Jumat, 08 Januari 2010

MELANGKAH BERSAMA TUHAN

MELANGKAH BERSAMA TUHAN
Yeremia 29:10-14

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Bandung


Latar belakang:
- Nabi Yeremia ditugaskan menulis surat terbuka untuk kaum Yehuda di pembuangan di Babel khususnya kpd para Tua-Tua, Imam-Imam, nabi2x (kebanyakan palsu) dan umat yang tertawan
- Isi:
• Mengingatkan selama pembuangan utk belalar mendengar suara Tuhan (v 19-20).karena mereka bangsa tegar tengkuk, tidak mendengar suara Tuhan.
• Mengingatkan adanya nabi2x palsu yang dengan berani dan tidak diutus Tuhan (v.8-9).selama ini kaum Yehuda sudah tersesat krn mendengar nabi2x palsu.
• Bertujuan menyadarkan bahwa pembuangan untuk kebaikan mrk.bukan semata-mata menghukum namun agar bertobat, belajar berdoa, mencari Tuhan dan kehendak-Nya saja (v.12-14).di pembuangan untuk belajar berdoa dan mencari kehendak Tuhan.
• Menyakinkan bahwa Tuhan bermaksud member damai sejahtera, masa depan yang baik namun tidak dimengerti (v.14).bagaimana hidup bersama Tuhan.
• Memerintahkan agar selama pembuangan, tetap hidup secara normal sbgmn sblmnya, member berkat kesaksian bagi org lain. (v.7). Tuhan ingin mrk menjadi berkat ditengah bgs lain yg tidak mengenal Tuhan. (sebuah panggilan)
- Bila melaksanakan semuanya maka suatu masa mrk akan dikumpulkan kembali ke Yerusalem.
- Hikmatnya setelah melewati masa gelap yg diizinkan Tuhan:
• Korelasi yg kuat mendengarkan Tuhan dan Tuhan mendengarkan umat-Nya ( v.5-7 bd 7:23). Harus memperhatikan, apabila tidak mk akan dibuang dari hadapan Tuhan. Penekanan bhw Tuhan mendengarkan namun sisi lain jemaat belajar untuk taat mendengarkan suara Tuhan.
• Betapapun besarnya dosa dan pemberontakan. Bila ada penyesalan mk Tuhan akan mengampuni dan memulihkan umat-Nya (30:17; 31:3-4). Tuhan melanjutkan kasih setia setelah bertobat dan menyesal akan ketidaktaatan. (31:18-20 merupakan deskripsi pertobatan)
• Kaena itu sbg umat pilihan, mari melangkah bersama Tuhan dlm perjalanan hidup.
- Hubungan dengan Perjamuan Kudus:
• Mengingatkan perwujudan kasih Kristus, menghargai pengorbanan-Nya dalam membebaskan dari dosa. Dimana seperti dalam yeremia, ada janji Tuhan yang melepaskan dari hidup yg sia-sia.

- V.10-11: Allah akan bertindak pada waktunya yang sesuai waktu Tuhan.
- Melangkah bersama Tuhan adl kunci menikmati damai sejahtera yg dibutuhkan.Dunia tdk dapat memberikan yg diberikan Tuhan.
- V.12 menyatakan rahasia menikmati kuasa Tuhan
- V 13 bukti seorang menjadi sahabat akrab Allah
- V.14 akan menikmati pemulihan Allah dalam kuasa

• Tuhan ada dalam penderitaan
• Tuhan membantu kita keluar dari penderitaan berganti Tuhan akan memberi sukacita
• Tuhan mau kita bertobat dan berseru

- Tuhan berinisiatif menyatakan rancangan-Nya meski telah menyakiti Tuhan
- Menyatakan kebaikan bagi umat-Nya mk harus bertpbat, mengakui bhw hidup indah dalam rancangan Tuhan.

- mengapa melangkah bersama Tuhan-Krn Tuhan punya rencana
- V.10: rencana Tuhan menjadi janji Tuhan dalam hidup kita
- v 12 Bila berjalan, maka kita akan mengalami yang dibentuk dan akan bagaikan pohon yg mekar

Gambaran:
- Kondisi Yehuda: akal sehat dimana nabi palsu lebih menjanjikan, optisme yg mengairahkan ditengah perbandingan pengharapan 70 tahun dan 2 tahun. Yeremia menyatakan harapan sejati
- Kontras agenda Tuhan vs agenda manusia
- Antara keinginan Allah dan keinginan Allah.
- Yeremia mengajarkan prinsip percaya kepada Allah yg beri rancangan indah meski 70 tahun

- Bangsa Yahudi ditawan merupakan aib bg mereka setelah dikalahkan dan dihancurkan. Dalam kondisi jiwa tertekan, seperti tdk punya masa depan shg ragu pada kesetiaan dan kebaikan Tuhan.
- Yeremia mengingatkan bhw semua krn ketidaktaatan pada Tuhan. Sesungguhnya Tuhan masih member pertolongan dimana sifat Tuhan sungguh dapat dipercayai, Allah mengontrol sejarah mereka
- Allah Maha Baik dimana menghukum untuk mendisiplin agar bertobat dan kmd menjadi penurut Allah
- Allah memberi pemulihan, kesempatan kedua dgn masa depan yg sejahtera untuk bankit menjadi bgs terhirmat dan menjadi saksi

- Melangkah bersama Tuhan: tidak akan mengalami kesusahan namun pengalaman kesusahan dialami kaum Yehuda. Untuk itu:
• Perlu mengerti rancangan Tuhan
• Perlu berdoa
• Perlu mencari dan bertanya pada Tuhan

- Hukuman Tuhan tidak bisa dihindarkan termasuk bg kaum yehuda dimana menjalami hukuman 70 tahun karena pelanggaran mrk
- Sikap disaat kesulitan: kadang menyalahkan Tuhan, seharusnya harus menyesuaikan dgn hukuman
- Tuhan ingin: umat berseru dan bersama dgn Tuhan
- Aplikasi: tidak bisa menghindar dari kesulitan dan penderitaan. Jangan meminta terhindar sb akan dialami tetapi dalam masa kesusahan dimana berseru kpd Tuhan dan jangan lari kpd dunia dengan perbuatan tercela dan melupakan Tuha. Tuhan akan beri kekuatan dan Tuhan akan mengmpulkan kembali disaat sangkakala berbunyi dimana terjadi pemulihan. Ini spt yg dialami umat Yehuda.

Konteks doa:
- Melakukan sesuai dgn yg dikehendaki Tuhan. Bukan menurut yg kita minta.Krn Tuhan bekerja sesuai dgn agenda Dia sampai pemulihan terjadi.
- Berdoa dgn iman dan bersyukur.rancangan Tuhan penuh harapan
- Konteks Perjamuan Kudus: berdoa dgn hidup menurut yang diimani sperti Tuhan Yesus yg menjalami hidup dmk dalam Yesaya 40 hidup dalam panggilan sbg hamba

- Pengenalan akan Tuhan menentukan sikapa dan percaya bersama Tuhan.
- Respon:
• V 10: melangkah karena janji Tuhan
• V 11: janji Tuhan yg berdasarkan pengetahuan Tuhan
• Meskipun Tuhan memegang janji dan rancangan yg indah namun member kesempatan memilih. Melalui perkataan “dan apabila…”

- Tahu dan mengenal Tuhan merupakan 2 hal berbeda:
• Manusia berusaha memahami dengan rasio
• Mengenal Tuhan meski rasio terbatas namun tahu yang mengenal dgn segala keberadaan Allah
- Yeremia menekankan mengenal Tuhan, maka
• Kata Know: pengetahuan akan segala hal. Tuhan Kekal, maka Dia tahu yg terbaik bg ketetatapn-Nya bg kita. Shg kita dpt memiliki kemantapan bila hidup diserahkan kpd Tuhan
• Tuhan memiliki Damai Sejahtera dimana dikontraskan dgn “kecelakaan”. Dimana memberi hidup, sukacita dan keindahan. maka kita harus melangkah bersama dgn Tuhan yg penuh anugerah.

- Israel berada dlm pembuangan, berarti ada yg salah dalam hidup shg Allah melakukan hukuman.Pemberontakan membawa kesulitan hidup
- Jemaat harus jelas kalau terjadi yg buruk mungkin karena dosa dan kesalahan.
- 3 hal:
• Seluruh hidup dlm perhatian Allah. Segala sesuatu diketahui, dinilai dan dilihat Allah. Bila Allah tdk langsung menghukum bukan berarti bias menghindar. Sebab kalau sedemikian kita memanupulasi hidup dimana mengerjakan spt dunia dan tdk mengerjakan yg Tuhan kehendaki. Israel lupa dan tidak mengerti yg mrk lakukan dan bicarakan menjadi akibat bg mrk.
• Allah punya rancangan damai sejahtera:
*. Kadang manusia harus punya rencana namun dibuat dalam konteks sdh dicemarkan dunia
untuk kepentingan dan kehebatannya.
*. Diatas segala sesuatu rancangan kita seharusnya tahu rancangan besar Allah bagi kita
*. Dalam kerinduan melakukan sesuatu mungkin baik dalam pengertian diri dan mungkin juga
Tuhan. Namun realita kadang yg direncanakan tdk sesuai yg diinginkan.Kalaupun gagal
dan tdk tercapai maka harus tetap percaya rancangan Tuhan indah dan jauh lebih besar
bagi kita. Shg mungkin kekecewaan membangun untuk berhikmat dan menjadi lebih
dewasa. Rancangan Allah tidak merubah rancangan-Nya shg tugas kita memahaminya
supaya ada kebahagiaan.
• Allah berjanji menggenapi rencanan-Nya dalam hidup kita. Shg memanggil berdoa dan bertobat sbg penegasan damai sejahtera akan menjadi bagian hidup. Kita harus bersikap hati-hati untuk itu dalam hidup.

- Panggilan berjalan dalam Firman dan terang Kristus dimana memahamai apa yang Tuhan bicara kepada kita dalam konteks hari ini.
- Penderitaan ada sebab dan ada akibat
• Setelah 70 tahun kemudian generasi siapa yg hidup
• Seperti Tuhan sedang berkhotbah kpd kaum muda yg mengalami akibat dari perbuatan generasi tua.
• Bagaimana, apakah mereka akan pulang sekarang ditengah sudah menikmati budaya bgs lain.
• Panggilan untuk menikmati rancangan Tuhan ditanah atau negeri yerusalem
- Yeremia adalah diantara 3 orang Nabi pada zaman yg sama: Daniel di istana Babilionia, pernah pegang janji Yeremia. Nabi Yehezkiel yang mengalami perendahan.
- Yeremia membagikan pertunjukkan sengsaranya yg memainkan peran penderitaan agar bgs Israel kembali kepada Tuhan. PI kpd keluarga sendiri lebih sulit daripada kpd org lain dmk pula berkhotbah kpd orang yg sudah lama menjadi Kristen.
- Yeremia 15:19-21: konteks dimana Yeremia sangat down dalam penderitaan amat sangat dalam keputusasaan dan spt tidak ingin menyebut nama Tuhan. Setelah dipulihkan dan kmd menjadi penyambung lidah Tuhan menyatakan kesaksian bersama Tuhan. Dimana pernah jauh dari Tuhan namun sekarang telah dipulihkan.
- Mzm 33:11, 40:5, Yes 55:8-12; 46:10-14: keajaiban Tuhan tak terbatas, Tuhan punya rancangan yg tak pernah berubah.
- 8 hal rancangan Tuhan:
• Pemeliharaan setelah pembuangan
• Kemurahan setelah ganjaran
• Pengembalian setelah kesesatan
• Pengertian setelah kesadaran
• Pengharaan setelah pembaharuan
• Penggenapan atau pengabulan setelah permohonan atau seruan
• Pertemuan setelah pencarian (Yes 55)
• Pemulihan atau kebahagiaan setelah kembali kepada Allah atau penyatuan dgn Tuhan.
- Konklusi:
• Kembali dari penwanan
• Keluar dari kegelapan
• Berjalan dalam terang
• Hidup Bersama dengan Tuhan