Rabu, 08 April 2009

MENGAPA MENCARI DIA YANG HIDUP DI ANTARA

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Rabu, 08 April 2009

MENGAPA MENCARI DIA YANG HIDUP DI ANTARA ORANG MATI
Lukas. 24:1-12
Kebangkitan Kristus sulit di mengerti oleh murid-murid Yesus walaupun dalam PL ada konsep kebangkitan sudah muncul dalam PL, contoh dalam Daniel 12 dan Ayub 19:25 (pembelaku itu hidup), tapi orang Yahudi masih belum memiliki konsep yang clear mengenai kebangkitan.
Kebangkitan Kristus menjadi pengharapan manusia, karena selama berabad-abad, manusia tak memiliki jawaban mengenai kematian, sehingga banyak orang takut mati.
Walau Alkitab menjelaskan beberapa kali mengenai kebangkitan, tapi orang Yahudi, termasuk murid-murid juga tak percaya kebangkitan. Malaikat bertanya mengapa mencari yang hidup diantara yang mati, Yesus memiliki hidup dalam diri-Nya karena Dia sumber kehidupan ini sehingga kematian tidak dapat menahan Dia, tidak mungkin membelengu Dia
Kebangkitan Kristus menjadi pengharapan, bahwa mati bukan akhir segalanya.
Kebangkitan Kristus menjadi pengharapan satu-satunya di dunia.
Waktu Billy Graham khotbah di Jerman, kanselir Jerman tanya padanya, dalam kontex setelah Jerman di bom rata oleh sekutu, mengenai ”Apakah Billy Graham percaya mengenai kebangkitan orang mati.”? Billy menjawab, ”Memang untuk itulah saya datang ke sini, untuk menekankan hal itu. Artinya Jermanpun perlu Kristus untuk memiliki pengharapan.
Kebangkitan Kristus menekankan kuasa. Gereja jangan hanya bicara mengenai organisasi, program, etc., tapi tak bicara kuasa.

Manusia, termasuk orang percaya, sering kali pikirannya berorientasi pada hal-hal dalam dunia.
Iman Kristen melampaui apa yang ada dalam dunia, yaitu ada pengharapan kebangkitan orang mati. Kebangkitan itu merupakan jawaban bagi manusia, supaya tak diombang-ambingkan oleh keraguan / kecurigaan terhadap janji Tuhan.
Kebangkitan Tuhan memberikan arah baru pada orang percaya. Hidup orang Kristen tak dibatasi oleh hal-hal yang kelihatan saja / fana.

V 5, mengapa mencari yang hidup di antara orang mati?
V 6, Ia telah bangkit = 1 statement yang sangat penting, karena ini merupakan suatu kebenaran historis, karena memang Kristus telah bangkit, dengan bukti kubur kosong.
Kebangkitan Kristus membuktikan bahwa Ia adalah Anak Allah (Yoh. 10:17-18; Rom. 1:4).
Kebangkitan Kristus menjamin penebusan dengan kematian Kristus (Rom. 6:4).
Kebangkitan Kristus membuktikan kebenaran Firman Tuhan.

Bukti kebangkitan Yesus adalah:
Kubur kosong.
Kalau musuh Yesus yang mecuri, maka mereka pasti akan mengeluarkan mayat Yesus.
Kalau murid yang mencuri, maka mereka tak mengorbankan nyawa untuk kebohongann sendiri.
Semangat dan sukacita orang percaya. Kesaksian orang percaya selama 2000 tahun yang telah mengalam kuasa kebangkitan Yesus.

Respon wanita terhadap kebangkitan adalah langsung percaya, sedangkan para murid setelah mendengar kabar kebangkitan, tak langsung percaya, masih menimbang-nimbang. Mungkin karena mereka menganggap berita ini datangnya dari wanita yang nota bene banyak omong, banyak pakai perasaan, suka gosip, dll.
Bahkan setelah Petrus, inner circle, orang yang dekat dengan Yesus, melihat kubur kosongpun masih belum percaya 100%.
Memang percaya pada kebangkitan, bukan hal yang mudah, karena itu melampaui logika dan perasaan.
Setelah wanita ini percaya pada kebangkitan, ada perubahan dalam hidup mereka, yaitu mereka tak sedih lagi, karena mereka tahu bahwa Yesus yang mereka percaya telah mengalahkan kematian, berkuasa, berkarya, bisa melakukan segala perkara.

Kuasa yang terbesar sepanjang zaman adalah kuasa Tuhan, yang ditunjukkan melalui kebangkitan. Yohanes juga ”Mengakui” bahwa kuasa yang terbesar adalah kuasa kebangkitan, tercatat dalam Yoh. 11. Yohanes mencatat 7 mujizat, dan mujizat yang terakhir dalam bukunya adalah mujizat kebangkitan. Tapi, orang bisa percaya bukan hanya karena melihat mujizat kebangkitan, tapi perlu anugerah Tuhan. Jadi, mari kita bukan hanya menekankan kuasa, tapi juga anugerah Tuhan.

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Rabu, 08 April 2009

Yesus sudah mati dan disalibkan, 11 murid dan orang2 yang mengikut Yesus sangat sedih, pada pagi hari mereka dikejutkan karena mayat Yesus hilang, saat mereka ingin merempahi mayat2 Yesus. Para muridlah yang paling pertama tidak yakin bahwa Yesus bangkit, mereka datang untuk memastikan kehilangan itu karena kesaksian para wanita diyakini pada jaman itu tidak bisa langsung dipercaya.
Tetapi akhirnya, para muridlah yang menjadi saksi yang pertama dari kebangkitan Yesus. Paskah merupakan proklamasi keilahian Yesus. Perkataan malaikat “Mengapa kamu ...” sebenarnya teguran yang menyadarkan para murid & wanita yang datang kekubur Yesus, bahwa Ia bukan hanya seorang manusia seperti dugaan mereka, bukan hanya tokoh masyarakat yang mempunyai pengaruh & kuasa, tetapi Dia adalah Tuhan, sehingga Ia tidak mungkin dikuasai maut. Benar Ia mati, tetapi Ia telah bangkit. “Ia tidak ada disini, Ia telah bangkit ...” membuktikan bahwa manusia tidak hanya bergerak diantara 2 kutub : kelahiran & kematian, tetapi ada satu pengharapan baru akan adanya kebangkitan & kehidupan bagi mereka yang percaya kepadaNya.

Peristiwa Kebangkitan Yesus Kristus memang sudah di beritakan berkali-kali oleh Tuhan Yesus sendiri bagi murid-muridNya. Ia selalu membicarakan tentang kematian dan kebangkitan serta kedatangan Nya yang ke 2 kali. Semua yang di katakannya tidak dapat dimengerti apalagi dipercayai oleh orang-orang yang paling dekat sekalipun dengan diriNya.
Kematian-Nya mencengangkan dan membuat orang-orang bertanya, tetapi kebangkitanNya adalah sesuatu yang spektakuler, pandangan manusia kematian dan mematikan itu bisa terjadi disebabkan oleh orang lain, ada pembunuh di dunia ini, banyak orang di bunuh dan mati. Tetapi tidak ada orang yang bisa membangkitkan orang mati, dan ini adalah suatu peristiwa yang spektakuler, yang tidak dapat di mengerti dan tidak ada orang yang siap untuk memikirkannya atau mempercayainya.
1. Inti iman Kristen adalah kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, yang akan berakhir dengan kedatanganNya yang ke dua kali.
2. Kebangkitan Yesus Kristus menyatakan kemenanganNya atas maut, sehingga orang percaya tidak tunggu mati tetapi siap menjalani hidup bersama Yesus,
3. Setiap orang percaya adalah pemberita Kristus yang hidup dalam seluruh aspek hidupnya dan dimana saja, karena setiap orang mempertanggungjawabkan hidupnya sendiri kepada Yesus dalam pertemuan setiap nanti.
Menyenangkan sekali bahwa kita punya Tuhan Yang hidup, Dia ada dalam seluruh aspek hidup kita, karena kita boleh berdoa, berbicara, memuji dan menyembahnya dengan luar biasa. Tetapi menakutkan karena Ia akan memperlakukan setiap orang sesuai dengan keadilanNya. Kalau petrus tidak percaya, its oke, tetapi ia takut untuk menghadapi kenyataan dari orang yang pernah di khianatinya. Yesus telah menampakkan diri dan pasti Petrus bertemu dengan-Nya, lambat atau cepat. Kebohongan tentang kebangkitan, justru membuktikan bahwa kebenaran kebangkitan itu ada. (Matius 28:11-15)

James Kennedy melukiskan kehidupan Kristus sebagai seorang yang hidup hanya 33 tahun namun kehidupanNya telah mempengaruhi kehidupan manusia sedemikian rupa, tidak ada yang melebihi Dia, Dia merupakan tokoh sentral umat manusia diseluruh dunia. Apakah yang membuat Yesus begitu hebat disembah dan dipuja dan diangungkan para Murid-Nya? Mengapa mereka yang dulunya ketakutan sehingga bersembunyi dari kejaran para musuh Yesus, tetapi kini mereka berani bangkit dari ketakutan, berani memperlihatkan diri di muka umum dan bahkan mempertaruhkan nyawa mereka demi memberitakan Injil? Karena Kristus sudah bangkit mengalahkan dosa dan kematian, sehingga hidup memiliki pengharapan.
1. Yesus Kristus sudah bangkit dan menang atas kuasa maut.
Kebangkitan Kristus dari kematian adalah fakta sentral/penting dalam sejarah gereja/ kekristenan. Di atas fondasi inilah gereja dibangun. Jika tanpa kebangkitan Kristus, maka tidak akan ada gereja Kristen hari ini.
2. Kebangkitan Kristus memberikan jaminan dan pengharapan akan kebangkitan orang percaya.
Karena Kristus telah menang atas maut, maka ada hari esok yang cerah, ada pengharapan, sukacita dan kebahagiaan bagi setiap orang yang percaya kepada Kristus.
3. Kita wajib memberitakan Injil Kebangkitan Yesus kepada semua orang.
Berita kabar baik yang berisikan jaminan pengharapan, pengampunan dosa dan jaminan kepastian keselamatan melalui anugerah penebusan dalam Kristus wajib diberitakan kepada orang yang belum pernah mendenga Injil, tujuannya supaya mereka pun boleh percaya dan diselamatkan.
Implikasi di balik pertanyaan: “Mengapa mencari Yesus yang hidup di antara orang mati”
1. Kristus telah bangkit dan menang atas kuasa dosa dan maut.
2. Kebangkitan Kristus memberikan jaminan dan pengharapan akan kebangkitan orang percaya.
3. Kita wajib memberitakan kebangkitan Kristus kepada orang yang belum percaya.

“Mengapa mencari yang hidup diantara yang mati?”
1. Untuk bertemu Tuhan Yesus yang mati bukan yang hidup.
Maria Magdalena dan teman-temannya mencari Tuhan Yesus yang hidup ditengah orang mati, sudah tentu mereka tidak menemukannya. Buat apa yang hidup tinggal diantara orang mati? Yesus hidup, Dia tidak ada dikuburan. Maria Magdalena dan teman-temannya tidak mengenal Tuhan Yesus, karena Dia mencari Tuhan Yesus yang mati bukan yang hidup. Seharusnya Hidup Maria penuh sukacita, penuh pengharapan, tetapi tidak demikian karena belum bertemu dengan Yesus yang telah bangkit. Kebangkitan Yesus mengubah seluruh hidup Maria dan teman-temannya, setelah dia bertemu dan mengenal Yesus yang bangkit, bukan yang mati.
2. Untuk Menangisi Tuhan Yesus
Banyak tokoh-tokoh dalam Alkitab yang menangis, Daud menangis, karena menyesali dosa-dosanya, Petrus menangis setelah menyangkal Yesus karena menyesal. Mereka menangis setelah melihat kesucian dan kemahabesaran Allah. Maria Magdalena dan teman-temannya menangis tidak tepat waktunya, mereka menangis karena kematian Tuhan Yesus, padahal Yesus sudah bangkit. Kesedihan dan tangisannya telah menutup matanya sehingga ia tidak mampu melihat Yesus yang sudah bangkit Oleh sebab itulah Maria Magdalena ditegur oleh Malaikat. Tidak pernah terlintas dalam pikirannya bahwa kalau mayatNya tidak ada berarti Dia sudah bangkit, Maria Magdalena menangis karena sedih dan kecewa, putus asa, sebab Yesus yang selama ini dia ikuti telah mati, bahkan mayatNya tidak ada.
3. Untuk berziarah kekuburan
Mereka datang untuk merempahi mayat Tuhan Yesus, karena dianggap Dia tidak berdaya, perlu bantuan dari mereka, tetapi justru merekalah yang perlu dibantu dan diperhatikan oleh Tuhan Yesus.

Mereka mencari yang mati di antara orang-orang mati, mereka kecewa, mengapa?
Mereka tidak mengerti apa yang dikatakan Yesus.
Mereka tidak percaya apa yang dikatakan Yesus.
Mereka terikat pada kebiasaan dunia.
Berbahagialah mereka yang percaya kepada kebangkitan, yang mengubah kemurungan menjadi sukacita.

Murid2 tidak percaya kepada kebangkitan, karena mereka tidak percaya sekalipun mereka telah mengikut Yesus selama 3 tahun lebih. Pada jaman sekarang, 2000 tahun telah berlalu dan proses waktu yang membuktikan bahwa kebangkitan itu nyata.

Murid2 melupakan apa yang dikatakan Yesus tentang kebangkitanNya, seharusnya mereka ingat apa yang dikatakan & dijanjikan Yesus kepada mereka, begitu juga dengan kita jangan putus asa kalau kita menghadapi kesulitan.

Kebangkitan Yesus adalah berita sejarah yang tidak pernah musnah, Kebangkitan Yesus menggenapkan rencana Allah bagi manusia, Pengharapan & kemuliaan yang akan diberikan kepada kita sebagai konsekuensi kebangkitan Yesus.
Untuk referensi teologis khotbah diambil dari I Kor 15:12-21, dimana sejak masa gereja mula-mula berita tentang kebangkitan Kristus telah menjadi perdebatan. Konteks sejarah pada nats khotbah di atas sangat kuat untuk menekankan saksi-saksi pertama tentang kebangkitan Kristus, yakni : Maria dari Magdala, Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Penulis Injil Lukas memberikan kontras di tengah isu gender dimana kaum perempuan tidaklah diutamakan justru menjadi saksi-saksi utama bagi kebangkitan Yesus.
Konteks dunia kontemporer saat ini, filosofi hidup untuk menentang berita kebangkitan Kristus tetap menjadi isu yang mengundang keraguan iman. Misalnya : mendekati Paskah selalu muncul film fiksi ilmiah seperti Da Vinci Code, Angels and Demons, dimana melalui entertainment penolakan akan kebangkitan Kristus disisipkan.
Dalam sejarah teologi kontemporer, kelompok neo-orthodoks (inspiring by Karl Barth, Rudolf Bultmann) memisahkan Christ of history dan Christ of faith, dimana muncul gerakan Yesus sejarah yang menyatakan bahwa Yesus yang historis tidaklah pernah bangkit dari kematian, berita kebangkitan dianggap bagian dari mitologi yang ada di Alkitab yang harus ditanggalkan.
Kerangka khotbah:
Pendahuluan : Membahas isu kontemporer yang ada
Kebangkitan Kristus adalah fakta sejarah, dan relevan untuk setiap zaman.
Allah memakai orang-2 yang sederhana untuk menyatakan kemuliaan kebangkitan (bdk 1 Kor 1:28)
Kebangkitan Kristus menggenapkan Perjanjian Allah. (dalam masa pelayananNya Yesus beberapa kali memberitakan tentang kematian dan kebangkitanNya).
Pengharapan akan kemuliaan yang akan diberikan kepada orang-orang percaya.

Para wanita datang kekubur bukan untuk mencari Yesus yang hidup tetapi untuk merempahi mayat Yesus, implikasi : bagi murid Yesus, kematian Kristus adalah akhir dari hal2 spektakuler dan bagi ahli taurat, kematian Kristus akhir dari hal2 yang mengganggu mereka.
Kebangkitan menegaskan bahwa Yesus hadir bukan sebagai gambaran manusia, manusia yang harus menyesuaikan diri.
Kebangkitan adalah perwujudan dari misi Allah untuk menyatakan keselamatan.
Kebangkitan adalah pemenuhan dari rencana Allah.
Kebangkitan adalah pengharapan untuk memiliki yang kekal.

Menekankan kematian Yesus adalah sesungguhnya, dari sisi nubuatan, sisi medis dan banyak peristiwa sejarah yang membuktikannya; tetapi kebangkitan Yesus juga sesuatu yang nyata dari kehadiran malaikat, posisi kain kafan, pemimpin agama yang ketakutan & penjaga kubur yang disogok. Kematian, kebangkitan, kenaikan Yesus adalah bukti nyata dari peristiwa sejarah yang membuat kita jangan ragu, taat dan hidup dalam Tuhan.

Apapun yang Yesus lakukan selama hidupnya menjadi tidak berarti karena kematianNya. Orang2 banyak tidak percaya pada kebangkitan Yesus karena mereka hanya menganggap Yesus sebagai pahlawan, guru yang agung, nabi yang berkuasa dan sekarang telah mati. Tetapi kebangkitan Yesus menyadarkan bahwa ada hidup yang kekal. Allah berdaulat atas hidup kita, kita harus mempercayai diri kepadaNya. Kebangkitan Yesus menyadarkita ada pengharapan dalam hidup yang putus asa sekalipun.

Dasar kekristenan adalah kematian & kebangkitan Yesus, hal yang lebih konkrit, seringkali kita lupa kebangkitan Yesus hanya menjadi teori dalam otak saja, manusia hanya memandang hal2 riil yang ada didunia. “Mengapa engkau mencari yang hidup diantara yang mati..” dan “Ia tidak ada disini...” menekankan kita untuk mengalihkan yang riil kepada yang benar yaitu Tuhan yang bangkit.

Para wanita mendengarkan perkataan yang menyadarkan mereka bahwa Yesus itu tidak mati tetapi hidup, yang menyatakan ada kehidupan yang kekal. Kebangkitan Yesus memberikan gambaran tentang Allah sebagai :
Allah itu adalah Allah yang penuh perhatian, nyata dari apa yang terjadi disekitar kubur Yesus. Kebangkitan Yesus adalah sesuatu yang nyata, terbukti dari kain kafan & tangan yang berlubang paku.
Allah yang berkuasa atas waktu dan masa depan
Allah yang mengubahkan, mengubah para wanita & murid yang ragu2, takut menjadi yakin & berani.
Allah yang serius sebagaimana tertulis dalam Lukas 4:18-19.

Apa relevansi kebangkitan Yesus bagi orang Kristen, masyarakat dan dunia ini, karena bencana, kesulitan & malapetaka melanda hidup manusia. Akhir perjalanan hidup manusia adalah kematian karena dosa yang menjadi penyebabnya. Kebangkitan Yesus menyatakan ada kekuatan ilahi yang dapat menyelesaikan persoalan hidup manusia. Pengharapan memberi kemenangan, perubahan hidup & sukacita dalam kehidupan kita.

Kebangkitan Yesus adalah bukti sejarah.
Ada 4 macam manusia :
Manusia yang mati diantara yang mati.
Manusia yang mati diantara yang hidup.
Manusia yang hidup diantara yang mati.
Manusia yang hidup diantara yang hidup, inilah Yesus, kehidupan Yesus sangat mempesona orang2 yang hidup.
Kita harus menekankan kepada jemaat bahwa mereka sudah percaya kepada Yesus yang telah bangkit, untuk menghadapi kenyataan bahwa :
Manusia heran dan takut akan kebangkitan Yesus..
Manusia acuh & menganggap kebangkitan Yesus sebagai dongeng.
Manusia mengatakan tidak mungkin ada kebangkitan Yesus.
Manusia akan insyaf karena pekerjaan Roh Kudus yang menginsyafkan manusia akan kebenaran.
Manusia yakin & tekun serta percaya dengan mantap.
Kebangkitan Yesus untuk menyatakan kasihNya kepada manusia. Yesus tidak ada disini, Dia ada dihati setiap manusia yang percaya kepadaNya. Jemaat bangga akan Yesus karena peristiwa salib & kubur yang kosong, Dia bisa membawa kita tembus menuju surga, terang yang baka.