Jumat, 11 November 2011

Persaudaraan Karena Anugerah (1 Petrus 1:22-23)

Persaudaraan karena Anugerah
(1 Pet. 1:22-23)

PENDAHULUAN
- Latarbelakang Surat 1 Petrus pada umumnya dipahami bahwa Jemaat sedang mengalami penderitaan. Maka berita 1 Petrus merupakan tulisan yang membangun hidup umat Tuhan tetap dalam pengharapan dan berukacita
- Dalam perikop 1 Petrus 1:13-25 mengingatkan akan karya Allah di dalam Kristus yang menjadikan hidup umat Tuhan hari ini dalam hidup sebagai milik Allah dalam karya Keselamatan (lihat ayat 19)
- Panggilan persaudaraan dengan tuntutan ayat 22 “menyucikan diri dalam kebenaran” merupakan hal yang harus diusahakan dan diperjuangkan. Calvin menganggap bahwa kata-kata ini tidak menunjuk pada apa yang telah mereka lakukan, tetapi pada apa yang harus mereka lakukan. Tuntutan persaudaraan sebagai bagian pencerminan hidup yang semakin berkualitas dan berada dalam jalur yang mengalami pengudusan
- Persaudaraan karena anugerah:
• Tidak pura-pura namun penuh kesungguhan dalam kemurnian
• Bukan dengan kekuatan sendiri tetapi dengan kekuatan Allah Roh Kudus dan memiliki iman bahwa dalam kebenaran itu akan tercipta persaudaraan karena anugerah didalam keadaan apapaun baik penderitaan ataupun kondisi hidup yang belum terpuaskan.
• Kasih persaudaraan memakai kata philia dalam pemahaman sebagai orang yang sama dikasihi Tuhan dan bukan karena ikatan yang lain (yang bisa berubah)
• Kasih merupakan cirri umat Tuhan yang tidak boleh dihilangkan dalam sikon apapun. Ikatannya kepada sebuah proses kualitas: kepeduliaan, pembangunan karakter dan grace karya Tuhan. Bukan menunggu signal orang lain untuk mengasihi.
• Ayat 23 menyakinkan bahwa karya Allah “melahirkan kembali” umat Tuhan sepertinya dahulu tidak mungkin namun sekarang nyata sudah menjadi umat Tuhan. Dengan demikian kasih persaudaraan dapat selalu tercipta dengan dasar anugerah.
Kasih persaudaraan tulus ikhlas yang berarti tidak ada kemunafikan. Oleh karena dalam sikon penderitaan ada kecenderungan mementingkan diri dan tercipta pertengkaran yang saling menyalahkan. Calvin: “tidak ada yang lebih sukar dari pada mengasihi sesama kita dalam ketulusan / kesungguhan. Karena kasih kepada diri kita sendiri memerintah / menguasai, yang penuh dengan kemunafikan; dan disamping itu, setiap orang menetapkan kasih yang ia tunjukkan kepada orang-orang lain, berdasarkan keuntungannya sendiri, dan bukan berdasarkan peraturan untuk berbuat baik.

MASUKAN DARI PARA ROHANIWAN

A
Ada 4 unsur supaya kasih dan persaudaraan dapat dilakukan:
1. Memiliki dasar yang sama, yaitu karya keselamatan dalam Kristus (ayt. 18). Sehingga melihat pusat persaudaraan itu bukan karena karya manusia tapi karna karya Kristus. (Ilustrasi: dasar yang sama hoby, kegiatan yang sama yang dapat menyatukan, tapi dalam kekristenan hanya Kristus yang sanggup menyatukan umat-Nya)
2. Memiliki karakter, yaitu kesucian (ayt. 15-16). Karena itu penekanan pada ego dan dosa tidak akan bisa membuat kelompok itu hidup dalam kasih persaudaraan.
3. Memiliki tujuan, yaitu ketaatan pada Firman Tuhan (ayt. 22). Firman Tuhan menata kehidupan umat-Nya dengan baik dan didasarkan pada kasih yang keluar dari hati, karena Tuhan sudah mengasihi kita terlebih dahulu.
4. Hasil, yaitu teguh berdiri (ayt. 23). Bila kita menjunjung tinggi Firman akan meneguhkan hidup kita, seringkali persaudaraan tidak tahan karena Firman tidak menjadi fondasi dalam kasih persaudaraan.

B
Bagaimana kita mengasihi dengan sungguh-sungguh:
1. Harus ada kelahiran baru dalam Tuhan
2. Hidup dalam ketaatan kebenaran Firman Tuhan
Mengasihi dengan tulus ikhlas yaitu tidak mementingkan kepentingan diri sendiri, dan dinyatakan kepada sesama kita (bukan hanya keluarga, yang sederajat, yang sama dengan kita tapi semua orang yang ada disekeliling kita). Harus itu diingat bahwa kasih itu bukan mengasihani. Kasih adalah meletakkan orang itu dalam level yang sama bukan pada level yang lebih bawah sehingga kita cenderung untuk mengasihani bukan mengasihi mereka.

C
Ada 2 macam jemaat yaitu: ada jemaat yang bisa mempraktekkan kasih persaudaraan, dan ada jemaat yang belum bisa melakukannya. Kebanyakan yang bisa itu adalah Lansia karena lebih banyak waktu. Yang sulit adalah orang yang bekerja dan kaum muda, di mana mereka terlalu sibuk dengan kegiatan mereka. Tugas gereja adalah bagaimana kelompok yang tidak terjangkau ini semakin ditingkatkan untuk mengasihi sesamanya, bukan hanya keluarganya saja.

D
Surat Petrus
1. Berbicara teori : pasal 1-3
2. Bicara praktis pasal 4-5
Persaudaraan terbentuk :
1. Satu tujuan.
2. Terpanggil oleh karena penebusan. Penebusan dalam Kristus, sehingga dapat mempunyai hidup kudus, sehingga masuk dalam panggilan Allah dan dapat meninggalkan keegoan setiap pribadi.
3. Melihat FT bersama ttg adanya pengadilan/ penghakiman.
4. Perlu berpikir seperti Kristus, lih ps 4. Di mana hukum terutama ke dua yaitu mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri.

E
Status yang baru dalam Kristus ini harus diaplikasikan dalam kehidupan berjemaat. Dalam konteks surat Petrus yang adalah jemaat yang menderita, maka kasih itu harus diaplikasikan kepada saudara seiman yang mengalami penderitaan hidup.
Menyampaikan 5 bahasa kasih kepada jemaat
1. Bisa bersama-sama
2. Memberikan pemberian, pujian, penguatan
3. Memberikan pelayanan
4. Bermisi.
5. Memberikan sentuhan fisik.

F
Bagaimana membangun persaudaraan yg tulus iklas:
Mengapa kita harus mengasihi:
- Pondasinya menerima Anugerah (lahir baru) : 23
• Sudah ditebus
• Sudah disucikan/ dikuduskan
- Aplikasinya dalam :22
• Sesuai dengan kebenaran FT.
• n dengan tulus ikhlas.
• Dapat mengasihi dengan segenap hati
Keuntungan dari gereja yang mengamalkan kasih persaudaraan:
- Memiliki pertumbuhan
- Meneladani Kristus

G
Mulai dari Film “Three Musketeers,” di mana persaudaraan yang indah dapat terwujud. Surat Petrus ini dimulai dari jemaat yang mengalami penderitaan, sehingga ada kemungkinan kalau jemaat hanya memikirkan dirinya sendiri. Selain hidup kudus, Rasul Petrus menekankan bukan hanya kekudusan hidup tapi juga kasih persaudaraan. Dasar dari kasih ini harus dilakukan adalah karena lahir baru, taat pada kebenaran dimana Firman yang hidup dan kekal itu harus dilaksanakan. Walaupun situasi dan kondisi yang tidak memadai, tapi terus diupayakan kepada sesama kita.
ABC : Jumlah jemaat, Building, Cash Flow
ABC : Attention, Building Character dan Community jauh lebih penting.

Kata-kata bijak: kasih merupakan suatu pilihan, walaupun kita tidak dimengerti . . . dihargai . . . oleh orang yang kita kasihi, tapi kasih Allah itu memampukan kita untuk mengasihi sesama kita. Kasih itu tidak dimulai dari orang yang kita kasihi, tapi dari hati kita untuk mereka. Kasih itu tidak dimulai dari untung rugi, tapi karena Tuhan yang ingin kita melakukan semua itu.

Kata-kata bijak: untuk menang atas penderitaan, kita tidak membutuhkan mukjizat Tuhan tapi kasih persaudaraan. Ayo kita giat menggerejakan keluarga dan mengkeluargakan gereja.

H
1. Dilandaskan pada kebenaran
2. Mencampuri dengan nilai-nilai pribadi
3. Tidak tulus karena punya agenda pribadi.
4. Diusahakan

I
Kunci untuk mendapatkan persaudaraan yang tulus dengan sesama kita adalah kesucian serta hidup di dalam kebenaran Allah. Sebab dengan kesucian, kasih kita tidak munafik tetapi ada kemurnian untuk mengasihi orang lain. Sebab banyak contoh yang mengungkapkan relasi kebersamaan seseorang dengan yang lain cenderung manipulatif serta memiliki tendensi tertentu. Ini disebabkan hati kita dipenuhi dengan berbagai macam hawa nafsu, seperti kecemburuan, iri, dengki, amarah, perselisihan dll tetapi ditutupi dengan kasih yang palsu. Sehingga nampak secara luar kelihatannya baik tetapi di dalam kasih manusia diliputi kepalsuan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah pembaharuan hidup oleh Roh Kudus untuk memulihkan kasih yang di miliki manusia supaya kasih kita menjadi kasih ilahi bukan kasih yang penuh dengan kapalsuan. (Ayat 16, “kuduslah kamu sebab Aku Kudus”).

J
Karya penebusan yang Kristus kerjakan untuk kita janganlah disia-siakan. Mari kita menghargai karya-Nya dengan hidup sebagai anak terang dan merealisasikan kasih-Nya kepada sesama dengan sungguh-sungguh.