanapun b ahkan ia juga yang mengampuni dosa. Jika semua hal seperti ini telah Yesus lakukan mengapa banyak orang tidak mengutamakan Kristus di dalam hidupnya. Kiranya roh Allah yang kudus itu memberikan hikmat dan pencerahan untuk kita bisa mengerti akan kuasa dan kebesaran nama Yesus.

K
Yesuslah yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam hidup dan sumber pengharapan dalam kehidupan setiap orang percaya. Dia adalah Allah yang mencari manusia dan Pencipta alam semesta. Kepada Dialah seharusnya kita menggantungkan seluruh hidup kita.

L
tiga hal yg utama:

1 . Paulus ingin menggambarkan bahwa Kristus itu adalah Allah (17,19) ia ingin menyatakan bahwa Kristus itu buisn sekedar manusia tetapi Ia adalah Allah yang sejati.

2. Apa yg sdikerjakan Kristus adalah memperdamaikan manusia dengan Allah. Bahwa karya Kristus di salib bukanlah penggambaran seorang karena nasib dan tipu days konspirasi manusia sehinggad Ia dihukum mati, tetapi itu adalahpendsmaian manusia dengan Allah.

3. Paulus ingin mngingatkan jemaat di kolose bahwa injil yg meka dengar adalah sesustu yang mutlak dan pasti yg dijamin oleh Yesus Kristus agar mereka tekun dan tidak terguncang, dan jgn mau digeser dari pengharapan di dalam Kristus.

M
Paulus sedang berhadapan dgn guru-guru palsu. Maka ia memberikan penjelasan tetnang Kristus. Kristus itu adalah pencipta. Ini untuk melihat bagaimana menjawab pandangan yang salah. Yesus adalah pencipta dengan sebutan sebagai gambar/ potret. Dlama hakekatnya Yoh 1:18 Dia telah menyatakannya dalam dirinya. Kristus menciptakan segala sesuatu karena Ia tidak diciptakan. Leroma (yunani) gabungan seluruh kuasa dan sifat ilahi, sedangkan kata diam ituu lebih dari sekedar tinggal yang bermakna menetap selamanya. Artinya bukan suatu sifat baru yg ditambahkan pd keberadaan Kristus melainkana memang bagian dari hakekat Yesus Kristus yg kekal, itulah sebabnya Ia layak auntuuk memperdamaikan manusia dengan Allah. Disinilah siperiority of Christ.

N
15-20 merupakan mazmur yg dinyanyikan oleh jemaat mula-mula yg mengisajahkan tentang Kristus adalah pencipta

17-18 Ia adalah kekuatan kepada semua penciptaan dan Ia yang menopang mereka.

19 bahwa melalui Dialah manusia mendapatkan keselamatan

20 memperdamaikan semua ciptaan dengan Dia.

23 orang percaya sudah mendapatkan kedudukan yg istimewa dengan Dia, itu berarti bukan suatu jaminan bahwa kita tidak memerlukan lagi kehidupan yang bertumbuh. Orang percaya itu harus Hidup di dalam perbuatsn yg dikehendaki oleh Allah. Sehingga semua dapat percaya seperti Paulus.

O
15-20 sebuah nyanyian yg disampaikan oleh Paulus untuk memberikan pngajaran dana pengethaun tg Kristus agar jemaat di kolose dapat bertumbuh dlm pengajarana yg utuuh ttg Kristus.
- 15-18a Ia adalah

- 18-20 seutuhnya menjelaskan keutamaan Kristus.

a. Relasi antara Kristus dengan Allah

b. berkaitan dengan ciptaan,

c. Tubuh Kristus sebagai gereja. Sebagai karya rekonsiliasi antara Allah dan manusia. 1. Paulus kembali menegaskan tentang permusuhan antara Allah dan manusia (21) 2. Keadaan jemaat setelah diperdamaikan dengan Allah, kudus (22). 3. Tugas jemaat harus bertekun di dalam iman.

P
Dlm 23 sebab itu kamu hrs bertekun dalam iman. Karna ajaran sesat telah berusaha utk menggeserkan aiman org2 kolose kepada Kristus kepada yang lain.

1. Menganggap filsafat lebih penting dari pd firman Tuhan 2:4,8 untuk mencapai kesempurnaan dan mendapat hikmat harus belajar dari filsafat hanya dapat dilafkukan oleh orang tertentu saja. I mengkontraskan dfengan mengatakan bhwa tiap orang dpt hikmat untuk mengenal Kristus. Krn di dalam Dia berada segala kepenuhan Allah 2:9

2. Memberi tempat istomewa kepada malaikat dan beribadaha kepada malaikat sehingga merendAhkan kedudukan Kristus. Paulus mengkontraskan dengan Kristus sebagai pencipta. 1:11 dikatakan kepenuhan Allah, Kristus adalah gambar Allah 1:15 yg menunjukksn keunikan dan keunggulanNya dari kuasa kegelapan, dari malaikat yg diciptakan. Kristus lebih tinggi dari semua yg diciptakan 1:16

3. Hal lahiriah lebih diutamakan daripada yg rohani seperti, hari raya, puss, bukan baru, sabbat. Yg membahayakan kemerdekaan di dalam Kristus. Paulus mengkontraskan dengan org yg pmercaya kepad Kristus yg bukan memperhatikan hal lahiriah tetapi hal rohani ygn akan membawa perubahan hidup.

Q
Paulus dalam bagian ini menekankan tiga karakteristik utama dalam Kristus:

1. The image of God. Berbeda dgn manusia sebagai ciptaan. Tapi kristus tidak diciptakan melainkan merupakan refleksi dari Allah sendiri. Dinyatakan dalam 16 ia juga sebagai pencipta. Jdi semua yang ada dalam dunia ini baik yg kelihatan maupun tidak kelihatan maka itu adalah untuk Tuhan.

2. Bahwasanya Dia itu sudah lebih dulu ada, yoh 1:1 ternyata memang benar Kristus adalah yg awal dan yang akhir. Ini utk melawan ajaran yg mengatakan bahwa Kristus hanya biasa2.

3. Dia adadlah pimpinan gereja baiak secara gereja maupun personal. Org harus sadar bahwa pemimpin dldm dhidupnya itu adalah Kristus. Mengutamakan Kristus itu berarti submit dan takluk kepada Allah

R
Manusia hanya dapat melihat dan memehami sesuatu yang diwujudkan dalam gambaran manusia sendiri. Untuk mengenal Allah maka Kristus mengenalkan dirinya pada manusia. Ia datang ke dalam dunia sebagia manusia amenebus waktun dan sejarah, bahkan menciptakan sejarah itu dalam kenyataan yang hakiki melalui dirinya. Orang boleh tidak percaya Yesus itu Tuhan, tetapi seluruh dunia mengakui Yesus pernah ada dalam sejarah. Oleh karena itu bagi orang percaya, tidak mungkin mengatakan tidak mengenal Allah di dalam Yesus.

S
Salah satu bukti pengenalan akan Allah adalah menyadari bahwa Allah telah melepaskan orang percaya dari kegelapan dan memindahkannya kedalam Kerajaan Terang, kerajaan Anak-Nya. Hal itu terjadi karena memang Allah bekerja melalui dan didalam Kristus: Ia menciptakan segala sesuatu baik yang dibumi dan disorga, yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, singgasana maupun kerajaan, pemerintah mau pun penguasa, didalam Kristus. Sebagai gambar Allah yang tidak kelihatan, Kristus telah ada dari segala sesuatu dan Ia lebih utama dari segala yang diciptakan karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam didalam Dia. Tidak berhenti sampai disitu, Kristus juga adalah kepala tubuh, yakni jemaat, Ia juga adalah yang sulung dan yang pertama bangkit dari antara orang mati. Melalui dan didalam Kristus pulalah Allah memperdamaikan segala sesuatu baik yang dibumi maupun yang dengan diri-Nya. Dan jika jemaat telah diperdamaikan dengan Allah didalam Kristus, maka Paulus mendorong dan menasehatkan supaya mereka bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang dari pengharapan Injil. Dengan segala kenyataan yang telah ada dan juga karya-Nya yang mulia, maka Dia menjadi yang utama dalam segala sesuatu. Maka, sudahkah Kristus juga menjadi yang utama dalam hidup kita? Tidak ada kekuatan, kuasa atau apapun juga yang sanggup menggantikan keutamaan Kristus karena hanya didalam Dialah Allah menyatakan kepenuhan-Nya. Karena itu, jadikanlah Kristus sebagai yang utama dalam hidup kita dengan jalan meng kuduskan-Nya dalam hati kita sebagai Tuhan (1 Petrus 3:15).

T
Jika kita senantiasa memelihara dan meprioritaskan Tuhan melalui doa, pujian dan penyembahan di dalam roh dan kebenaran sebagai kebutuhan mutlak. Maka akibat dari hubungan tersebut akan mengubah kehidupan kita. Jika hubungan kita dengan Tuhan sudah terbangun maka, kita akan dengan mudah mendapatkan petunjuk dari Tuhan
mengenai langkah dan strategi yang harus kita kerjakan. Kita akan mendapat suatu kekuatan dan keberanian bertindak yang muncul di dalam hati kita sebagai akibat dari persekutuan kita dengan Tuhan sekalipun hal itu bertentangan dengan nalar atau logika kita, tetapi kita berani memilih untuk menjalankan apa yang menjadi kehendak Tuhan.

U
1. KRISTUS ADALAH TUHAN YANG MENJADI MANUSIA
* Gambar Allah
Segala kesempurnaan dan kemuliaan Allah ada pada Kristus
Seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Kristus
* Yang Sulung
Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu karena, di dalam Dia Telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi.

2. KRISTUS ADALAH SATU-SATUNYA JURUSELAMAT
* Mendamaikan Manusia dengan Allah
* Membenarkan Manusia di hadapan Allah (Manusia menjadi kudus tak
bercacat cela dihadapan Allah

3. KRISTUS ADALAH ALASAN UTAMA MANUSIA HIDUP
* Bertekun Dalam Iman
* Tetap Teguh & Tidak Tergoncangkan
* Kristus harus menjadi segala sgalanya (yang terutama)