Selasa, 26 Mei 2009

MENJADI CIPTAAN BARU

Pmbahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Rabu,20 Mei 2009

MENJADI CIPTAAN BARU
II Kor. 5:7


Thema bulan Mei adalah hidup manusia yang unik (satu-satunya). Minggu lalu, kita melihat mengenai keunikan seorang ibu. Hari ini kita melihat keunikan orang percaya. Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Ia berbeda dengan mahluk lain bukan karena kekuatannya / keistimewaan indranya, tapi diciptakan segambar dan serupa dengan Allah tadi. Jadi, manusia memiliki 2 bagian, fisik dan rohani.
Ciptaan baru, menyinggung mengenai kejatuhan manusia dalam dosa. Artinya manusia hidup tak sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah. Dosa membuat hidup manusia masuk dalam penderitaan, sakit penyakit, dan kebencian.
PM Inggris, Frank Patton, marah mewakili anggota kongresnya yang meminta reimburse untuk biaya pemiliharaan anjing, mesin pemotong rumput, ganti lampu di rumahnya.
Wakil PM Tiongkok, Wang Chi Shang, berkata bahwa semua krisis global ini adalah karena manusia serakah.
Maka manusia perlu ciptaan baru.
Bagaimana caranya? Tak ada jalan lain, perlu:
[a].Redemption.
[b].Reconciliation.
[c].Dipenuhi Roh Kudus, di mana hidupnya dimurnikan / dikembalikan kepada track yang benar.

Ciptaan baru = Roh Allah memerintah (Rom. 8:14; Gal. 5:25; Ef. 2:10).
Diperbaharui seturut dengan citra Allah.

Ciptaan baru = saat orang percaya Kristus.
Artinya ia memperoleh:
[a].Status yang baru è diangkat menjadi anak Allah / anak terang, karena penebusan Kristus.
[b].Memperoleh hidup baru dalam Kristus, yaitu kita diberikan sifat-sifat yang baru, yaitu sifat-sifat Kristus sendiri, yang harus diperbaharui dan dikembangkan. Ia masuk ke dalam proses pertumbuhan rohani.
[c].Menjadi utusan Kristus. Ia mendapat amanat yang baru, yaitu untuk PI.

[a].Ciptaan itu adalah pekerjaan Tuhan. Ay at 18 semuanya dari Tuhan . Ciptaan tidak bisa menciptakan, Ciptaan hanya bisa membuat yaitu bisa kreasi, inovasi, dan discovery.
Ayat 17 Siapa di dalam Kristus menjadi Ciptaan baru = 100% karya Tuhan, tak ada bagaian manusia.
[b].Baru = bukan hard warenya, tapi soft warenya.
Ef. 4:24 è transformasi yang menjadi seperti Kristus.
[c].Tujuannya juga baru. Manusia lama tujuannya untuk dunia ini, tapi manusia baru untuk Kristus.
Kita tinggal di dunia, tapi tak sama dengan dunia (Fil. 3:7-10).

[a]. Teknologi sekarang makin canggih dan makin “murah.”
Maka, barang yang rusak, akan segera dibuang.
Lebih murah beli yang baru, dari pada memperbaiki yang lama yang telah rusak.
Tapi, gereja Hok Im Tong, adalah Therapeutic church, gereja yang merehabilitasi.
[b]. Orang hanya mampu mengubah yang luar, bukan yang dalam.
Yang di luar, yang kelihatan mudah diubah, tapi yang dalam, hanya Tuhan yang bisa mengubah. Tuhan sanggup mengubah hati seseorang untuk mengasihi Tuhan. Dan hati yang mengasihi Tuhan, akan mempengaruhi yang di luar.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru.” Kata “baru” di dalam bahasa Yunani ada dua kata. Pertama, kata neos dan kainos. Kata baru (neos) diartikan dalam pengertian “waktu”-sesuatu yang lebih mutakhir. Artinya tidak sama dengan yang lama, hanya reproduksi atau bentuk baru dari yang lama. Kata baru (neos) dapat dikerjakan dan dihasilkan manusia. Misalnya baju baru, HP baru, mobil baru dll.
Sedangkan kata baru (kainos), hanya dapat dikerjakan, dan dihasilkan oleh Allah saja, tidak oleh manusia. Kata baru (kainos), artinya sama sekali baru , bukan perbaikan dari yang lama, sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya dan sesuatu secara kualitatif berbeda. Kata baru yang digunakan dalam II Kor 5:17 adalah kata kainos, bukan kata neos.
Ini berarti bahwa “Ciptaan baru” itu karya Tuhan, bukan hasil perkerjaan manusia. Ciptaan baru (kainos) di sini berarti memang benar secara fisik kita sama saja sebagai manusia. Manusia yang terdiri dari darah dan daging, tetapi di dalam ada yang baru, yang sama sekali berbeda. Allah yang menjadikan ciptaan baru, bukan karena diri manusia. Manusia baru itu hidup berdasarkan nilai-nilai baru yaitu nilai-nilai Allah, bukan nilai-nilai manusia sehingga tujuan hidup manusia adalah untuk memuliakan Allah, bukan untuk diri sendiri.
Bagaimana bisa menjadi ciptaan baru? Jawabnya “ di dalam Kristus”. Jadi kata kuncinya adalah Kristus, yang adalah Allah. Pada waktu seseorang percaya kepada Kristus, Allah menempatkan dan memposisikannya di dalam Kristus. Kristus mati dan bangkit, maka orang yang percaya pun mati dan bangkit bersama Kristus, dan ia menjadi ciptaan baru. Ini semua karena anugerahNya, hasil karya Allah di dalam Yesus Kristus.
Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Jum’at, 22 Mei 2009

KONTEKS : 2 Kor 5:16-19.
Ilustrasi: Lagu “Tak Tersembunyi Kuasa Allah”. Pengarang Stuart Hamblen.
Dahulu : Ia seorang koboi, dulu seorang yg kasar, pemabuk, keluar masuk penjara, penuh kepahitan. Ia bertalenta bernyanyi tetapi talenta itu dilakukan untuk mempromosikan minuman keras. Tahun 1948 Billy Graham datang ke kotanya. Ia menjadi ciptaan yg baru.
Sekarang : Ia datang ke penjara di Texas untuk PI di penjara. Dengan talentanya bernyanyi, ia mengabarkan Injil. Titik awal perubahannya adalah ketika ia percaya Yesus.
Paulus, dahulu :
Secara intelek/rasio : seorang yg pintar, Ahli Taurat dan filsafat tetapi menindas kebenaran.
Secara emosi : ia penuh ambisi pribadi, membenci Kristus.
Secara kehendak : ia menganiaya jemat Allah, membinasakan kekristenan
Setelah menjadi ciptaan baru, ia berubah. Paulus, sekarang :
Secara intelek/rasio : seorang pembela kebenaran, sadar akan kekudusan dan kasih Kristus
Secara emosi : ia mengasihi Allah dan jemaat Allah.
Secara kehendak : rela menderita dan mengabarkan Injil.
Menjadi ciptaan baru :
Bukan karena kehormatan (no face),
Bukan karena suku bangsa (no race),
Bukan karena sesuatu dalam diri kita (no space),
Bukan karena kedudukan (no place),
tetapi semata-mata karena anugerah (grace).
Menjadi ciptaan baru artinya :
Not re-formed (dibentuk lagi)
Not re-habilitated (direhabilitasi lagi)
Not re-educated (dididik lagi),
tetapi :
Re-created (dicitakan baru oleh Allah)
Re-conciliation (diperdamaikan kembali dengan Allah).
Re-generation (dilahirbarukan oleh Allah)
Anak Tuhan sebagai ciptaan baru :
Status baru : dulu musuh Allah, sekarang anak-anak Allah, sahabat Allah.
Tuan, pusat hidup yang baru : dulu Iblis dan si Aku, sekarang Tuhan Yesus.
Tujuan hidup yg baru : dulu untuk ambisi diri, sekarang memuliakan Tuhan dan menikmati Allah selama-lamanya.
Paradigma baru : dulu menilai manusia dan Allah dari pandangan diri, sekarang menilai manusia dan Allah dari pandangan Allah
Karakter baru : dulu jahat, penindas sekarang penuh buah Roh

2 Korintus ada yg bahas ttg penderitaan hidup. Orang Korintus suka membanggakan diri dalam kekayaan, intelektual. Paulus mengingatkan bahwa di dalam kristus adalah kehidupan baru, tidak lagi banggakan batiniah,lahiriah, tetapi berpusat pada Kristus. Pusat hidup baru adalah Kristus. Org-orang yg berkelebihan adalah anguerah, bagi orang menderita, penderitaan itu bukan akhir segala-galanya, karena ada kekuatan. Ciptaan baru adalah perubahan status, dari budak menjadi merdekat, hamba menjadi sahabat. Pindah dari mati à hidup, fanaà mulia, lahiriahà rohani.

Kehidupan Paulus adalah contoh real ciptaan baru (cf. Rm 12:2). Paulus setelah mengenal Kristus sangat berbeda. (1) perubahan status. Milik dunia jadi milik Kristus (2) paradigma (ay.16). (3) kebiasaan. Penganiaya menjadi pemberita Injil. (4) karakter. Ada buah Roh.

Menjadi ciptaan baru artinya hidup adalah Kristus. Menjadi ciptaan baru bukan keberadaan badani yang baru tetapi bicara tentang kehidupan secara keseluruhan yang ada di dalam Kristus, ada perspektif hidup yang baru, dimensi kehidupan yang baru, kerinduan yang baru, konsep baru, afeksi yang baru, kehidupan di dalam Kristus, semua ini bicara tentang kualitas hidup. RC. Sproul dalam bukunya mengatakan Setelah kita menjadi ciptaan baru penting bagi kita untuk memiliki keyakinan yang benar, karena sangat mungkin kita memiliki keyakinan yang keliru.


Keyakinan yang benar
Keyakinan yang keliru
1
Menghasilkan kerendahan hati yang tulus
Menghasilkan kesombongan rohani
2
Memimpin pada ketekunan dalam kesucian
Memimpin pada hidup yang sembarangan
3
Mengevaluasi hidup dengan jujur
Menghindari evaluasi yang sebenarnya
4
Merindukan untuk semakin memiliki persekutuan yang intim dengan Allah
Dingin atau ogah-ogahan terhadap persekutuan dengan Allah

Saat menjadi ciptaan baru, Tuhan mengubah seseorang secara total, bukan tambal sulam. (1) Bagaimana seseorang mau menerima Yesus. Jika ia mau, Yesus akan hidup dalam dirinya. Menerima ajaran, kehendak, perintah, janji, dsb. (2) Berani meninggalkan dosa. (3). Menyerahkan diri sepenuhnya untuk diperbarui.

Pentingnya ciptaan baru, karena yg lama sudah rusak total (total depravity). Manusia harus binasa. Setiap manusia perlu menjadi ciptaan baru. Caranya bukan melalui perbaikan moral, pendidikan atau niat tekad seseorng tetapi berdamai dengan Allah melalui Yesus Kristus. Beberapa hal yg terjadi mendapat hidup, hati, roh yg baru, arah hidup yg baru, kekuatan yg baru (Ef 4:21-24).

Ciptaan baru merupakan peristiwa ilahi yg terjadi seketika, yg memampukan seseorang hidup dalam dimensi lain, yaitu dunia baru. Ini adalah benih ilahi yg ditaruh oleh Allah yg dikerjakan oleh Roh Allah. Yoh 3 : ttg kelahiran baru.

Istilah yg dipakai, ciptaan baru. Baru:kainos, baru, freshness. Yoh 3:3 Yesus mengajar ttg new born (genao=melahirkan). R.C. Sproul: ordo salutis. Regeneration adalah mutlak karya Roh yg mendahului iman seseorang. Paulus bicara tentang ciptaan baru pasca kelahiran baru (new creation). Respon Paulus: (1) memberi diri di damaikan dengan Alah melalui iman kpada Kristus (17, 19,21). In Christ= hubungan, posisi yg baru (2) tujuannya hidup untuk memuliakan Tuhan (17b). Buah kelahiran baru itu sangat nyata.

Mengapa menjadi ciptaan baru sangat dibutuhkan? Karena nilai kehidupan bukan pada manusia. dosa membuat status manusia rendah. Maka perlu status baru. Bagaimana menjadi ciptaan baru? Hanya di dalam Kristus. Yang dilakukan Kristus adalah melakukan pendamaian. Ay.19: Allah tidak lagi memperhitungkan lagi dosa. Tetapi itu tidak berarti bebas berdosa (Rm 6:1,2). Bagaimana mewujudkan? Perubahan menilai hidup sendiri dan sesama. Masuk dalam proses perubahan hidup. Menjadi pemberita pendamaian.

Ciptaan baru: hati yg baru (Rm 2:29); pemikiran yg baru (Rm 12:2); natur yg baru (Kol 3:30).
Lahir baru adalah tema yg konsisten dalam Alkitab. Berpaling dari hidup yg lama banyak ditemui dalam Alkitab: raja-raja, Mazmur, Perjanjian Baru. Pembaruan hidup tidak terpisahkan dari proses menerima Kristus sebagai Juruselamat. Pembaruan tidak sama dengan ahli Taurat, mengasingkan diri, dsb. Lebih dari penyesalan, luka mendalam. Tetapi ada dampak yg radikal. Perubahan cara pandang hidup. (1) Menerima Kristus sebagai Juruselamat (2) menanggalkan manusia baru dan mengenakan manusia baru (Ef 4: 17-32). (3) menyerahkan hidup pada Allah. (Rm 6:13).

Kecenderungan di gereja jarang membawa orang baru. Hidup sebagai manusia baru berarti memberitakan Injil. Tujuan ciptaan baru (1). Berbuat baik kepada sesama (16). (2) siap diperbarui terus (17). (3) membawa damai (18,19). (4) siap diutus (20).

Hidup kita bukan milik kita tetapi milik Kristus (Gal 2:20). Kristus jadi Tuan. In Christ menjadi kata yg diulang2 Paulus. Hidup tidak boleh lagi sembarangan tetapi memuliakan Tuhan. membangun komitmen yg baru;

Ciptaan bisa diterjemahkan creature (selain creation). Creature lebih menekankan dimensi kehidupannya, kehidupan yg baru. In Christ à melihat kehidupan baru di dalam Kristus. Kehidupan punya pengertian yg berbeda. Kehidupan mengalami dimensi baru, perspektif baru, nilai, tujuan yg baru. Ada yg tidak tahu ttg dimensi yg baru. Tetapi juga ada jemaat yg tahu tetapi tidak mampu menjalankan dimensi baru itu. Ada juga yg tahu dan sudah menjalani, tetapi kembali lagi ke dimensi lama.

Memperbaiki sebuah jam rusak bukan dengan cara mencocokan dng jam benar.
Kata kunci “baru” (bdk Efesus 4:24) , memakai kata “kainos” bukan memakai “neos”. Kainos adalah pengertian baru secara kualitatif/mutu sedangkan neos memiliki makna baru dalam kaitan waktu.
Konteks ciptaan baru menurut teks tersebut dikaitkan dengan karya Kristus yang telah mati dan bangkit, sehingga status manusia berdosa yang percaya akan karya Kristus dihadapan Allah baik Yahudi maupun non Yahudi memiliki kesetaraan (2 Kor 5:16), dimana berhak mewarisi janji Allah sebagaimana yang diberikan kepada keturuan Abraham, karena melalui perjanjian baru semua orang yg percaya juga berhak disebut sebagai keturunan Abraham.
”Ciptaan baru” dan ”manusia baru” dari 2 Kor 5:17 dan Efesus 4:20-25 memiliki konteks berbeda tetapi berkaitan, dimana kitab Efesus lebih kepada pembaharuan actus (perilaku) dan habitus (kebiasaan) dalam kehidupan orang Kristen, sedangkan 2 Kor 5:17 adalah pembaharuan status dihadapan Allah.
World view seseorang dapat berubah menjadi baru hanya oleh karena anugerah Allah, sehingga way of life mengalami perubahan.

Secara tematis (1) Ciptaan baru berhubungan dengan konsep dilahirkan dari atas (Yoh 3:3). Karya Allah sendiri. (2) bersangkut paut dengan hati dan roh yg baru (Yer 24:7). Bersangkut paut dengan pengenalan akan Allah. (3) bersangkut paut dengan yg lama: perbuatan, tingkah laku yg tidak mengenal Tuhan. Mengenal Tuhan membuat tingkah laku yg baru. (4) hidup di dalam Kristus (Gal 2:20).

Kadang kita menilai manusia secara keliru: orangnya baik, sehingga tidak ada tekad untuk membawa mereka pada Kristus. Hanya Allah yg menilai manusia dengan tepat. Cf. Rm 3:10,18. Allah membuat revolusi total: hati yg baru. Bukan sekadar pengakuan, tetapi disertai bukti.
Allah mengadakan pendamaian kekal (Rm 5:24). Hidup yg kekal bukan hanya soal masuk surga, tetapi menyangkut pendamaian dengan Allah.

Ada acara tv yg menampilkan perubahan (Swan). Tetapi itu perubahan luar. (1) Ada apa dengan ciptaan yg lama? Menjadi ciptaan baru hanya ada dalam Yesus. hidup di dunia dengan karakter surga. Hidup berjuang dengan jaminan kemenangan dari Yesus.

Konteks: rekonsiliasi. Damai dengan Kristus menjadi ciptaan baru di dalam Kristus. ILUS: Ayah berkelahi dengan anaknya dan lari. Ayah itu mencari anaknya. Dengan cara iklan di koran: Paco temui ayah di hotel Montana. Semua sudah dimaafkan. Ternyata ada 800 orang pemuda yg bernama Paco kumpul di hotel itu. Rekonsiliasi penting.

Ay.1 sampai selesai intinya manusia lama yang tinggal di kemah ini tidak dapat mewarisi yang Tuhan sediakan. Seandainya diberi kesempatan untuk masuk surga, tetap tidak dapat hidup disana, karena dihadapan tahta Kristus kita harus mempertanggungjawaban tingkah laku kita. Bila kita kenal Kristus seperti Paulus, hidup tergerak oleh kasih, sehingga tidak menguasai diri (gila) maka kita dapat hidup. Tidak lagi untuk diri sendiri. Ia diutus agar orang lain juga mendapat perdamaian dengan Allah.
5:17 Terjemahan Lama : ”Yang lama sudah lenyap, yang baru sudah terbit”. (1) Terjadinya spontan, sekejab. (2) dilahirkan baru oleh Roh, bukan kemapuan kita. Kita dapat masuk kedalam dunia baru - pindah dari kegelapan masuk ke dalam kerajaan Allah. (3) dibenarkan : Status berubah. Budak à anak, sahabat. (4) dikuduskan. Dalam Terjemahan Baru: ”yang lama sudah berlalu, yg baru sudah datang”. Datang: kontinu, menjadi semakin indah dan sempurna bagaikan sinar fajar, selaku orang benar bercahaya semakin terang sampai siang bolong. . Mengapa orang Jepang pilih Sakura sebagai simbol? Karena Sakura tidak pernah layu di pohonnya. Waktu aku berdiri di hadapan Tuhan, aku tidak akan kecewa karena aku sudah menjadi ciptaan yang baru. Kita perlu punya hati seperti Paulus: (1) tidak tuntut dimengerti tetapi tahu diri (2) digerakkan kasih, seperti air terjun dari tempat tinggi, membersihkan, menggerakkan batu dan membawanya pergi (3) mengaku bahwa kita pernah mati bersama Kristus. KematianNya adalah kematianku. Terjemahan “ciptaan baru”: new creation, new creature, new being, new person in a new world. Menjadi hal yang indah bagi kita yang Roh Tuhan kerjakan dalam diri orang percaya ***