Sabtu, 03 April 2010

SEANDAINYA KRISTUS TIDAK BANGKIT

SEANDAINYA KRISTUS TIDAK BANGKIT
1 Korintus 15:1-15

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Garut

Kebangkitan Kristus merupakan doktrin pokok dalam kekristenan. Banyak orang mengakui pentingnya kematian Kristus, tetapi menyangkal pentingnya kebangkitan Kristus secara jasmani. Kebangkitan Kristus merupakan sebuah kabar baik dan kebenaran yang menggembirakan serta menjadi motivator bagi pelayanan gereja dan penginjilan dunia. Salah satu doa yang sederhana dan kredo gereja mula-mula adalah “Maranatha” yang artinya “marilah datang, Tuhan kami” (1Kor.16:22). Tidak seorangpun yang telah mengingkari kebangkitan-Nya dapat berkata Maranatha. Jadi kebenaran kebangkitan Kristus dan relevansinya dapat memberikan kekuatan dan kemenangan dalam kehidupan setiap orang Kristen. Namun ada juga orang yang tidak percaya akan kebangkitan Kristus.

Apakah implikasinya jika Kristus tidak bangkit? Jika Kristus tidak bangkit, maka sia-sialah kepercayaan kita dan pemberitaan Injil. Hal ini juga membawa implikasi lainnya: Pertama, jika Kristus tidak bangkit, maka Ia adalah seorang pendusta, karena Yesus pernah berkata bahwa Ia akan bangkit (Mat. 20:19; 28:6). Ia bukanlah nabi sejati, juga bukan Tuhan dan Juruselamat yang hidup. Kedua, Ia tidak akan bisa melakukan segala pelayanan-Nya. Karena segala pelayanan-Nya berakhir setelah kematian-Nya. Karena itu, kita sekarang tidak memiliki seorang Imam Besar, Pengantara, Pembela dan Kepala gereja (Rm. 6:1-10; Gal. 2:20). Ketiga, tidak ada berita Injil. Karena berita Injil didasarkan pada fakta adanya kematian dan kebangkitan Kristus (1Kor. 15:3-8). Penguburan-Nya membuktikan bahwa Ia tidak pingsan tetapi benar-benar mati. Keempat, kesaksian kita palsu dan iman kita sia-sia (1Kor. 15:13-19). Jika Kristus tidak bangkit, maka orang-orang yang mati dalam Kristus tidak memiliki pengharapan untuk bangkit kembali.

Apakah bukti-bukti kebangkitan Kristus? Dalam 1 Korintus 15:1-11, Rasul Paulus menjelaskan sebuah fakta penting bahwa Kristus sudah mati karena dosa kita, Ia telah dikuburkan, bangkit dari antara orang mati dan telah menampakkan diri-Nya pasca kebangkitan. Jadi kebangkitan Kristus bukan cerita dongeng semata, karena didasari oleh bukti-bukti yang akurat dan tepat. Pertama, Ia menampakkan diri setelah kebangkitan-Nya. Ada sejumlah saksi mata yang melihat tubuh kebangkitan-Nya. Urutan-urutan penampakan diri-Nya adalah (a) kepada Maria Magdalena dan wanita-wanita lain (Mat. 28:8-10); (b) kepada Petrus (Luk. 24:34); (c) kepada kedua murid-Nya di perjalanan ke Emaus (Mrk. 16:12); (d) kepada para murid-Nya kecuali Thomas (Luk. 24:36-43); (e) kepada para murid-Nya termasuk Thomas (Yoh. 20:26-29); (f) kepada 7 murid-Nya di tepi danau Galilea (Yoh. 21:1-24); (g) kepada para rasul dan lebih dari 500 saudara dan Yakobus (1Kor. 15:6-7); (h) dan terakhir kepada mereka yang menyaksikan kenaikkan-Nya ke Surga (Mat. 28:18-20; Mrk. 16:19; Luk. 24:44-53; Kis. 1:3-12). Kedua, dampak dari kebangkitan-Nya. Kubur yang kosong membuktikan bahwa Ia sudah bangkit (Mat. 28:11-15). Adanya peristiwa hari Pentakosta yang diperingati setiap tahun sebagai hari turunnya Roh Kudus, setelah Kristus bangkit dan naik ke Surga (Kis. 2:33). Perubahan hari ibadah dari hari Sabat menjadi Minggu secara serentak oleh orang Kristen Yahudi mula-mula, karena mereka ingin memperingati kebangkitan Tuhan mereka yang terjadi pada hari Minggu (Kis. 20:7).

Apa saja hasil dari kebangkitan Kristus? Pertama, kebangkitan Kristus membuktikan kebenaran-Nya selaku seorang Nabi (Mat. 28:6). Hal ini juga mengesahkan pengakuan-Nya sebagai Tuhan dan Mesias (Kis. 2:36; Rm. 1:4). Kedua, kebangkitan Kristus memberikan jaminan bahwa orang-orang percaya akan beroleh kebangkitan (1Kor. 15:20-23,52). Ketiga, kebangkitan Kristus sebagai syarat utama untuk semua pelayanan-Nya selanjutnya. Ia menjadi perantara, pembimbing, dan pelindung umat-Nya (Rm. 5:9,10; 8:34; Ef. 1:20-22; 1Tim. 2:5-6).

Jika Kristus tidak bangkit maka akan hancurlah seluruh pengharapan dan iman orang Kristen, karena kekristenan tidak berdampak pada kekekalan. Kekristenan tidak memiliki keunikan dan keistimewaan dengan agama-agama yang lain. Tetapi syukur pada Allah Yesus telah bangkit dari kematian. kebangkitanNya membawa pengaruh luar biasa dalam seluruh aspek kehidupan umat manusia. Sebab manusia mendapatkan penebusan dosa dan keselamatan yang nyata. Karena kematian dan kebangkitan Yesus memberikan pengampunan bagi dosa-dosa manusia. Oleh karena itu Paulus, dengan giat bekerja memberitakan berita tentang kebangkitan Yesus. Kebangkitan Yesus suatu realita bukan impian para murid-murid Yesus. Karena Yesus menjumpai murid-muridnya dan banyak orang (500 orang) untuk membuktikan Ia bangkit. Kebangkitan Yesus bukan berita bohong dari Murid-muridNya. Bahkan Ia juga sudah naik ke sorga disaksikan oleh banyak orang yang melihat kenaikan Yesus ke Sorga.
Kebangkitan Yesus memberikan anugerah yang kekal bagi semua orang, sehingga barang siapa yang percaya dalam nama Yesus tidak binasa tetapi mendapatkan keselamatan. Oleh karena itu, Paulus dengan giat bekerja dalam pemberitaan Injil serta melayani Tuhan karena Anugerah itu telah memperbaharui hidupnya.

Seandainya Yesus tidak bangkit maka tidak ada kehidupan. Kebangkitan Kristus bukan isapan jempol belaka karena banyak orang yang menyaksikan kebangkitan Kristus dengan mata kepala sendiri. Kebangkitan Yesus adalah kebangkitan yang menghidupkan karena bagi setiap orang yang percaya ada jaminan hidup kekal. Kebangkitan Kristus adalah kebangkitan yang memerdekakan khususnya murid-murid-Nya dimerdekakan dari ketakutan yang mencengkeram, kebangkitan Kristus adalah kebangkitan yang mengubahkan sehingga mereka memberitakan Injil dengan berani.

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Jakarta


Kebangkitan Kristus bukan hanya mitos karena ada banyak kepercayaan tentang kebangkitan di seputar kita.
Beberapa teori mengenai kematian Yesus:
[1]. Stolen theory (teori pencurian).
[2]. Wrong tomb theory (teori keliru).
[3]. Swoon theory (teori pingsan).
[4]. Hallucination theory.
[5]. Substitution theory.

Bukti kebangkitan Yesus:
Cannon Wescott, Cambridge University, said, “Sesungguhnya, kalau kita pertimbangkan semua fakta yang ada, maka tidak ada peristiwa sejarah yang lebih baik atau lebih banyak buktinya dari pada peristiwa kebangkitan Yesus.”

Cf. Dr. James Kennedy said, “Fakta-fakta kebangkitan Yesus Kristus telah diteliti lebih seksama dari pada fakta-fakta sejarah manapun.”

[1]. The public execution assured his death.
[2]. A high official secured the gravesite.
[3]. The Disappearance of the Body From the Tomb.
[4]. The Reappearance of Jesus Before His Disciples, Mary and many others.
[5]. The Transformation of the Disciples.
[6]. Witnesses were willing to die for their claims.
[7]. The believers changed their day of worship.
[8]. The Emergence of Church.

Rev. Dr. John Robert Walmsley Stott (1921-. . ., Anglican Reformed British Christian leader, author of Lausanne Covenant in 1974, celibate), said, “Pada intinya, agama Kristen adalah agama tentang kebangkitan. Konsep kebangkitan terletak di pusatnya. Jika anda mengambilya, agama Kristen akan hancur.”

1. Sia-sia iman kita, karena iman kita tergantung pada Injil yaitu bahwa Kristus telah mati bagi dosa-dosa kita (1-4)
2. Tidak ada penghiburan bagi murid2Nya (5-8) magdalena dan murid2 yg ke emaus.
3. Sia-sia pelayanan kita (9-11) perjuangan, pelayanan rasul Paulus. Maka kebangkitan itu merupakan dasar dari seluruh pemberitaan dan pelayanan kita.

G. max. Pernah berdebat dengan seorang tokoh Islam Ahmed Deedad dalam sebuah stadion hanya membicarakan tentang kebangkitan Kristus. akhirnya pendengar dapat menyimpulkan dan memutuskan apakah Kristus bangkit atau tidak.

Jika Kristus tidak di bangkitkan maka sia-sialah kepercayaan orang Kristus (15-17) maka kebangkitan merupakan fondasi iman kristen. Tetapi yang benar bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati (1-11) maka pemberitaan gereja hanyalah omong kosong, kita tidak pernah memiliki hidup di Sorga, kita masih di bawah hamba dosa dan terikat dengan kematian di kerajaan maut.

Tema ini sakan-akan meragukan kebangkitan Yesus.
1. Yesus sungguh-sungguh telah mati, melalui kematian Ia di kubur (4)
2. Yesus telah menampakkan diri kepada Petrus, 12 murid dan kepada 500 murid yang lain, yakobus dan semua rasul (6-7) kalau Kristus tidak di bangkitkan:
a. Maka sia-sialah kepercayaan orang Kristen karena pada masa itu orang harus membayar harga.
b. Para pemberita Injil telah berdusta tentang Allah.
c. Manusia masih tetap hidup dalam dosa
3. Yesus telah bangkit dan menjadi dasar dari kebangkitan bagi semua orang yang percaya. Ia yang sulung dari semua orang yang percaya. Maka semua orang percaya mengalami kebangkitan di dalam Kristus

1. Sia-sia iman kita dan kekristenan tidak berbeda dengan ajaran yang lain
2. Kita hidup tanpa harapan, maka kebangkitannya merupakan harapan yang pasti.
3. Tidak ada harapan terhadap dosa yang sedang kita gumuli sekarang ini. Karena dosa itu tetap menjadi momok yang tidak terkalahkan .
Oleh karena itu dalam kekeristenan tidak ada kata “tidak bisa” tetapi mungkin “tidak mau”.

Ayub berkata “penebusku itu hidup” Ayub 19:25
Di dunia ini ada 5 hal besar yang di akui; Natal, jumat agung, paskah, kenaikan dan kedatangan kembali. Kalau salah satu dari semua ini tidak benar, maka semua pemberitaan tidak berguna lagi. Manusia memang tidak percaya tetapi kebangkitan adalah fakta karena Ia sendiri bisa membangkitkan orang mati. (ayat 3) Kristus telah mati karena dosa-dosa kita. Kalau Dia mati dan bangkit maka dosa manusia telah ditebus dalam Kristus. tanpa kebangkitan kita tetap dalam dosa.

1. Kalau yesus tidak bangkit segala sesuatu yang dilakukan oleh yesus maka sia-sialah semua yang telah di lakukannya selama ini.
2. Dosa kita tidak akan diampuni.
3. Tidak penghiburan dan pengharapan

Kebangkitan hanya akan ada bila terjadi kematian, dan dalam dunia ini hanya Iman Kristen yang memiliki pandangan tentang kematian dan kebangkitan. Apapun yang dikatakan oleh semua orang yang ada di dunia ini untuk mengatakan bahwa Kristus tidak mati atau tidak bangkit, semua itu justru untuk membuktikan bahwa Ia benar-benar bangkit. Maka saya mengatakan bahwa kebangkitan Kristus itu benar sebab ada Matius 28: 11-15. “kebohongan yang membuktikan kebenaran” tanpa kebenaran kebangkitan tidak mungkin ada kebohongan tentang kebangkitan itu sendiri.
1. Kebangkitan itu menjadi dasar iman Kristen
2. Kebangkitan itu menjadi kenyataan dalam kehidupan
3. Kebangkitan itu menjadi dasar dari kasih karunia


Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Bandung


A. Latar belakang
Jemaat Korintus dihadapkan kepada keraguan diantara mereka akan kebangkitan orang mati walaupun mereka sudah percaya kepada Kristus dan kebangkitan-Nya. Hal ini terpengaruh oleh sikap orang –orang Yunani yang tidak percaya akan kebangkitan orang mati.

B. I Kor. 15:1-11
Paulus meneguhkan jemaat Korintus dalam .... hal
1. Mengingatkan kembali jemaat (ay.1) akan Injil yang sudah diberitakan, yang berkaitan dengan Kebangkitan Kristus. Kebangkitan Kristus menjadi kabar baik karena kemenangan Kristus atas maut (ay.26), dan dosa-dosa kita telah ditanggung-Nya (ay.3b). Dalam hal ini Rasul Paulus mengingatkan kembali bahwa berita Injil adalah berkaitan dengan kebangkitan Yesus Kristus (ay.4), inilah berita Injil yang menyelamatkan mereka (2a)
2. Kebangkitan Kristus adalah realita- kebenaran yang terbukti:
a. Sesuai dengan Kitab Suci -kata kitab suci disebutkan 2X- ( ayat 3, 4)
Kematian karena dosa manusia dan kebangkitan-Nya sudah tercatat dalam Kitab Suci(Perjanjian Lama) bukan suatu ajaran yang baru. Disebutkan bahwa Rasul mengutip dari Yesaya 53:5-12, Maz. 16: 6-10
b. Saksi mata yang banyak (ayat 5-8) – ada kata yang dipakai yaitu menampakkan diri, sebanyak 4X- , Penampakan Kristus kepada Kefas, 12 muridnya, Yakobus, lebih dari 500 orang, dan
c. Rasul Paulus sendiri menjadi saksi.
Catatan : Dalam suatu persidangan maka bukti secara tertulis (dasar hukum) dan saksi mata merupakan hal yang penting dan dapat dipertanggungjawabkan
3. Kebangkitan Kristus membawa perubahan hidup bagi orang yang sungguh bersandar pada-Nya ( ay 9-11)
Perubahan hidup Paulus – saksi hidup yang membawa orang lain mengiyakan akan pengharapan dan kuasa kebangkitaan-Nya

C. Kebangkitan Kristus bagi kita
Kebangkitan Kristus adalah INJIl yang selama ini menjadikan kita disebut sebagai orang Percaya (believers). Karena kebangkitan Kristus adalah suatu kebenaran, orang percaya mempunyai pengharapan yang kekal dan pasti. Orang yang sungguh percaya akan mengalami transformasi hidup, dan menjadikannya seorang saksi yang hidup diantara mereka yang belum percaya.
Namun jikalau Yesus Kristus tidak bangkit, maka jelaslah apa yang disampaikan oleh Rasul Paulus;
Kebinasaan manusia, karena tidak ada penyelamatan dan pengampunan dosa (ay. 17-18)
Manusia tidak mempunyai pengharapan lagi (ay.19) dan hidup dengan sia-sia (ay.32)

Kebangkitan Kristus sesuai dengan kitabb suci
Kebangkitan merupakan penggenapan dari perkataan Kristus sendiri
Kebangkitan merupakan meterai Kristus bangkit
Kebangkitan Kristus memberikan kuasa kelahiran baru

Kebangkitan Kristus menyempurnakan Injil, tanpa kebangkitan Kristus, iman kita sia-sia, manusia tetap hidup dalam dosa, lebih malang dari manusia lain
Kebangkitan Kristus disaksikan para rasul,
Kebangkitan Kristus dapat mengubahhidup manusia, Paulus
Kebangkitan Kristus adalah berita yang paling sentral/krusial

Jikalau Kristus tidak bangkit, berarti sama dengan nabi-nabi lain, percuma kita berkhotbah, percuma adanya gereja

Fokus pada ayat 17-19: Kepercayaan sia-sia, manusia tetap hidup dalam dosa, menjadi manusia paling malang, dan pemberitaan sia-sia, kenyataan hari ini Kristus telah bangkit, mari hidup lebih berarti dan memberitakan Injil.

KEBANGKITAN KRISTUS (LIMA P)
1. Kebangkitan Kristus adalah peristiwa sejarah.
a) Terjadi di masa pemerintahan Pontius Pilatus
b) Kubur kosong (Saksi dr murid-murid, pasukan penjaga, pimpinan agama yang menyuap)
c) Penampakan diri
2. Kebangkitan K menjadi penegasan bahwa Tuhan Yesus betul mati
Penting karena berhubungan dengan konsep penebusan
3. Kebangkitan K menjadi pusat pengajaran para murid.
Demikian juga hari ini; Khotbah-khotbah, pengajaran, kesaksian
kita harus berdasarkan dan berpusat pada kebangkitan.
4. Kebangkitan Kristus membawa perubahan hidup bagi orang percaya.
5. Kebangkitan K menjadi dasar pengharapan setiap orang percaya.
Allah kita adalah Allah yang hidup.
Ada kebangkitan orang mati (kematian Tuhan Yesus yang sulung)
Dia akan datang kembali

Hidup itu penting, fakta kebangkitan Kristus itu penting. Allah adalah pelaku kebangkitan Kristus. Paskah adlah tindakan allah dan Kristus adalah satu-satunya Juruselamat manusia. Korintus tidak percaya karena mereka tidak percaya ada kebangkitan tubuh. Historitas Kebangkitan Kristus tidak dapat disangkal, hidup dari Allah dan hidup kekal juga ada di dalam Allah. Jika hidup tidak b

Kristus di atas sejarah
Iman kita tidak sia-sia, menjadi penghiburan
Menjadi modal pembaruan hidup

Kebangkitan Kristus membuktikan Dia adalah Tuhan dan Allah yang harus kita sembah
Jika Kritus tidak bangkit:
Orang Kristen kehilangan fondasi pengharapan
Orang Kristen kehilangan berita kesaksian
Orang Kristen kehilangan pengajaran

Dalam ay.1-5 Paulus memberitakan apa itu Injil: Injil itu adalah Injil yang diberitakan dan Injil itu adalah Injil yang menyelamatkan. Injil adalah berita tentang Kristus yang telah mati, Kristus yang dikuburkan, Kristus yang bangkit pada hari yang ketiga. Seandainya Kristus tidak bangkit? Maka Kristus hanya mati dan dikubur; maka Dia bukan Tuhan, Dia tidak ada bedanya seperti manusia lainnya.
1. Tidak ada yang ampuni dosa kita dan mengubah status kita
2. Tidak ada yang membantu kita mengalahkan dosa dan mengubah kondisi kita
3. Sia-sia percaya dan bayar harga ikut Tuhan karena jaminan keselamatan itu tidak ada, maka jaminan mahkota itupun tidak ada. Itu juga yang membedakan dengan agama lain, jerih lelah tapi tidak ada artinya. Tidak ada yang membagi pemisahan waktu tahun masehi, BC dan AD. History itu menjadi His story – ini merupakan jawaban terhadap orang Stoa yang tidak percaya akan kebangkitan.
Dari semua itu tidak ada pengharapan dan celakalah kita!!
Ay.10 “tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku sekarang” – jika Kristus tidak bangkit maka tidaka ada transformasi hidup; maka tidak ada kemenangan hidup, Paulus berubah karena kebangkitan dan penampakkan-Nya kepada Paulus.

Jika Kristus tidak bangkit:
Sia-sia memberitakan Injil
Sia-sia iman kita
Pendustaan kepada orang lain
Karena dia bangkit:
Pemberitaan, iman kita tidak sia-sia

5 tiang rencana Allah: Yesus lahir, disalibkan, bangkit, naik ke surga, datang kembali.
Jikalau dia datang saja berarti hanya menyatakan kasih saja, tetapi kebangkitanNya menyatakan kuat kuasaNya.
Symbol Kristen:
1. Kristus bangkit.
Apakah bukti Allah benar mengampuni kita: Kristus harus bangkit
Paulus mengatakan kalau tidak bangkit: sia-sia, tidak ada way out, lebih celaka dari orang tidak percaya
2. Kubur yang kosong. Satu dalam kasih dan satunya dalam kuasa.

Kasih Kristus:
1. Tanggung: menanggung segala kesalahan yang kita perbuat.
2. Ganti: menggantikan kita dihukum.
3. Hapus: menghapus segala dosa kita.

Kebangkitan Kristus bukan suatu fenomena, tetapi benar-benar bangkit, dan banyak yang menyaksikan, dan terpenting adalah kebangkitanNya memberikan perubahan hidup manusia, contoh Paulus.
Kebangkitan Kristus merupakan tanda kemenangan atas dosa, dunia, iblis.
Pemberitaan Kebangkitan Kristus:
1. Mematahkan mereka yang menentang dan tidak percaya.
2. Berkenan di hati Allah, dan Allah meninggikan Dia.
3. Memberikan hidup yang baru, karena Dia adalah buah sulung.

Allah membenarkan kita:
1. Allah menghitung kita benar --- karena sudah dihitung di dalam Kristus.
2. Allah memandang kita benar --- di dalam darah Kristus.
3. Allah menyatakan kita benar --- proclamation kepada iblis dan dunia.