Jumat, 28 Oktober 2011

Sola Scriptura (2 Tim 3:15-17)

Sola Scriptura
2 Timotius 3:15-17

A
Sola Scriptura – “Hanya Kitab Suci” adalah suatu doktrin yg mengajar bahwa hanya di dalam Kitab Suci terdapat pengetahuan yg dibutuhkan untuk Keselamatan dan Pengudusan Walau tidak menyangkal otoritas lain yg membangun kehdiuapan orang Kristen, namn Sola Scriptura menuntut agar segala otoritas lainnya takluk di bawah Kitab Suci.
Keabsahan Kitab suci itu dimungkinkan oleh 2 hal: (1) Teks yang keunggulannya tidak diragukan, dan (2) Kesaksian pribadi Roh Kudus di dalam hati setiap orang.
Wesminster Confession of Faith: “Semua yg tertera di dalam Kitab suci tidak sama jelasnya, namun hal2 yg sangat penting untuk diketahui, dipercayai, dan ditaati, untuk keselamatan, telah dipaparkan dgn jelas di banyak bagian dalam Kitab Suci, shg baik org yg terpelajar, maupun yg sederhana, boleh mendapatkan pengertian yang cukup tentangnya.
Sola Scritpura mempunyai 3 (tiga) sifat: (1) Self-Authentication (2) self-Interpretation ((Scriptures interprets Scriptures); (3) Sel-Sufficient to be the final authority
Divine Inspiration – Wahyu Allah yang sempurna, tidak bercacat, tujuannya: (1) mengajar; (2) menyatakan kesalahan; (3) memperbaiki kelakuan; (4) mendidik orang dalam kebenaran. (2 Tim. 3:16), sehingga tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk (2 Tim 3:17)
Keampuhan Firman Allah: (1) Yer 23:29, Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah FT dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu? (2) Ibr 4:12, Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Diskusi:
1. Apa pendapat Anda tentang statement2 berikut ini?
• “Tuhan ampunilah kami karena kesibukan, kami kurang bersekutu denganMu”
• “Mari kita bicarakan susunan liturgy yang bukan bagian dari teologi”
• “Kelihatannya kita sepakat bahwa kita tidak menganut faham humanisme, namun perubahan dalam hidup kita harus mengandalkan Roh Kudus”

Kendala apakah yang menjadi kendala bagi kita dan jemaat sehingga seringkali tidak mampu menghadirkan FT dalam keseharian hidup kita?

2. Bagaimana kita menghadirkan FT dalam keseharian hidup kita?
John Hus Tokokh Reformator dari Bohemia, menghadirkan FT diantaranya, melalui partisipasi jemaat dalam sakramen perjamuan kudus (cawan dan roti), dan nynyian jemaaat. Semangat John Hus membakar hati Martin Luther.

B
Kendala diri kita sendiri karena tidak melakukan firman Tuhan. kita harus melakukan firman Tuhan di dalam kehidupan kita. menghadirkan firman Tuhan di dalam musik yaitu dengan menggunakan firman Tuhan dalam musik. kita juga bisa menggunakan website tentang firman Tuhan.

C
Menghadirkan firman Tuhan dalam pergumulan harus jangan lupa Tuhan. dan ketika kaya juga jangan lupa Tuhan. jadi, apapun yang kita alami jangan lupa Tuhan

D
Bersekutu dengan Tuhan adalah suatu kebutuhan. Adanya keinginan daging yang lebih besar, sehingga menghalangi taat kepada firman Tuhan.

E
Menghadirkan firman Tuhan melalui music yaitu bisa menyanyikan dengan lagu dengan benar.

F
Melakukan dan memberitakan firman Tuhan.

G
Liturgi harus tetap berdasarkan firman Tuhan. harus membangun dan menuntut diri kita untuk melakukan firman Tuhan,

H
membagikan firman Tuhan bukan hanya doctrinal, tetapi juga harus aplikatif. hamba Tuhan harus dunia remaja.

I
Menghadirkan firman Tuhan dalam teknologi.

J
Seringkali banyak orang yang memisahkan firman Tuhan dari kehidupan. Teologi adalah dasar, dan liturgy adalah bagian dari teologi. liturgy bisa berkembang dan berubah. Menghadirkan firman Tuhan dalam keluarga yaitu dengan mengadakan mezbah keluarga.

K
Menurut Paulus dalam konteks ini yaitu orang yang hidup benar itu akan menghadapi aniaya. Paulus mengatakan kepada Timotius agar terus berpegang pada firman Tuhan, bukan kepada orang lain (motivator). kenapa harus kembali kepada firman Tuhan?
1. Sumbernya Allah sendiri
2. Manfaatnya
3. Dan tujuannya

L
Kenapa sola scriptura muncul? itu ada asal dan sejarahnya. otoritas yang tertinggi bukan kepada sejarah gereja atau pemimpin gereja, tetapi otoritas tertinggi adalah firman Tuhan. Firman Tuhan harus mengubah kehidupan. Namun, manusia hidup untuk kepentingan diri sendiri dan dunia ini saja. Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa pusat dari kehidupan kita adalah kekekalan.

M
Kita harus back to the basic. Alkitab dipahami sangat firtual. Zaman ini juga adalah zaman firtual, yang membuat akhirnya tidak adanya personal touch dalam hidupnya dengan Alkitab. Teknologi maju tetapi tetap bahwa firman itu harus membawa kedekatan dengan Allah.


N
Timotius sejak kecil diajarkan bahwa firman Tuhan bermanfaat untuk:
1. memberi hikmat
2. menuntun kepada keselamatan
3. menuntun iman kepada Tuhan Yesus
Banyak jemaat yang tau tapi tidak mau melakukan. Jemaat harus dituntun.
• Kendala – kendala tidak dapat menghadirkan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari - hari :
(a) Diri kita sendiri
(b) Ketidaktaatan kita
(c) Keinginan daging yang lebih besar
(d) Memiliki standard masing – masing
(e) Roh itu penurut daging itu lemah
(f) Hidup tidak mengutamakan Tuhan
(g) Sombong
(h) Kepentingan pribadi
(i) Mengutamakan keahlian dan pengetahuan kita
(j) Firman Tuhan hanya untuk disampaikan bukan untuk hidup kita sendiri
(k) Banyak kesibukan ( anak misalnya les )
(l) Sering memikirkan kehidupan sehari – hari

• Bagaimana menghadirkan Firman Tuhan dalam kehidupan kita sehari – hari :
(a) Tahu, tapi tidak melakukannya
(b) Setiap saat menghadirkan Firman Tuhan, susah dan senang
(c) Percaya bahwa semua tulisan itu ilham dari Allah
(d) Menumbuhkan kerinduan untuk membaca dan melakukannya
(e) Musik dan media massa
(f) Melakukan dan memberitakan
(g) Menuntut diri untuk membangun diri
(h) Allah bisa karena biasa ( di STT dipaksa, kemudian menjadi biasa )
(i) Memberikan kursus – kursus yang berkaitan dengan Alkitab
(j) Mengadakan mesbah keluarga ( misal dengan buku renungan keluarga GII )

• Beberapa cara praktis menghadirkan Firman Tuhan :
(a) Menciptakan lagu
(b) Membuat website yang memberkati
(c) Lagu yang berbobot dan teologi yang benar
(d) Hamba Tuhan masuk dalam media massa

O
Kata Sola Scriptura berasal dari bahasa Latin, sola artinya sendiri dan Scriptura artinya Alkitab, jadi arti harafiahnya hanya alkitab. Ini sebuah paham yang dianut oleh gereja-gereja reformasi dalam iman Kristen terkait dalam memperlakukan kitab sucinya, yaitu Alkitab karena praktik Gereja Katolik sudah menyimpang jauh dari ajaran Alkitab. Ini merupakan semboyan reformasi Kristen yang dicetuskan Martin Luther (1483-1546). Ia melihat kerusakan moral, korupsi, sikap hidup munafik yang bertentangan dengan Kitab Suci dari orang-orang yang menjadi pemimpin gereja. Puncaknya ketika membangun gedung gereja Basilea Santo Petrus di Vatikan Roma. Karena kekurangan dana, maka pihak gereja menjual surat pengampunan dosa (idulgensia) sebagai jalan pengampunan atas dosa. Untuk itu pihak gereja juga berusaha menyadarkan umat akan banyaknya dosa mereka sehingga mereka lebih banyak membeli surat pengampunan dosa.

Keadaan ini membuat Martin Luther pada tahun 1517, berani memprotes dan memakukan 95 pernyataan mengenai iman kepercayaan Kristen pada pintu gereja Wittenberg Jerman. Ia berani melawan apa yang salah dan menyatakan apa yang benar. Ia menyadari bahwa kerusakan gereja Roma Katolik hanya dapat diperbaiki jika doktrin dikembalikan kepada Alkitab. Karena otoritas hanya terdapat dalam Alkitab. Pada waktu kita kembali kepada Alkitab barulah kita menyadari dimana letaknya penyelewengan itu terjadi baik di dalam organisasi, upacara, tradisi, individu, kuasa politik, sosial, ekonomi, kebudayaan maupun dalam bidang lainnya. Hanya dengan tolak ukur pengajaran Alkitab, kita dapat menilai segala sesuatu. Karena itu kita perlu mengingatkan jemaat diminggu reformasi ini agar selalu rajin mempelajari Alkitab. Mengapa hanya Kitab Suci saja (sola scriptura)?

1. Karena Alkitab adalah firman Allah yang diilhamkan Roh Kudus yang berotoritas tertinggi.
2. Karena Alkitab dapat menuntun orang kepada keselamatan dalam iman kepada Kristus.
3. Karena Alkitab menjadi sumber pengajaran dan sebagai pedoman hidup bagi orang Kristen.
4. Karena Alkitab bermanfaat memperlengkapi orang Kristen untuk hidup benar dan kudus.

P
Peringatan Reformasi memiliki semangat yang mulia, untuk mengingatkan seluruh gereja dan orang percaya untuk kembali kepada kebenaran firman Tuhan. Sebab, Firman Tuhan menjadi dasar yang penting bagi gereja, pelayanan serta pertumbuhan gereja. Semangat ini harus terus dipelihara untuk dikobarkan supaya tidak padam ditelan waktu atau perkembangan jaman, sebab gejala ke arah itu semakin kuat dengan berkembangnya teknologi. Firman Tuhan tidak pernah lekang ditelan jaman dan tidak pernah habis digerus kemajuan teknologi, dalam kondisi keadaan apa pun firman Tuhan tetap up to date bagi seluruh kebutuhan manusia. Sebab Alkitab adalah kebenaran Ilahi yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia, apa fungsi itu?
a. Untuk Menuntun pada Jalan Keselamatan.
setiap orang di sepanjang jaman membutuhkan keselamatan dari Allah, sebab semua orang telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Supaya manusia bisa masuk surga membutuhkan keselamatan dari Allah
b. Untuk Mengajarkan Kebenaran Allah.
dari status manusia yang berdosa manusia tidak tahu membedakan kehendak Allah mana yang baik, yang berkenan kepada Allah. Melalui Alkitab manusia dapat mengerti kehendak Allah dalam hidupnya untuk hidup sesuai panggilan Allah.
c. Sebagai Dasar Pelayanan dan Pekerjaan Allah.
Untuk melayani Allah harus di dasari dengan firman Allah supaya kita tidak melenceng dari apa yang Tuhan kehendaki, tanpa firman Allah liarlah arah pelayanan karena setiap orang akan berpatokan pada kebebarannya masing-masing.

Q
Dasar pengajaran moral tertinggi adalah Firman Tuhan. Melalui Firman Tuhan seseorang mendapatkan hikmat, pengajaran, pengarahan, pendisiplinan dan keselamatan. Gereja harus terus menjaga agar pengajarannya senantiasa bersumber kepada kebenaran mutlak yaitu Alki