Jumat, 26 Agustus 2011

Dia Mencarimu (Lukas 19:1-10)

DIA MENCARIMU
Lukas 19:1-10

A.
Ada 2 hal :
- Tuhanlah yang berinisiatif untuk mencari orang berdosa dan menyelamatkan mereka. Zakheus : arti namanya murni dan benar, tetapi hidupnya sebaliknya. Dia pemungut cukai yang ikut pemerintahan Romawi, dan tidak disukai bangsanya. Dia tidak mengalami kebahagiaan dalam hidupnya, tidak memiliki teman.
- Zakheus mengalami perubahan hidup yang radikal dalam hidupnya. (1) Setengah miliknya akan diberikan pada orang miskin (2) Dia kembalikan 4x lipat dari yang diperas, padahal hukum Taurat itu biasa ditambah 1/5 bagian yang diperas.

B.
- Kapan Tuhan mencari Zakheus?
o Tuhan Yesus yang Maha Tahu masuk ke Yerikho dan melewatinya, Yesus yang mencari Zakheus dan disana ada rasa antusias dari Zakheus untuk menemukan Yesus. Dan ini semuanya adalah pekerjaan Tuhan untuk menyelamatkan Zakheus dari keberdosaannya.
o Tuhan Yesus berhenti dan memanggil nama Zakheus, walaupun itu pertemuan pertama, tapi Yesus tahu itu Zakheus, dan Tuhan mampir ke rumahnya.
- Zakheus mengembalikan dari apa yang dia peras, karena itu kita pun harus menyadari tatkala kita merugikan orang lain, maka kita pun harus mengembalikannya.

C.
Ada 3 sudut pandang :
- Yesus :
o Datang untuk orang berdosa
o Mengubahkan kehidupan seseorang
o Mencari dan menyelamatkan orang yang terhilang seperti Zakheus
- Zakheus :
o Memiliki perjuangan akan mencari Yesus yang dia pernah dengar,tentu saja karena pekerjaan Yesus dalam hidupnya
o Membuka hati bagi kehadiran dan lawatan Yesus
o Memiliki komitmen dan tindakan konkrit dalam hidupnya untuk memberikan hartanya
- Orang – orang di sekelilingnya :
o Mereka bersungut – sungut ketika ada Zakheus yang mendapatkan keselamatan

D
- Bagaimana orang – orang yang sudah percaya menanggapi akan pertobatan Zakheus
- Kata “melihat” ini adalah bagaimana Yesus melihat Zakheus, Zakheus melihat Yesus, dan bagaimana Zakheus melihat orang – orang di sekelilingnya melihat dia.

E.
Manusia tidak memiliki jalan keluar, hanya Tuhan yang punya

F.
- Keistimewaan orang pendek, orang Thionghoa mengatakan bahwa orang pendek memiliki banyak akal.
- Zakheus dapat merubah kehidupan seseorang untuk menjadi baik
- Yesus tahu bahwa Zakheus serius untuk mencari Dia, dan memiliki hati yang sungguh untuk mencari Yesus.

G.
- ayat 9  Yesus menyatakan keselamatan pada Zakheus, bukan karena perbuatan baik dari Zakheus, tetapi memang itu karya Tuhan.
- Ada peranan Roh Kudus bahwa Zakheus berubah dalam kehidupannya.
- Orang yang tidak disangka pun dapat diubahkan oleh Tuhan, dan dipakai oleh Tuhan menjadi alat dalam kehidupannya.

H.
- Ada 1 artikel, Zakheus kaya raya, tapi tidak bahagia, karena William J. mengatakan bahwa hasrat yang terpendam dalam sanubari manusia adlaah dicintai dan diterima oleh sesamanya, sedangkan Zakheus ditolak.
- Pembunuh, pezinah dan pemungut cukai adalah 3 kelompok yang dibenci masyarakat, tapi pemungut cukai adalah yang terburuk, dan paling ditolak oleh orang – orang di sekitarnya. Tuhan Yesus datang mencintai dan menerima dia.
- Perikop yang berikutnya sebenarnya tidak terpisahkan, tapi berkaitan ( tentang uang mina ). Ayat 27  perlu diperhatikan.
- Ada orang yang terbuang tapi menerima Yesus seperti Zakheus, tetapi ada orang yang dengan begitu jelas mendengar tentang Raja tapi tidak mau menerimaNya.

I.
- Yerikho ke Yerusalem 6km, mereka ingin cepat2 untuk merayakan paskah. Sebelumnya ada orang buta ( Bartimeus ) yang sengaja disembuhkan Yesus yang sengaja berhenti, dan ini membuat orang bersukacita sekali, lalu kemudian Zakheus dicari juga oleh Yesus untuk diubahkan dalam hidupnya. Dalam perjalananNya, Yesus memiliki kasih yang berinisiatif untuk mencari setiap orang yang membutuhkanNya.
- Yesus mencari orang yang terhilang, termasuk di dalamnya orang – orang yang bersungut – sungut.
- Kehadiran Yesus mengubahkan dengan sungguh kehidupan seseorang dan bahkan keluarganya.
- Hati yang kosong untuk merana mencari sesuatu dalam hidupnya.

J.
Tradisi zaman itu, penguasa Romawi menyewa para petugas pemungut pajak di daerah jajahan. Orang yang membayar dengan penawaran tertinggilah yang terpilih. Orang itu tidak dibayar untuk pekerjaannya, tetapi ia diperbolehkan memungut sebanyak mungkin uang pajak dari rakyat, sehingga ia mempunyai sisa uang yang banyak sesudah menyisihkan jumlah yang harus disetorkan kepada pemerintah. Dengan demikian Zakheus menjadi orang yang kaya raya sekaligus dibenci orang Yahudi. Kisah Zakheus ini memberitahukan kita ternyata tidak semua orang kaya menolak Yesus seperti yang pernah dilakukan anak muda yang kaya di Lukas 18:18-24). Alkitab mencatat Zakheus seorang kepala pemungut cukai dan seorang yang kaya. Namun pada akhirnya ia diselamatkan oleh Tuhan Yesus. Apakah rahasia dari keselamatan Zakheus?
1. Karena anugerah Allah. Tuhan Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan melintasi kota itu dan mencari Zakheus (ay.1, 10). Yesus memanggil Zakheus segera turun dari pohon ara itu dan menumpang di rumahnya (ay.5). Terakhir, Tuhan Yesus memberikan keselaamtan kepada Zakheus (ay.9). Itu berarti, Allah, Sang Superior adalah inisiator dari karya keselamatan yang manusia, sang inferior miliki. Semuanya hanyalah karena kasih karunia Allah (Ef. 2:8-9). Adakah anda bersyukur kepada Tuhan untuk anugerah-Nya?
2. Karena Zakheus merespons panggilan Allah. Respons Zakhesu pertama ialah: ia berusaha melihat Yesus (ay.3); kedua, ia memanjat pohon ara untuk melihat Yesus (ay.4); ketiga, ia menerima Yesus dengan sukacita (ay.6). adakan anda menerima Yesus dengan sukacita dalam hidupmu?
3. Karena ada bukti iman dan pertobatan yang sejati dari Zakheus. Setelah Yesus memanggilnya dan diam di rumahnya, Zakheus selanjutnya membuat sebuah komitment: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat" (ay.8). buah iman dan pertobatan Zakheus sangat jelas dan nyata. Ia kembalikan apa yang ia curi dan ia care terhadap orang miskin. Ia melakukan apa yang Yesus perintahkan kepada anak muda kaya yang menolak Yesus (Luk. 18:22).

K.
Kehilangan barang yang kita sayangi sungguh sangat menyedihkan, sebab itu adalah barang berharga yang kita miliki. Secara naluri, kita akan berusaha untuk mencari serta menemukan kembali barang kesayangan kita, bagaimanapun caranya dan seberat apa pun usahanya pasti akan kita lakukan. Demikianlah juga Yesus telah kehilangan “milik kesayanganNya” yaitu manusia yang berdosa telah hilang dari kemuliaan Allah. Oleh karena itu Yesus datang ke dunia ini untuk mencari dan menemukan umat kesayanganNya, termasuk Zakheus. Meskipun dari sudut pandang manusia ia adalah orang yang dibenci dan asingkan oleh masyarakat Yahudi karena pekerjaannya tetapi Allah juga mengasihi dia dengan sepenuh hati.
Ketika ia masuk ke kota Yerikho Yesus bertemu dengan Zakheus, di sanalah Yesus menemukan orang-orang yang dikasihi ditemukan. Terlebih Zakheus sendiri ada satu perjuangan yang besar untuk bisa bertemu dengan Yesus bagaimana pun caranya dia lakukan, meskipun harus memanjat pohon. Akhirnya Yesus menjumpai Zakheus dan ada pertobatan yang sangat besar terjadi dalam hidup Zakheus, ia mengalami transformasi hidup yang spektakuler dan ada komitmen baru dalam hidupnya. Yesus telah menemukan serta mendapatkan umat kesayanganNya, yaitu Zakheus. Demikian juga Ia pun juga mencari kita semua untuk mengalami pertobatan dan perubahan hidup serta hidup dalam anugerah keselamatan Allah.

L.
Manusia selalu berusaha mengisi kekosongan dalam hidupnya, kadang untuk memenuhi kekosongan tersebut membutuhkan harga dan pengorbanan yang besar. Dalam hidupnya, Zakheus merasa sangat kesepian dan hidupnya serasa kosong, meskipun dia orang yang kaya raya namun semua tidak dapat memuaskannya. Nama Yesus yang selama ini didengar sebagai sahabat orang berdosa membuat ia rindu melihat Yesus. Kerinduannya untuk berjumpa dengan Yesus yang begitu besar membuat dia mengesampingkan harga dirinya. Dia rela naik pohon ara, mungkin banyak orang yang mencibir dan menertawakan, tapi Zakheus tidak peduli. Zakheus hanya menginginkan melihat Yesus. Yesus mengundang diri-Nya sendiri untuk mampir ke rumah Zakheus, Ia menyentuh hatinya, mengisi kekosongannya dan menyelamatkannya. Zakheus diubahkan menjadi pribadi yang baru dan melihat hidupnya sebagai saluran berkat bagi orang lain.
Zakheus diubahkan, diperbaharui dan diselamatkan. Itu semua terjadi karena ia merupakan pribadi yang begitu haus untuk dipuaskan oleh Yesus.

M.
Tidak seorangpun yang mencari Allah (Rom 3:11a), dalam bagian lain seolah-olah ada orang yang mencari Allah/Tuhan. Sebenarnya orang yang kelihatan mencari Tuhan tidak pernah mencari Tuhan tetapi mencari damai.Damai itu ada pada Tuhan dan Tuhan sendiri yang mencari dan mengizinkan diriNya ditemui.Hal ini dapat kita lihat dalam salah satu kisah yaitu Zakheus.
Tuhan Yesus dalam ay 1 dikatakan masuk ke Kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Apa tujuan Tuhan Yesus ke Kota Yerikho ? Yerikho adalah tempat orang Israel istirahat pada musim dingin, kalau sekarang Yerikho terkenal dengan buah ara, korma, setoberi, sabun dan kosmetik laut mati,dan tempat wisatawan menikmati makan. Tuhan Yesus ke Yerikho tidak untuk menikmati semuanya, melainkan mencari seseorang, karena dalam Ay 2 dikatakan disitu ada Zakheus pemungut cukai yang kaya. Tuhan Yesus tidak mencari Zakheus untuk apa yang dia miliki, tetapi mau memberi apa yang dia tidak punya. Yang membutuhkan bukan Tuhan Yesus, tetapi Zakheuslah yang membuhkan Tuhan Yesus. Dalam Ay 3 dikatakan Ia berusaha melihat orang apakah Yesus itu. Yesus ke Yerikho mencari Zakheus karena Zakeus memerlukan Yesus, Zakheus tidak malu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus karena itu adalah yang paling mungkin baginya sebagai seorang pemungut cukai. Tetapi ternyata untuk melihatpun dia tidak bisa karena banyak orang.Zakeus terhalang orang banyak, karena masing-masing tidak mau mengalah, tidak mau kehilangan kesempatan ada didekat Tuhan Yesus, mereka tidak mau berbagi, apalagi dengan Zakheus. Tetapi Tuhan Yesus tahu keberadaan Zakheus dan mengenalnya, Dia memanggil nama Zakheus. Banyak orang membenci Zakheus, tetapi Tuhan mengasihi Zakheus, meskipun orang lain tidak peduli dan mengerti keaadaan Zakheus. Tuhan Yesus mengerti, dan bukan hanya mengerti tetapi mampu memberi pertolongan. Pada waktu kita tidak dimengerti, tidak ada orang yang tahu masalah kita, apalagi menolongnya, Tuhan Yesus mengerti kita dan mampu menolong kita .Dia mencari dirimu, bukan sebaliknya.Tuhan Yesus mau kita berbahagia dapat menerima berkat dari padaNya dan menjadi berkat bagi banyak orang sebagaimana Zakheus, yang sebelumnya menjadi batu sandungan, setelah bertemu Tuhan Yesus kehidupannya berubah.Hidupnya menjadi bergairah, ada sukacita, dia bertemu yang paling berharga yaitu Tuhan Yesus, sehingga dia rela membagi ½ hartanya untuk orang miskin.Dan jika ada orang yang diperasnya, maka dia mau mengembalikan 4 x lipat.Perubahan hidup setelah bertemu Tuhan Yesus seharusnya kita juga alami, karena Tuhan Yesus yang memberi perubahan pada kita. Tuhan Yesus mencarimu :
1. Bukan kita yang mencari Tuhan tetapi Tuhan yang mencari kita, oleh sebab itu kalau kita dapat bertemu dengan Tuhan semuanya karena kebaikan Tuhan bukan kebaikan kita. Kita diselamatkan olehAnugerah Tuhan sebab itu jangan ada yang memegahkan diri (Lih. Ef 2:9)
2. Tuhan Yesus mengerti pergumulan, kesusahan dan kebutuhan utama dari diri kita, Dia datang untuk memberihidup yang berkelimpahan dan memperlengkapi orang yang percaya padaNya.
3. Tuhan Yesus mencari kita agar kita dapat menjadi berkat bagi banyak orang, bukan hidup untuk diri sendiri saja.

N.
1. Dalam ayat 3 ia berusaha untuk melihat org apakah Yesus itu. Itu sebagai suatu pertanda bagaimana Zakheus itu ingin melihat dna bertemu dengan Yesus. Keinginan itu terhambat karena banyak orang dan badannya pendek.
2. Ayat ke 5. Pd waktu Yesus melhatnya Ia lansung memerintahkan Zakheus utk turun. Ini adalah suatu panggilan yang berpengaruh, bukan sekedar panggilan, suatu panggilan anugerah. Ia adalahs eorang berdosa dan pemungut cukai.
3. Pada bagian ini juga Yesus secara personal call, Ia langsung menyebut nama Zakheus secara langsung. Sebuah hubungan personal yang merupakan sesuatu yang sangat penting. Personal call itu punya dampak yang sangat besar.
4. Dalam bagian ini kita melihat Zakheus segera turun, tidak bisa ditunda, bukan untuk besok, atau nanti.Sebab hari ini Aku harus menumpang tinggal dirumahmu. Bukan sebuah hanya sebagai tumpangan biasa. Tuhan Yesus ingin masuk dalam kehidupan pribadi Zakheus.
5. Ayat ke 6. Zakheus segera turun, menerima dan ada sukacita

O.
1. Zakheus, ia adalah seorang yang mempunyai kedudukan dan jabatan serta kaya
2. Iman itu timbul dari pendengaran, Zakheus sudah mendnegar, tetapi ia punya keinginan untuk bertemu dengan Yesus
3. Yesus yang berinisiatif untuk menyapa Zakheus, ini merupakan satu anugerah bagi orang yang terbuka untuk Tuhan.
4. Pasti bahwa Yesus yang berkuasa dan bekerja dan membentuk untuk mentrsformasi kehidupan seseorang. Ia mengubah Zakheus memiliki hidup baru. Tiga hal terjadi pada Zakheus  (1) Ia memiliki hati yang bertobat, ia menyadari kejahatannnya. (2) Hati yang mau taat kepada firman Tuhan. Sehingga transformasinya sangat jelas. (3) Hati yang mengsihi Tuhan. Sehingga Zakheus itu mengalami perubahan yang sangat radikal. Ia membereskan hubungannya dengan Tuhan, dan sesama. Verticak dan Horisontal.

P.
1. Tuhan Yesus mau mengerti pergumulan yang paling terdalam dalam kehidupan manusia. Zakheus seorang yang kaya, dan sroang pejabat. Karena dalam hatinya ada kekosongan yang membuat ia terus mencari.
2. Tuhan Yesus mau mencintai kita secara pribadi. Sehingga Ia menyapanya secara pribadi dan langsung menyebut namanya.
3. Tuhan Yesus sanggup mengubah kehidupan seseorang secara total.

Q.
Ada 2 tokoh:
1. Yesus, setiap hari selalu mencari orang yang memerlukan Dia. Dia mahatahu, amha ada dan maha kuasa. Menlalui sifatnya Ia inisiatif mencari yang hilang.
2. Zakheus, seorang yang selalu mendengar tentang Yesus. Ini dampak dari orang-orang yang terus menceritakan tentang Yesus. Sehingga Zakheus mencari tentang apa yang didengarnya dari Yesus. Responnya adalah (1) ia memiliki kerinduan untuk dibebaskan. (2) Sesudah ikut Yesus ada perubahan yang luar biasa. (3) Ia seorang yang percaya dan siap diubahkan lalu menjadi berkat.

R.
1. Setting cerita ini di Yericho. Zakheus adalah seorang kepala pajak di Yericho. Sangat mungkin dnegan posisinya itu bisa memperkaya dirinya sendiri. Zakheus = tulus atau murni. Ezra 2:9. Namanya unik karena terdapat dalam kitab Talmud. Ada sorang rabi terkenal anak dari Zakhai bernama Jochuan. Dari latar belakang Zakheus ia adalah seorang pejabat, tetapi juga sekaligus dimusuhi oleh karena sikap dan hidupnya.
2. Kekayaannya tidak memberikan kepuasan karena ia tetap mempunyai kekosongan dalam hidupnya.
3. Zakheus itu seorang yang pendek yang kira-kira 150 cm. ukuran yang demikian itu menambah hinaan dan ejekan.
Dari ketiga hal ini: ternyata orang ini adalah orang yang sadar, untuk mencari kebenaran. Ia menemukanNya. Dalam keterbatasannya ia tidak menggunakan jabatan dan kekayaannya. Ia berusaha sendiri dan naik ke pohon.
4. Bukan kita yang mencari Yesus, tetapi Tuhan yang mencari orang berdosa. Ketika Zakheus bertemua Yesus, ia sangat terkejut, karena Tuhan Yesus mau menyapa, datang dan tinggal dirumahnya.
5. Ada buah pertobatan, yang menyebabkan bisa orang melihatnya dari tindakan Zakheus. Ia adalah seorang kaya yang mencari hal-hal rohani, sementara sekarang banyak orang “rohani” mencari kekayaan dan orang-orang kaya.

S.
1. Zakheus mewakili Manusia pada dasarnya punya rasa ingin tahu yang besar. Sedikit saja ia mendengar dan tahu, ia akan mencari tahu. Keinginan tahuan dalam diri manusia lahir dari ketidaktahuan dan kekosongan yang seringkali dirasakan tetapi tidak diketahui bagaimana mengisinya.
2. Zakheus mewakili manusia yang tidak pernah dapat dipenuhi oleh apapun yang ada dalam dunia ini. Jabatan status social, kekayaan dan kepemilikannya.
3. Tuhan Yesus mempunyai ketajaman mata untuk melihat dan mencari orang yang terhilang yang membutuhkan Tuhan Yesus.Hanya Dia yang dapat memenuhi ketidaktahuan dan kekosongan manusia.
4. Tuhan Yesus mempunyai ketajaman mata bukan hanya mencari orang berdosa untuk diselamatkan, tetapi kelak Ia akan melihat dengan ketajaman mataNya untuk menghakimi manusia. Hal inilah yang perlu diwaspadai dengan serius oleh setiap orang dalam dunia ini.

T.
Tidak perduli apa yg org katakan ttg Zakeus yg berdosa, Yesus tetap memanggil dia dan mau ke rumah Zakeus, serta memberikan keslamatan kepada Zakeus. Karena tujuan Yesus dtg utk mencari dan menyelamatkan yg hilang. Perjumpaan Zakeus dengan Tuhan yesus itu mengubah Zakeus, Karena kasihNya. Betapa berartinya kita yg berdosa di hadapan Tuhan.Hanya Tuhanlah yang membuat semua ini terjadi. Dimana anda sekarang? Diatas pohon seperti Zakeus? Didalam menghadapi problem finansial, atau di dalam pergumulan, atau masalah dosa, Yesus mengenal anda dan memanggil anda untuk menyatakan kasihNya.

U.
1. Ada usaha
Kata kunci dalam peristiwa ini ia “berusaha” untuk melihat siapakah Yesus itu. Berarti menuju pada tindakan yang aktif dan Zakeus sungguh2/serius untuk lebih mengenal Yesus. Disatu sisi Yesus melihat kesungguhan hati seseorang yang mu datang padaNya. (bd. Luk 9 : 57-62)
2. Setiap usaha yang baik ada hambatan (ayat 4).
Kalau Zakeus tetap pada kelemahannya (badannya pendek), dan tidak berusaha untuk mengatasi kelemahannya, maka dia tidak berkesempatan bertemu Yesus.
3. Allah Peduli Kepada Siapapun yang datang padaNya.
Kepedulian dan relasi dengan sesama merupakan tolok ukur untuk melihat sejauh mana kesungguhan hati kita dalam mencari dan mengenal Yesus.

V.
Semenjak manusia jatuh ke dalam dosa, manusia cenderung bersembunyi dari Allah ( contoh Adam dan Hawa), ada perasaan bersalah, perasaan takut dll. Hal inipun yang kita jumpai dalam kepribadian Zakeus. Sebenarnya ia sudah mendengar tentang Yesus, dan diapun bisa menjumpai Yesus kapanpun ia mau karena ia punya banyak fasilitas pendukung (finansial, pengaruh, anak buah ). Hal ini terlihat ketika ia ingin melihat Yesus dari atas pohon. Ia ingin melihat Yesus tanpa di ketahui oleh Yesus, tapi ternyata Yesus menemukan dia (sebenarnya, Tuhanlah yang berinisyatif mencari dan menemukan manusia). Hal ini menggambarkan kehidupan manusia pada umumnya yang enggan mencari Tuhan.
Beberapa hal yang saya cermati dari perikop hari ini adalah:
1. Yesus datang untuk mencari kita ( 1-5 )
2. Yesus datang untuk mengampuni kita ( 6-7 )
3. Yesus datang untuk mengubah kita ( 8 – 10 )

W.
Tuhan mengasihi orang berdosa. Ia mencari dan terus mencari manusia berdosa. Manusia berusaha menghindar dari Tuhan, tapi Kasih Tuhan terus mencari. Pada waktu Yesus menemukan kita, sebuah perubahan ajaib terjadi. Kasih Yesus mengubahkan manusia, memberikan sukacita tiada tara, kebebasan, pemulihan serta keslamatan.