Jumat, 07 Agustus 2009

JANGAN BERZINAH

JANGAN BERZINAH
(KELUARAN 20:14)

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Garut
Kamis, 6 Agustus 2009


Introduction: Dalam Keluaran pasal 20-31, Musa mencatat ada 3 kategori peraturan Allah bagi bangsa Israel:
1). Hukum Moral (moral laws) à 10 hukum (Kel 20:1-17)
2). Hukum sipil (civil laws)à hukum perdata yang berisikan peraturan yang mengatur kehidupan personal dan social bangsa Israel (Kel 21:1-23:33)
3). Hukum upacara keagamaan (ceremonial laws)à yang membahas tentang tata cara penyembahan dan upacara persembahan korban kepada Allah (Kel 24:12-31:18).
Menurut John Calvin, hukum 2-3 tidak berlaku lagi bagi kita saat ini. Karena itu: hukum no. 2 kaitaanya dengan Israel; no. 3 sudah digenapi Kristus saat mati di kayu salib sebagai korban pengganti dosa. Tetapi hukum moral (no. 1) masih tetap berlaku hingga saat ini. Mengapa hukum moral penting bagi bangsa Israel dan bagi orang Kristen zaman sekarang? Karena: 1) Hukum ini memimpin umat Allah kepada hidup yang kudus. “Kuduslah kamu sebab Aku kudus” (1Ptr 1:15); 2) Karena hukum itu menjadi standar/tolok ukur kehidupan moralitas yang benar.
10 hukum moral ini dapat dikategorikan menjadi dua bagian: 1) Perintah yang berhubungan dengan Allah dan penyembahan kepada-Nya (ay.2-11); 2) Perintah yang berhubungan dengan manusia (Kel 20:12-17). Ke-dua bagian ini diringkas Tuhan Yesus menjadi dua hukum utama dalam Mat 22:37-39. 1) Mengasihi Allah dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap kekuatanmu; 2) Mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri. Namun fokus utama khotbah pagi ini adalah kaitannya dengan prinsip hukum yang ketujuh, “Jangan Berzinah.”
Menurut KBBI “Berzinah” artinya: 1) Melakukan hubungan seksual antara seorang pria dan wanita yang tidak terikat hubungan pernikahan. 2) Hubungan seksual seorang pria yang terikat pernikahan dengan seorang wanita yang bukan istrinya atau seorang wanita yang terikat pernikahan melakukan hubungan seksual dengan seorang pria yang bukan suaminya. Perzinahan adalah suatu ketidaksetiaan pada pasangan hidup. Alkitab mengutuk perzinahan, karena Tuhan menghendaki umat-Nya hidup suci dalam keluarga, terutama hubungan suami dan istri. Karena itu menjauhi perzinahan adalah suatu yang vital. Hukum ke tujuh ini melarang perzinahan yang meliputi semua tindakan percabulan dan dosa seksual (Mat 5:27-32; 1Kor 6:13-20). Mengapa Allah melarang perzinahan?

1. Karena Perzinahan Melanggar Hukum Moral Allah (Kel 20:14; Im 20:10; Ul 22:22 ). Istilah “Jangan” Ibrani “LO”à merupakan larangan mutlak yang bersifat kekal atau terus menerus. Sedangkan “AL”à larangan biasa, temporer, tidak kekal (Ams 25:6). Menurut PL orang yang melakukan perzinahan dapat dijatuhi hukuman mati (Im 20:10; Ul 22:22).
2. Karena Perzinahan Membawa Dampak Permanen dan Serius dari Hukuman Allah (2Sam 11:1-17; 12:14; Yer 23:10-11). Sebagai contoh: Alkitab mencatat dampak dari perzinahan Daud dengan Batsyeba, dimana ia harus menerima konsekuensi dosa dengan kematian anak dari hasil perzinahannya. Kemudian pedang tidak akan menyingkir dari keturunannya serta malapetakan ditimpakan kepada Daud (2Sam 12:10-14). Selain itu, orang yang melakukan perzinahan akan menanggung malu seumur hidupnya (Ams 6:32-33).
3. Karena Tubuh Kita adalah Bait Roh Kudus (1Kor 6:12-20). Sebagai orang percaya, tubuh kita adalah tempat tinggal pribadi Roh Kudus yang merupakan tanda bahwa kita milik Allah. Karena itu, tubuh kita tidak boleh dicemarkan oleh kenajisan dan perzinahan baik melalui pikiran, keinginan, tindakan kita, film porno, buku dan majalah porno.

Keluaran 20: 14 Matius 5:27-28, 19:18
Pendahuluan
Di Indonesia, kasus perceraian meningkat setiap tahun, yakni mencapai 200.000 pasangan suami istri (pasutri) per tahun. Tak heran, perselingkuhan dan perceraian menjadi momok paling menakutkan bagi pasutri. Kasus kawin-cerai di kalangan artis, bahkan sudah lumrah jadi konsumsi publik penonton televisi. Tak dimungkiri, hidup di kota metropolitan seperti Jakarta, tuntutan pekerjaan, karier dan gaya hidup menyebabkan kehadiran orang ketiga sulit dielakkan. Waktu yang dihabiskan bersama pasangan sah pun menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan rekan kerja, bisnis, dan teman. sebuah Penelitian di Klinik Pasutri yang melibatkan 500 pasien pada 2002-2007 mengungkapkan, 58 persen penyebab perselingkuhan adalah faktor komunikasi dan 28 persen faktor seks. Sisanya, 14 persen dipicu faktor lain seperti tidak punya anak, perbedaan penghasilan dan amarah terpendam.

Keluaran 20:14
Hukum ke 7: Jangan berzinah
Alkitab membedakan antara perzinahan dan percabulan. Perzinahan dilakukan di antara orang yang telah menikah. Percabulan dilakukan oleh pria yang telah menikah kepada wanita yang belum menikah.
Berbagai media membombardir kita dengan berbagai berita perceraian, perselingkuhan dan ketidak setiaan lainnya. Bayangkanlah bahwa masyarakat kita akhirnya dibudayakan untuk menerima ketidak setiaan sebagai bagian yang ‘normal’ dalam masyarakat
Perzinahan adalah pelanggaran kepada kekudusan Allah
Seks di luar nikah telah menyebabkan begitu banyak perceraian dan kehancuran rumah tangga. Jika rumah tangga hancur, maka hancur juga sebuah gereja. Jika sebuah gereja hancur, terhambatlah rencana Tuhan bagi orang lain. Itulah tujuan Iblis.
Alkitab memberikan aturan yang sangat tegas tentang perzinahan, Im 20:10; Ams 6:32. Perzinahan adalah perbuatan asusila antara seorang pria dengan seorang wanita yang telah bersuami. Percabulan biasanya dimaksudkan perbuatan amoral yang dilakukan oleh dua orang yang belum berkeluarga. Bagaimana cara Alkitab mengajar kepada kita?

· Ams 7:5 dipersembahkan khusus untuk mengingatkan anak-anak muda kepada bahaya kehancuran diri mereka karena perzinahan dan percabulan.
· 1Kor 6:9-10 – tidak ada pezinah dan orang yang berbuat cabul yang dapat masuk ke kerajaan Allah. Lihat juga Gal 5:19
· Bagaimana kita menjaga diri kita dari dosa jenis ini?

Mengisi pikiran dan hati dengan apa-apa yang memuliakan Tuhan, Fil 4:8
Menghindari jebakan Iblis, Kej 39:10-12
Pengajaran Tuhan kita Yesus Kristus dalam Matius pasal 5. Saya telah mengatakan berulang kali bahwa kita tidak datang untuk mendengarkan khotbah manusia, untuk belajar pemikiran manusia, tetapi untuk mendengarkan firman Tuhan Yesus sendiri. Matius 5:27 – 29.
Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
1. Dosa Timbul dari Hati
Dosa selalu berawal dari hati. Karena itu kita harus mengerti bahwa dosa adalah masalah yang bersangkutan dengan hati karena apakah kita berbuat dosa atau tidak adalah perihal kesempatan. Kita mungkin tidak mempunyai kesempatan untuk melakukan dosa tetapi itu tidak berarti bahwa kita tidak akan melakukan dosa tersebut. Tuhan Yesus berkata bahwa Allah melihat ke dalam hati. Kenyataan bahwa anda tidak melakukan dosa mungkin hanya menunjukkan bahwa anda tidak memiliki kesempatan, kesempatan untuk melakukan dosa itu.
2. Menolak Dosa - atau Kehilangan Berkat
Keberanian kita untuk melawan dan menolak dosa sangat penting untuk di mulai. Kalau mengikuti kedagingan kita, kita lebih senang untuk melakukan dosa, kita gampang menyerah dengan keinginan keberdosaan kita. Sebab itu memuaskan kedagingan kita, tetapi ini tidak memuaskan hati Tuhan. Kita malah akan mendapatkan hukuman dan kehilangan berkat Tuhan akibat keputusan kita yang mudah menyerah dan memuaskan kedagingan.
3. Perang Rohani - Menaklukkan Diri Sendiri
Peperangan rohani harus terus kita kumandangkan setiap waktu, genderang perang melawan dosa harus kita kobarkan setiap saat. Sebab jika kita lemah dan lengah maka iblis mengintip kita akibatnya kita berdosa serta melakukan kejahatan di mata Tuhan. Peperangan rohani harus kita jaga dengan menjalin relasi dengan Bapa, sebab Bapa akan memelihara kita dari kecelakaan dan marah bahaya dosa.

Keluaran 20:14, Matius 5:27-29
Dalam perjalanan keluar dari Mesir bangsa Israel akan melewati bangsa-bangsa yang tidak memiliki hukum-hukum moral dalam kebenaran Tuhan. Sehingga akhirnya bangsa Israel bisa terkontaminasi maka Tuhan memberikan 10 hukum sebagai pedoman hidup. Kali ini pembahasan kita sampai pada hukum ke 7. Di dunia yang makin majemuk dan segalanya serba mudah hukum ini sangat cocok bagi jemaat yang juga bergumual dalam masalah ini.
Perzinahan adalah sebuah kekejian di mata Tuhan. Bahkan Tuhan Yesus menyinggung masalah perjinahan (Mat 5:28-30) bukan hanya berbuat jinah tetapi perjinahan dalam hati itu sudah berdosa. Tuhan memberikan peraturan mutlak dengan kata lo (jangan) adalah suatu larangan yang serius karena Tuhan mnghargai perkawinan.
Perzinahan adakalanya datang tanpa diundang, oleh sebab itu harus waspada dan terus menjaga kekudusan hidup di hadapan Tuhan. Salah satu contoh adalah Daud jatuh dalam dosa bukan pada waktu perang, karena dalam kesibukkan perang tak pernah terpikirkan untuk berjinah, tetapi justru pada waktu aman dan santai dia jatuh dalam dosa. Yang bisa dipelajari, jika kita dalam keadaan santai dan tidak fokus pada firman Allah maka kita bisa jatuh dalam dosa.
Perzinahan selalu mengakibatkan dampak negatif. Daud melakukan dosa perjinahan maka Tuhan memberikan hukuman akibat dosanya meskipun dia sudah mengaku, bertobat dan dipulihkan tetapi ada akibat yang harus dia tanggung yaitu kehilangan anak dari hasil perzinahannya dan pedang tidak akan menyingkir dari keturunannya. Untuk jaman ini dampak negative yang ditimbulkan dari perjinahan adalah kehancuran keluarga, rasa malu dan perasaan bersalah seumur hidup.

Pemmbabahasan FirmanTuhan
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Kamis, 6 Agustus 2009


Keluaran 20 :14, Matius 5 : 27 – 30
Dalam pernyataan Tuhan Yesus, berzinah dikaitkan dengan mata. Mata merupakan jendela hati (terutama laki2). Dalam konteks sekarang, dosa menyusup melalui media, film, situs2 porno. Sebenarnya seks diciptakan oleh Tuhan, tapi telah disalahgunakan. Berzinah menurut Hukum Agama Yahudi adalah melakukan hubungan seks dengan yang bukan istri, yang mengacu pada perbuatan, namun pada perkembangannya berzinah itu bukan sebatas pada perbuatan saja. Pada NIV : “anyone who looks at a woman lustfully“ bukan sekedar melihat (see), tapi memandang, mengamati, menginginkan, artinya setiap orang yang memandang wanita dan timbul nafsu birahi itu sudah berarti berzinah, seperti Yesus katakan orang itu sudah berzinah dalam hatinya.
Larangan berzinah menurut Hukum Musa yang dipahami berzinah hanya dalam perbuatan, tapi Yesus menekankan lebih dalam lagi yaitu berzinah dalam hati (hati merupakan pusat emosi,pikiran,kehendak). Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan …………Amsal.

Menurut Hukum Yahudi berzinah itu melakukan hubungan seks dengan istri/tunangan,atau melakukan hubungan di luar pernikahan atau salah satunya sudah menikah. Bagi yang belum menikah, melakukan hubungan seks adalah percabulan, yang sama2 dikecam.Perzinahan (Kel 20:14, 5:18) dipandang sangat serius, yang melanggar dihukum mati (Im 20 :10). Tuhan Yesus memandang perzinahan bukan hanya di luar nikah, tapi juga pikiran dan hati. Jadi setiap orang yang sudah menikah yang tertarik, atau bangkit birahinya, sudah berzinah dalam hatinya. Bagi yang sudah menikah tidak boleh tertarik pada orang lain,hati harus
1. Ada baiknya laki2 dan wanita menikah (IKor 7:1,2)
2. Suami istri memenuhi kewajiban, jangan saling menjauhi,kecuali dengan persetujuan bersama (IKor 7:3-5)
3. Menghormati perkawinan dan menjaga kekudusan (Ibr 13 :4, ITes 4:1-7)
4. Tidak bercerai dan tidak menikah lagi (Mat 5:31-32)

Supaya tidak jatuh dalam dosa seks, harus diberi pendidikan dari Keluarga (sebagai dasar) kepada anak2 konsep menjaga kekudusan hidup.Setelah berzina ada bekasnya, ada efek yang kadang harus ditanggung seumur hidup.
Gereja seharusnya juga berperan dalam memberikan pendidikan seks dan pengertian yang benar tentang kekudusan hidup.

10 Hukum merupakan isi hati Tuhan untuk menjaga ketertiban. Kekudusan. Tuhan ingin menunjukkan kekudusan dalam keluarga (menghormati orang tua, jangan berzinah) Hukum ke 7: hukum menghormati pribadi sebagai pria dan sebagai wanita. Mengapa? Dosa ini akan mengganggu iman, sehingga mendapat hukuman yang sangat berat,Tuhan sangat tegas menghukum perzinahan ini.Tuhan mau kelangsungan pengajaran yang murni, dan keteladan hidup kepada generasi berikutnya.

Persoalan perzinahan dari zaman ke zaman tidak makin surut, tapi makin marak dan makin menghancurkan keluarga2, termasuk keluarga Kristen. Bagaimana seseorang tidak jatuh dalam dosa perzinahan:
1. Harus punya hubungan yang baik dengan Tuhan, sehingga Roh memberi kekuatan dalam menghadapi pencobaan.
2. Harus terus meningkatkan hubungan yang intim suami-istri dengan kasih yang full. Karena kasih menjadi kunci pernikahan yang kokoh.

Kalau kita melihat Tuhan memerintahkan Musa menuliskan Hukum ini diparalelkan dengan Hukum Jangan membunuh, mencuri. Tapi sayangnya kita tidak menyeimbangkannya, orang yang mencuri, berdusta, sepertinya lebih ringan dari dosa berzinah. Yesus waktu bicara di Mat 5 27-29, sebetulnya Yesus menyetarakan hukumannya. Kalau matamu yang menyebabkan berzinah Mat 5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
Mat 5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.

Dalam hukum masyarakat secara umum dosa berzinah lebih dianggap aib dari dosa mencuri- berdusta. Padahal iblis di sebut bapa segala dusta Yoh 8 : Joh 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
Kalau seorang pejabat gereja berzinah maka dia tidak akan mendapat pengampunan. Tetapi kalau dia berdusta orang menggap itu dosa kecil.

Maksud saya perlu ada keseimbangan
2.Dosa berzinah adalah dosa melawan Tuhan Kej 39:9 , dosa berzinah itu dipahami Yusuf sebagai melawan Tuhan. Dalam kitab Yeremiah memakai kata berzinah di kaitkan dengan penyembahan berhala Yeremiah 3:1-3

Demkian juga yang di catat dalam Ibr 13:4
1. Survei membuktikan 98 % laki2 yang normal melihat perempuan cantik pasti punya keingina sex . Jadi memang hanya Tuhan yang memberi kemenangan.Tak ada seorangpun yang imun terhadap godaan.
2. Menurut firman Tuhan dalam 2Sa 12:8 Telah Kuberikan isi rumah tuanmu kepadamu, dan isteri-isteri tuanmu ke dalam pangkuanmu. Aku telah memberikan kepadamu kaum Israel dan Yehuda; dan seandainya itu belum cukup, tentu Kutambah lagi ini dan itu kepadamu. Waktu Daud ditegur oleh Tuhan melalui Nabi Nathan. Karena Daud tidak puas dengan apa yang di berikan Tuhan maka hanya kuasa Tuhan yang memuaskan manusia, intinya adalah tidak memiliki kepuasan. Mzm 73:23-25.

1. Hukum Jangan Berzinah meliputi semua tindakan percabulan dan dosa seksual, demikian keji di hadapan Allah, karena melanggar hukum moral Allah.
2. Perzinaan membawa dampak yang permanen dan serius (2Sam 11:1-17, IKor 6 :16-18)
3. Perzinaan merupakan dosa yang sangat keji apabila dilakukan oleh pemimpin umat Tuhan, seperti syarat moral penilik jemaat ITim 3.

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Jum’at, 7 Agustus 2009


Keluarnya bangsa Israel dari tanah mesir adalah kehidupan baru. Hokum ini diberikan juga untuk mengatur kehidupan rumah tangga. Kata berzinah tidak hanya mengenai seksual tetapi juga digunakan untuk penyembahan kepada ilah lain. Apa yang menyebabkan perzinahan;
a. Orang yang hatinya kotor.
b. Pergaulan yang salah dan menyesatkan.

Bagaimana kita bisa hidup kudus dihadapan Tuhan.
1. Harus/mempunyai hati yang takut akan TUhan.
2. Hidup sesuai dengan firman TUhan.
3. Bisa menguasai diri.

Segala masalah/dosa ada tiga yang menjadi pencetus.
1. Perangsang.
2. Peluang.
3. Keinginan.
Jika ada hal itu manusia bisa jatuh,
Melihat wanita dan menginginkan, bedanya apa? Pemuda dan gadis ada love yang mengantarkan pada pernikahan. Tapi bila kita memandang tidak ada love dan terangsang maka hal itu tergolong ke dalam perzinahan.

Survei 2003 yang dilakukan di Suara Merdeka oleh dr. Boyke 18-20% pernah melakukan sex, tahun 2004 di Bandung 38.288 berhubungan sex diluar nikah. Kenapa?
1. Menyalurkan dorongan sex .
2. Ungkapan cinta.
3. Dipaksa pacar.
4. Ikut jaman.
Perzinahan membawa dampak yang serius dan permanen, kisah Daud, ada standart Allah yang tinggi dalam Matius 5.

Ada 2 istilah yang berbeda, ada hubungan yang merusak keluarga antara suami dan istri ada orang ketiga. Percabulan, homosex, lesbian kumpul kebo,masturbasi, cari pelacur. Cerai nikah lagi sebelum istri yang kesatu meniggal itu perzinahan dan hubungan yang tidak sewajarnya.

Konteks remaja, jangan berzinah itu adalah pelanggaran atas ketidak setiaan. Perzinahan dalam konteks remaja, contoh kartun jepang yang dalam bentuk komik Manga, yang fulgar. Kumpul kebo hidup bersama tanpa ada ikatan pernihakan. Mengapa itu menjadi suatu larangan? I kor 6:16-19. Perzinahan rohani, orang Kristen yang sudah percaya tetapi masih menyembah berhala.

Contoh Yusuf dan Daud, Yusuf digoda pada masa muda tetapi tahan, Daud digoda dan berakibat negaranya hancur dan keluarganya hancur. Godaaan sexual berakibat demikian. Amsal 5:18, Allah enciptakan sex untuk dinikmati, tetapi bagaimana manusia mempergunakannya, jngan untuk dilampiaskan sehg menyebabkan manusia jatuh dalam dosa. Tuhan Allah sendiri memberikan suatu larangan kepada kita yang serius.

Ada satu cuplikan Kleoprata; “bagiku sex itu adalah politik dan politik adalah sex”. Orang orang dari golongan rasionalis. Perzinahan adalah sesuaut ayng sangat dekat dengan kita, karena itu. Ketika cintaitu sudah tidak ada hubungan dalam pasutri maka pasangan itu akan mencari cinta yang lain. Teori cinta, segitiga cinta. Cinta itu akan langgeng bisa dibangun dalam 3 hal.
1. Cinta agape sebgai dasar.
2. Cinta filia sbg intimasi
3. Eros sebagai gairah.

Hukum itu bisa dibagi dalam dua bagian 1-4, mengatur tanggung jawab manusia dnegan Tuhan, 5-10 tanggung jawab manusia dengan sesame. Hubungan yang dekat adalah antara suami dan istri, dan bila hubungan itu sudah retak maka yang lain akan celaka. Hubungan itu harus dijaga supaya relasi suami istri bisa harmonis.
1. Melindungi pernikahan, sex itu baik, sex itu penuh kekuatan, sex itu butuh dikontrol.
2. Membandingkan matius 5:27 mengaitkan hal ini dengan keinginan yang bermuara dari hati yang menajiskan, mata adalah jendela dari hati yang bisa merusak semuanya.

Pada awalnya perzinahan itu adalh perzinahan vertical kepada Tuhan,karena pada waktu it belum ada pil dan wil. Setelah mreka beranak cucu perzinahan itu menjadi horizontal dengan sesama dimulai dari hati dan pikiran, dilanjutkan dnegan adanya kesempatan dan berbuahkan dengan kejahatan

Hubungan sex diluar pasangan yang sah adalah perzinahan, firman yang sangat keras dan tidak ada kompromi. Apa iti kumpul kebo, untuk memperhalus bahwa orangitu adalah berzinah.
Manusia tidak melakukan zinah vertical, maka tidak akan melakukan zinah horizontal. Perkembangan dalam dunia remaja, ketika mereka mengunjungi situs porno; “saya hanya melihat dan tidak menginginkannya, spt saya melihat mobil dan tidak menginginkannya”.

Ucapan Tuhan, sesuatu yang diluar pernikahan adultery=ada masalah atau kejadian, infidelity, atau ketidaksetiaan atau tidak mematuhi sesuatu. Jangan berzinah,memandang yang menimbulkan keinginan untuk melakukan sesuatu yang jahat. Love, sex dan pernikahan. New morally adalah hasil dari existansialisme, positifisme,relatifsme dan liberalism, penakannya adalah pada kalimat love and doand place yang humanis dan antroposentris yanssebenarnya hanya cuplikan dari kalimat yang lengkap love, and do and place and God (teocentris) halmana terdapat 2 versi, demi kasih, sebagai alsan atau demi Allah sebagai landasan.
Dua ketidak mampuan manusia zamans ekarang adalah:
1. powerless to be, maka timbullah sadisme.
2. Powerless to relate menghasilkan penekanan sexualitas.
Zaman vinctorian (Victoria secret) yang sexless love, dan zaman sekarang dengan penekanan loveless sex, maka timbul istilah make love. Konsep tabu dan bebas mengarahkan dunia dalam pola yang berbeda.

New morality berbicara suatu hal humanis yang moralitas, demi cinta melakukan apa saja, ada anak yang ibunya lagi sakit dan ingin makan kaldu ayam, mendangar ayam tetangga yang lagi berkokok, kemudian mencuri ayam tetangganya. Amsal, penekanan perzinahan pada pria, tetapi sekarang kepada para wanita. Suaut pikiran yang timbul dari dalam hati adalah sudah melakukan tindakan. Maka menonton film dll adalah berkaitan dengan pelalmpiasan dalam hawa nafsu. Powerless to be, powerless, gambaran anak remaja ynag mengikat sex sebelum pernikahan adalah berdosa. Dalam zaman akhir spt zaman Nuh.