Jumat, 28 Agustus 2009

JALAN BESERTA TUHAN

JALAN BESERTA TUHAN
Kej. 5:21-27; Ibr. 11:5-6; Yud. 14-16

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Garut
Kamis, 27 Agustus 2009


1 Syarat berjalan dengan Allah yaitu percaya bahwa Allah ada dan kemudian mempercayakan diri kepada-Nya. Dua kali dikatakan Henokh hidup bergaul dengan Allah. Bergaul ada tiga arti : 1) walk constantly with God 2) pleased God 3) well-pleasing

2 Tindakan kongkrit berjalan dengan Allah yaitu memberitakan Allah yang dipercaya itu. Dalam surat Yudas ayat 14-15. Hidup bersama dengan Allah ditengah orang-orang yang tidak seiman, tidak mudah tetapi Henokh tetap terus memberitakan Allah.

3 Pengalaman manis berjalan dengan Allah. 300 tahun hidup bersama Allah dan pada akhirnya ia diangkat Allah. Sebuah kemurahan Allah yang luar biasa diterima Henokh dari Allah dalam hidupnya.

Henokh unggul dalam kesalehan. Hidupnya menjadi teladan dan berkat tidak hanya bagi orang-orang sezamannya, tetapi juga bagi kita saat ini yang juga hidup ditengah-tengah komunitas yang jahat, berdosa dan bengkok ini. Kuncinya adalah karena ia hidup bergaul atau berjalan dengan Allah. Sebagai hasilnya: ia diangkat Tuhan masuk ke sorga tanpa mengalami kematian (Kej. 5:24; Ibr. 11:5; Ayb. 19:25-26; 2Raj. 2:10-11). Bagaimana caranya jalan beserta Tuhan?

1 Memiliki hubungan pribadi yang akrab dengan Tuhan (Kej. 5:21-27).
Henokh hidup bergaul/bersekutu/akrab dengan Tuhan. Istilah “bergaul”àhâlak / to walk, follow, forth, forward, get, go, be at the point, quite, run (along), walkà Henokh walk with God. Ini menekankan bagaimana ia memiliki hubungan personal yang intim dengan Tuhan (personal relationship with God). Maz. 1:2-3; Yos. 1:7-10à Hidup merenungkan Firman Tuhan, dan melakukannya, maka kita dijamin akan berhasil dan beruntung. Mat. 11:28-29à Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan member kelegaan kepadamu dan jiwamu mendapat ketenangan.
Contoh Ayub, hidup saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan (Ayb.1:1).

2 Hidup dalam iman kepada Tuhan (Ibr. 11:5-6).
Istilah “iman” πίστις / pistisà moral conviction, assurance, belief, believe, faith, fidelity. Penekanan dalam “iman” terdapat unsur kesetiaan kepada Allah dan firman-Nya. Henokh hidup bergaul dengan Tuhan, ia mempercayai Allah, firman-Nya dan janji-janji-Nya. Ia hidup sesuai dengan petunjuk/firman Tuhan. Ia hidup takut akan Tuhan, dengan menjauhkan kejahatan dan melakukan segala kebaikan. Intinya: Ia memiliki hubungan yang harmonis dan intim dengan Allah.
Ibrani 11:6à ”Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” Rm. 10:17à ”Iman timbul dari mendengarkan firman Kristus.”

3 Hidup dalam kekudusan (Yud. 14-16)
Istilah “kudus” αγιος / hagiosà sacred, physically pure, morally blameless or religious, ceremonially consecrated). Jalan beserta Tuhan menuntut kita hidup dalam kesalehan dan kekudusan (1Yoh. 1:5-7); hidup mengikuti cara-cara Allah (Am. 3:3); dan hidup menentang segala dosa dan kenazisan (Yud 14-15). Yudas berkata bahwa Allah akan datang untuk menghakimi orang fasik karena: 1) segala perbuatan mereka yang jahat, menuruti hawa nafsu dan berdosa di depan Tuhan. 2) karena semua perkataan nista yang sia-sia yang mereka ucapkan terhadap Tuhan. Ia mengecam dosa dan gaya hidup yang tidak benar dari orang-orang sezamannya. Ia mengecam ketidaksalehan dan perilaku amoral dengan mengingatkan orang akan datangnya hukuman Allah atas perbuatan mereka.
1 Petrus 1:14-16à Hidup sebagai anak yang taat, jangan mengikuti hawa nafsu, tetapi hidup kudus sebab Tuhan itu kudus. Ibr. 12:14à Kejarlah kekudusan sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. Yes. 59:1-2à Yang menjadi pemisah hubungan kita dengan Allah ialah segala dosa dan kejahatan kita. Pengkhotbah 12:1, 13-14à Hidup takut akan Tuhan dan berpegang pada perintah-Nya, karena Ia akan membawa setiap perbuatan kita ke pengadilan.

Berjalan bersama Allah bagaimana caranya, dan apa yang harus dilakukan ketika berjalan bersama dengan Allah?
Henokh dicatat oleh alkitab sebagai orang yang berjalan bersama Allah, bahkan ia terangkat langsung ke surga tidak mengalami kematian secara fisik. Apa yang dilakukan Henokh sehingga ia bisa berjalan dengan iman
I. Ia melangkah dengan Iman. (Ibrani 11:5-6)
Perjalanan anak-anak Tuhan di dalam kehidupan ini harus di dasarkan dengan iman. Percaya kepada Allah yang sanggup melakukan segala perkara. Di dalam mengarungi perjalanan hidup yang dipenuhi dengan berbagai macam persoalan hidup kita membutuhkan iman yang akan menuntun kita pada jalan yang indah. Sebab dengan iman kita bisa melangkah dengan pasti, karena Allah yang akan menjadi panutan hidup kita.

II. Berjalan dengan Bersandar kepada Allah.
Kecenderungan kita mengatur diri kita sendiri sangat kuat sekali sehingga kita melupakan Tuhan untuk bersandar dan berharap pada Tuhan. Henokh bergaul dengan Allah selama 300 tahun, dan hidup nya selama 365 tahun, ini bukan waktu yang singkat tetapi ada kekonsistenan dan ketaatan yang panjang. Tidak mudah untuk mempertahankan kesetiaan dan konsisten seperti ini kita perlu bersandar total kepada Allah. Dengan bersandar total kepada Allah membuat kiat terus membutuhkan Allah dalam hidup kita.

III. Ada kemenangan besar yang akan terjadi.
Henokh adalah keturunan ke 7 dari Adam, setelah Adam jatuh dalam dosa dan keturunannya Henokh tampil sebagai orang yang menyenangkan Tuhan. Ia sebagai orang yang saleh dan memiliki kekudusan. Tuhan bersama dengan beribu-ribu orang-orang kudus (yudas 14-16) akan menghakimi semua orang serta menghukum orang-orang fasik. Orang-orang yang melakukan perbuatan fasik, kata-kata nista, menggerutu dll. Ini kemenangan yang Allah berikan bagi orang yang berjalan bersama dengan Tuhan.

Di antara nenek moyangnya umur Henokh relatif paling muda bahkan mungkin dia tidak ada contoh teladan yang baik dari nenek moyangnya tapi dia muncul bagai fajar pagi yang indah merekah maki n lama makin cerah dan tak pernah pudar di akhir hidupnya. Mengapa itu bisa terjadi? Pasti ada rahasia yang bisa kita pelajari
Nilai hidup seseorang tidak ditentukan berapa lama dia hidup tetapi bagaimana dia hidup
Hidup bergaul dengan Allah tidak pernah rugi karena selalu ada reward
Semua itu bisa terjadi bukan dalam waktu semalam atau seminggu tetapi harus diperjuangkan seumur hidup.

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Jakarta
Kamis, 27 Agustus 2009


Di dalam Kejadian 5:21-24 dikatakan "Henokh hidup bergaul dengan Allah". Kata "hidup bergaul" dalam bahasa Ibrani memakai kata halak dalam bentuk hitpael Imperfect, arti harfiahnya adalah walk constantly with God atau berjalan terus menerus dengan Allah. Versi Septuaginta, ungkapan ini diterjemahkan sebagai "pleased God" atau menyenangkan Allah/ berkenan kepada Allah. Kata Yunani yang sama euaresteo yang artinya well-pleasing juga dipakai dalam Ibrani 11:5-6. Bergaul dengan Allah (5:22-24) menyatakan pergaulan dengan Allah begitu baik. Berdasarkan pemunculan kata “berjalan dengan Allah” (6:9) dan beberapa bagian Alkitab yang lain “berjalan bersama Allah” berarti memiliki cara hidup yang kudus dan berbeda dengan orang-orang lain. Cara hidup yang sama juga dituntut Allah dari para patriakh, misalnya Abraham (17:1 “hiduplah” = “berjalanlah”; 24:40 “aku hidup” = “aku berjalan”), Ishak dan Yakub (48:15 “hidup” = “berjalan”). Para imam juga dituntut untuk berjalan dengan Allah (Mikha 6:8; Mal 2:6). Berjalan bersama Tuhan adalah tuntutan bagi kita sebagai orang percaya, yang menjadi pertanyaan bagaimana kita dapat berjalan bersama Allah

1. Berjalan bersama Tuhan yaitu berjalan dengan iman. Seseorang tidak dapat berjalan bersama Allah terus menerus, kecuali berjalan dengan iman. Henokh berjalan bersama Allah sejak masa mudanya sampai ia mendapat anak yaitu Metusalah (5:21). Kemudian selama 300 tahun berjalan bersama Allah, dan ia terus-menerus percaya kepada Allah (5:22). Henokh tetap berjalan dengan Allah sampai akhir hidupnya dibumi (5:24).

2. Berjalan bersama Allah yaitu menurut kehendak Tuhan atau perintah Tuhan. Dua orang murid Tuhan Yesus pergi ke Emaus bertentangan dengan perintah Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mencari dan berjalan bersama mereka, itu bukan berarti Tuhan berkenan kepada mereka, tetapi Tuhan mau mengingatkan FirmanNya agar mereka mentaatinya (Luk 24:13-35). Berbeda dengan Henokh yang berjalan bersama Tuhan dengan mentaati Firman Tuhan, meskipun hidup di antara orang-orang fasik, yaitu mereka yang mengucapkan kata-kata nista terhadap Tuhan. Hal ini jelas merupakan suatu pergumulan hidup yang berat baginya. Henokh bernubuat dengan menunjukkan kefasikan mereka dan menyatakan penghukuman Allah yang akan segera menimpa mereka jika mereka tidak mentaati Firman Tuhan dan bertobat (Yudas 14-15).

3. Berjalan bersama Allah yaitu menjadi saksi bagi Tuhan. Henokh kembali kepada Allah, bukan dengan cara yang biasa tetapi Allah mengangkatnya ke surga tanpa mengalami kematian (Kejadian 5:24). Mengapa Allah harus menunggu 365 tahun lamanya sebelum Dia mengangkat Henokh untuk kembali kepadaNya ? Karena Tuhan mau agar Henokh menjadi saksi, hidup dalam iman yang berkenan kepada Allah dan menikmati berkat Tuhan (Ibrani 11: 5-6).

Berjalan dengan Allah berarti Tuhan tetap setia memimpin sampai akhir sekalipun ada perlakukan manusia yang tidak senang. Tuhan menyediakan pelayanan yang lebih besar dari yang sebelumnya. Contoh: Pengalaman papa dari bu Ester ketika “dibuang” dari Aceh oleh “orang-orang tertentu”, yang dulunya merasa sedih dan berat tetapi Tuhan tetap pimpin dalam pelayanan ditempat berbeda di Medan.

Paragraf ini berbicara soal silsilah yang cukup rinci. Beda dengan jaman ini yang hanya mencatat paling banyak 2 generasi. Kedua, kalau bicara silsilah banyak orang yang merasa bosan. Dalam bagian ini Henokh cukup menarik di mana Henokh “walk with God”. Kata “berjalan” itu artinya harus ada kesepakatan. Henokh berjalan dengan Allah berarti ada kesepakatan, dan hatinya melekat dengan Allah. Berjalan dengan Allah juga menjadi gaya hidup Henokh, juga menjadi reflector keindahan Allah di mana kemuliaan Allah dipancarkan melalui hidupnya. Berjalan dengan Allah bagi Henokh juga berarti berani tampil beda.

Hidup henokh sebagai teladan. Ia berani menentang ketidaksalehan dan mengecam hidup orang pada zamannya. Seharusnya, kita juga berani hidup seperti Henokh di zaman ini.

Manusia umumnya berjuang untuk umur panjang dan mati dengan “enak” (tidak sakit-sakitan, tertabrak, dsb). Akhirnya, manusia melupakan kualitas hidupnya. Beda dengan Henokh, umurnya pendek (pada zamannya), dan tidak mengalami kematian seperti manusia pada umumnya. Ini menjadi kontradiksi dalam hidup. Kualitas dan makna hidup itu jauh lebih penting. Ada 3 hal tentang berjalan dngan Allah;
1. Berbicara sebuah keputusan.
2. Butuh komitmen supaya bisa konsisten. Henokh hidup dengan Allah secara konsisiten, 365 th.
3. Menhasilkan anugerah Allah yang cukup, karena kita tidak tahu hidup kita di masa depan seperti apa? Kadang ada orang-orang yang mengatur dan mempermainkan hidup kita. Kalau kita sungguh-sungguh berjalan dengan Allah maka anuegerah Allah akan cukup bagi kita.

Berjalan dengan Allah adalah sebuah keputusan. Yesus sudah mati dan menenbus dosa-dosa kita, maka kita harus mantap mengutamakan Tuhan dalam hidup ini. Saat ini kita hidup masih nyaman, tetapi bagaimana ketika kehidupan iman kita ditentang? Misalnya, di Tiongkok, dsb. Di mana-mana ada penyiksaan bagi orang-orang percaya. Di mana orang yang tetap mengakui Tuhan akan disiksa dan bahkan dibunuh. Di jaman anugerah ini kita masih hidup dengan nyaman dan berkelimpahan. Itu sebabnya, saat ini juga kita harus lebih mengenal Tuhan dan melayani-Nya dengan sungguh-sungguh, supaya bila kesulitan itu datang, kita sudah siap menanggungnya.

Hidup mansuia tidak tergantung panjang atau pendek umur seseorang tapi bagiaman kualias hidupnya apakah dia dekat dgn Tuhan atau bergaul karib dengan Tuhan.
Orang baik biasanya cepat mati. Henokh pun mengalami demikian. Tetapi ada hal lain dalam diri Henokh. Berjalan denga Allah ada perlakukan istimewa dari Tuhan, yakni Elia dan Henokh.

Penjelasan tentang bagian ini sangat sedikit, tentang apa yang di maksud berjalan bersama Tuhan atau bergaul dengan Tuhan. Tetapi dalam beberpa bagian dalam Alkitab menolong kita mengerti .
Kata berjalan dari bahsa Ibrani 980 %l;h' halak {haw-lak'}
Meaning: 1) to go, walk, come 1a) (Qal) 1a1) to go, walk, come, depart, proceed, move, go away 1a2) to die, live, manner of life (fig.) 1b) (Piel) 1b1) to walk 1b2) to walk (fig.) 1c) (Hithpael) 1c1) to traverse 1c2) to walk about 1d) (Niphal) to lead, bring, lead away, carry, cause to walk
Ada dua orang dalam Alkitab memiliki catatan khusus yaitu mereka tidak mengalami kematian jasmania tetapi hidup bergaul dengan Tuhan yaitu Henok dan Nabi Elia

Kitab Ibarani menjelaskan bahwa kehidupan Henok berjalan atau bergaul dengan Tuhan di jelaskan sebagai:
1. Berjalan bersama Tuhan dikaitkan dengan iman (Ibr. 11:5) believe and trust
2. Kehidupan seseornag yang di jelaskan oleh Maz 15 sebagai orang yang boleh naik ke gunung Tuhan yaitu kehidupan dengan bertingkalaku tidak bercela dan hidup dalam kebenaran dan keadilan, tidak menyebarkan fitnah, berpegang pada sumpahnya walaupun rugi (Maz. 15:1-5)
3. Berjalan bersama Tuhan itu karena ada perjanjian dan kesepatakan (Amos 3:2-3) Relasi Pencipta dgn cipta relasi Tuhan dengan umatnya. Suatu perjanjian dilakukan

Bagian ini berbicara tentang rencana keselamatan Allah yang berkesinambungan. Dimulai sat Set memulai memanggil nama Allah, dari sana mulai keturunan orang beriman. Allah secara konsisiten Allah memanggil manusia untuk meresponi anugerah keselamatan. Dari keturunan Set sampai Nuh terdapat lebih 10 generasi, tetapi hanya ada beberapa yang meresponi panggilan Allah, yakni Henokh dan Nuh. Data berikut ini orang-orang pada zaman itu yang memiliki usia panjang:
1. Set 912 tahun
2. Enos 905
3. Kenan 910
4. Mahalalel 895
5. Yared 962
6. Metusalah 969
7. Henokh 365

Dari semuanya hanya Henokh yang paling muda usianya, tetapi dia juga yang disebut orang yang:
1. Bergaul dengan Allah. Apa yang Allah suka, dia suka, dan membenci apa yang Allah benci. Selama itu Henokh sangat sadar aka nisi hati Allah. Dari Henokh lahirlah Metusalah.
2. Menjadi pemberita Allah. Khotbahnya tentang dosa manusia dan hukuman Allah.
3. Menjaga dirinya dari dosa orang-orang pada zaman itu. Zaman itu orang-orang itu hidup memnggerutu dan bersungut-sungut akan nasibnya, melampiaskan nafsu seks, munafik, mencari keuntungan sendiri, dsb. Henokh itu hidup seperti itu.

Ada kesulitan di dalam menggali bagian ini karena kita tidak mendapatkan data yang jelas tentang kehidupan Henokh. Terlalu sedikitnya data tentang kehidupan Henokh membuat kita harus membuka bagian-bagian lain dalam Alkitab supa kita bisa menjelaskan tema ini. Berjalan dengan Allah memiliki makna adanya harga yang harus dibayar. Akhir hidup Henokh yang tidak mengalami kematian tidak menjadi penentu orang yang berjalan dengan Allah selalu mengalami kematian seperti Henokh. Ada banyak murid-murid Yesus dan para rasul meski hidup berjalan dengan Allah, melayani bagi Allah, bahkan mau mati bagi Allah, ternyata mengalami kematian jauh berbeda dengan Henokh. Namun demikian, anugerah Tuhan cukup bagi kita yang komit, setia, dan mau bayar harga bagi Tuhan.

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Bandung
Jum’at, 28 Agustus 2009


Kehidupan manusia dalam dunia ini tidak akan lama, setelah manusia jatuh ke dalam dosa, umur manusia menjadi terbatas dan semakin pendek. Namun perjalanan kehidupan manusia itu menjadi indah bila ia berjalan bersama dengan Tuhan.
Perjalanan kehidupan Henokh merupakan perjalanan hidup yg indah, sehingga Henokh menjadi salah satu tokoh dalam Alkitab yang menjadi salah satu figur yang patut ditiru oleh orang percaya.
Secara (genealogy) Henokh adalah keturunan ke 7 dari Adam (Adam- Set- Enos-Kenan-Mahalaleel-Yared-Henokh). Henokh juga adalah turunan ke 7 yg dihargai dan diperkenan Tuhan (lih Ibrani 11:5). Nama Henokh mempunyai arti dedicate yaitu = mempersembahkan/ membaktikan diri. Bila kita mbandingkan nama Henokh dengan kehidupannya memang sangat serasi karena namanya telah nyata dalam kehidupannya bahwa ia membaktikan diri pada Allah. Hal ini dapat dilihat dari kehidupan Henokh bergaul dengan Allah selama 300 tahun. (ay. 22; 24). Bdk. Mz 25:14.
Ketika Henokh berjalan bersama dengan Tuhan, berarti :
- Ia beriman kepada Tuhan (Ibr 11:5) :
· Ia mengandalkan Tuhan. (Ibr 11:5)
· Ia mengabdikan diri pada Tuhan.
· Ia membaktikan diri pada Tuhan.
· Ia menyerahkan dirinya pada Tuhan.
- Ia mempercayakan hidupnya pada Tuhan. (Ibr 11:6)

Sehingga ia sungguh dapat menikmati :
- Hubungannya dengan Tuhan (Kej 5:24)
,”Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi sebab ia telah diangkat oleh Allah,”
- Hikmat dari Tuhan. (Yud 14-15, bdk Ams 15:33)
,”Takut akan Tuhan adalah didikan yg mendatangkan hikamt,”
- Perlindungan dari Tuhan (Ams 14:26)
,”dalam takut akan Tuhan ada ketentraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anakNya.”
- Pengertian akan kehendak Tuhan. (Ams 1:7)
,”takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan,”

Tiga poin: (1) rekonsiliasi. Nenek moyangnya berdosa, ttp ia rekonsiliasi dengan Allah. (2) penaklukan kehendak diri. Ia menaklukan diri kepada Allah (3). Percaya tanpa ragu.

Ada dua Henokh: 4:17. Ia tidak jauh beda dng Kain, bapaknya. Henokh ps.5 berbeda. Dalam Yudas, orang yang digambarkan hidup jauh dari Tuhan.
Ev. Novi
Lamanya hidup Henokh 365 tahun, tidak diketahui apa yang dikerjakannya. Ia hanya digambarkan hidup bergaul dng Allah dan berkenan kepada Allah. Pengenalan Henokh akan Allah bahwa Allah ada dan akan menghakimi semua orang. Apa yang diinginkan Allah? Orang yang mendapatkan Allah adalah orang yang sungguh mencari Dia. Sebenarnya, pada zaman Henokh sudah muncul penyembahan berhala, ttp ia memilih Allah.

(1) ia berbeda dengan orang zaman itu (bdk Kej 4:17, juga bdk dng Lamekh).
(2) arti bergaul dng Allah (a) ia sehati dengan Allah (Amos 3:3) (b) Ibr 11:5 ia senantiasa memperkenan Allah (c) Mzm 16:8,9: ia selalu bersama Allah, tidak menyimpang ke kanan kiri (d) Rm 8:5-8: ikut pimpinan Tuhan.
(3) Kapan ia bergaul dengan Allah? Tiga ratus tahun ia bergaul dng Allah. Itu masa yang panjang (4) imannya kuat (5) ia melewati hari-hari yang diperkenan Allah (6) ia meninggalkan kesaksian yang baik untuk mendorong kita seperti dia.

Berjalan serta Allah itu kontinu, yaitu memelihara apa yang sudah dimulai dng Allah. Ada isu konteks hidup manusia: (1) manusia pandai memulai ttp tidak konsisten dan akhirnya tragis. (2) kontinuitas hidup Henokh sbg perbandingan. Singkatnya hidup sering tidak memberi makna, berbeda dng Henokh. Singkat dan bermakna. Dua aplikasi: (1) menjaga hidup sebagai orang yang beriman di tengah tantangan dunia. Untuk itu dibutuhkan pengenalan yang jelas tentang Allah. (2) mengembangkan sikap hidup bergaul dng Allah, untuk itu butuh ketaatan dan kedekatan (berjalan, berdampingan dng Allah, di mana ada Allah, ia disitu).

Dr. Campbell Morgan dalam sebuah khotbah dengan tema “Henokh Berjalan Bersama Allah” mengisahkan sebuah ilustrasi sebagai berikut. Seorang gadis kecil berusia 7 tahun telah memberikan penjelasan indah tentang arti berjalan bersama Allah. Tatkala ia pulang dari sekolah minggu, ibunya bertanya: “Nak, coba ceritakan pada mama, apa yang engkau pelajari hari ini di sekolah minggu?” Gadis kecil itu menjawab, “Apakah mama tidak tahu, bahwa pada suatu hari Henokh bersama-sama dengan Allah menempuh perjalanan yang panjang. Sebagai sahabat yang baik, mereka asyik berbicara sambil berjalan, sampai akhirnya Allah kemudian berkata kepada Henokh, ‘Engkau sudah berjalan sangat jauh dari rumahmu; lebih baik masuk ke rumah-Ku dan tinggal bersama Aku.’ Dan akhirnya, Henokh pun diangkat ke sorga.”

Pdt. Yakub Susabda Dalam bukunya “Mengenal Dan Bergaul Dengan Allah” menjelaskan ada 4 macam model orang dalam dia mengenal Allah.
1. Model personality verbal atau rational. Bagi pribadi dengan model ini pengalaman bergaul dengan Allah sangat ditentukan oleh rasionya, ia akan merasa akrab dan dekat dengan Allah bila rasionya distimulir dengan ide-ide baru yang berhubungan dengan firmanNya. misalnya mendapat ide-ide baru, rumus-rumus baru,FT yg padat dengan pengetahuan.
2. Model personality emotional, pribadi dengan model ini pergaulan yg dekat dengan Allah ditandai dengan pengalaman emosional yang menyentuh. Mungkin di kebaktian dia mendnegar khotbah yg bagus dan berbobot tapi bila emosinya tidak tersentuh, itu belum dekat dengan Allah. Tapi mungkin kebaktian itu isinya hanya pujian tapi ia bisa merasakan hadiratNya, (sampai cara dia berdoa sambil mengcap ituada kekhasannya).
3. Model personality social-relational, bagi orang ini akrab dengan TUhan ya ditandai dengan aksi nyata dalam bentuk kepedulian kepada sesame.
4. Model personality transcendental, akrab dengan Tuhan ditandai dengan pengalaman-pengalaman mistis. Tak heran jika symbol-simbol mistis (salib, patung, Rosario dll) lebih penting bahkan sangat penting.

Henokh adalah orang yang dikatakan “Henokh hidup bergaul dengan Allah.” Kata “hidup bergaul” dalam bahasa Ibrani memakai kata halak bentuk hitpael imperfect, makna harfiahnya adalah walk constantly with God atau berjalan dengan Allah terus menerus. Menarik sekali bila kita bandingkan dengan versi Septuaginta, ungkapan ini diterjemahkan sebagai “pleased God” atau menyenangkan Allah (berkenan kepada Allah). Kata Yunani yang sama euaresteo artinya well-pleasing juga dipakai dalam Ibr 11:5. Jadi, bergaul dengan Allah mempunyai pengertian bukan hanya sekedar bergaul atau hidup bersama-sama dengan Allah, tetapi juga hidup berkenan kepada Allah.

Hidup Henokh biasa (ay.21) ttp ay.22: ia bergaul dng Allah. Bergaul=bagaikan hubungan suami istri. Knowing about God is fascinating. Knowing about God personally is life changing. Suatu saat bergaul dng Allah, suatu saat ia tidak ada lagi, karena diangkat Allah. Henokh dalam sgl aspek hidupnya memuliakan nama Tuhan. Rick Warren: bagikan kesaksianmu, life passion, godly passion dan Injil. Tozer: incredible Kristen: (1) mempunyai desire to be holy rather than happy (2), ingin menghargai Allah, to see the honor of God, bahkan dng harga penderitaan. (3) ingin memikul salib (4), ingin melihat segala sesuatu dari sudut pandang Allah. (5) Hasrat untuk mati dengan benar daripada hidup dng salah (6) melihat orang lain maju walau harus bayar harga (7) Secara kebiasaan ia menilai dari sudut kekekalan lebih daripada waktu.

Konteks bagian adalah orang-2 yang umurnya panjang. Hidup itu berharga meskipun akhirnya harus mati. Ungkapan berjalan khas dalam kitab Kejadian, menunjukkan lifestyle, karakter, kualitas, identitas diri, kehidupan rohaninya. Ps. 6:9 dipakai utk Nuh, dikaitkan dng dirinya sbg org benar. Ps.17:1 Dikaitkan juga dng Abram (be blameless man). 24:40: kehidupan sukses. Ps.48:15, konklusi kehidupan Yusuf.

Yang terpenting bukan panjang dan pendeknya umur, ttp apakah hidup berarti bagi Tuhan? Henokh mengajarkan kehidupan saleh kepada keturunannya (Nuh).

Kata bergaul= halakh. Dua kali dlm PL (Kej 5:24 dan 6:9). Artinya konsisten, sungguh berjalan dng Allah utk mengikut kehendakNya. (1) orang yang sungguh mencari Allah. (2) orang yang berjalan bersama Alah dng kontinu. (3) orang yang mengikuti kehendakNya.

Arti namanya selain dedicate, juga disiplin. Ia menyerahkan hidup sepenuhnya pada Tuhan. Dibanding rata-rata orang zamannya, ia hanya 1/3 orang sezamannya, tetapi kualitas hidupnya baik. Yudas menyatakan bahwa ia hidup di tengah arus zaman yang fasik. Aplikasi: Gaya hidup orang Kristen di tengah arus global (posmo dan konteks Indonesia: pluralitas budaya, agama dan krisis ekonomi). Martin Buber: I-thou relationship untuk menggambarkan hubungan kita dng Tuhan.
Hidup bergaul dng Allah dalam MZm 91:14-16 : hatinya melekat pada Tuhan. (1) Inti pergaulan adalah hati seseorang sehingga segala sesuatu dimanifestasikan pada Tuhan meskipun kuantitas hidupnya terbatas. (2) dalam perikop itu, disebutkan 9x memperanakkan. Efek dari memperanakkan anak cucu. Henokh punya keturunan yang dipakai Tuhan (Nuh), menjadi berkat.

Ay.22: Arti nama Metusalah: setelah mati, air bah akan datang. Henokh mendapat wahyu dari Allah bahwa akan ada bencana, shg ia bertobat. (1) ia berjalan bersama dng Tuhan, ia takut, ia searah dng Tuhan (2) Ia bergaul dng Tuhan selama 300 tahun. Awalnya 65 tahun tidak bergaul. Awalnya tdk baik, ttp akhirnya baik. (3) memperanakkan anak laki dan perempuan. Ia bergaul dng Tuhan tdk dipengaruhi keluarganya. Ia tetap bisa melayani Tuhan. Ia mendapat berkat yg besar. (4) ia dipakai Tuhan untuk bernubuat di tengah orang fasik.

Keputusan yang diambil sekarang akan memengaruhi kehidupan kita sekarang dan anak cucu kita. Dari kehidupan Seth dan Kain, dapat dibandingkan. Henokh adalah keturunan ke-7 dari Adam jalur Seth. Apa yang dipilih Seth stlh melahirkan Enos, pada saat itu ia memanggil nama Allah. Keturunan Seth hidup bergaul dng Allah. Kain melahirkan Henokh, membangun kota dng benteng yang kuat yang diberi nama Henokh. à mendedikasikan diri pada kekuatan diri. Keturunannya Lamekh hidup jahat.

(1) Nilai hidup tidak tergantung berapa panjang, ttp maknanya. (2) kita bisa start sama-sama ttp tidak berarkhir dng nasib yg sama. (3) perjalanan hidup ditentukan oleh kawan yang bersama kita. Bisa berjalan dng Allah yang imortal atau manusia yg mortal. (4) tidak ada sesuatu yg lenyap. Kecapi bisa lenyap. Pemain kecapi tetap ada. Yang didalam menentukan yg di luar. Hati menentukan arah tujuan hidup ini. “Ia tidak ada lagi” berarti ia pernah ada, ttp sekarang tidak ada, ttp sesungguhnya ia ada bersama Allah. (5) musuh dari yang terbaik bukan yg terjelek. Musuhnya adalah sesuatu yang baik, sangat baik ttp menghalangi untuk mencapai yg tertinggi. Tentang Henokh: Hatinya murni bersih, jiwanya luhur, langkahnya mantap, Hidupnya cerah meriah, niatnya jernih bersih, rohnya selalu bersma dng Tuhan dalam kekudusan dan keindahan. Bersama dng Allah, ia diangkat ke surga bersama Allah selama-lamanya. ***