Jumat, 03 April 2009

ALLAH ABRAHAM, ISHAK DAN YAKUB

ALLAH ABRAHAM, ISHAK DAN YAKUB
Mark 12: 18-27
Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Rabu, 01 April 2009
Orang Saduki berbeda dengan orang Farisi.
Orang Saduki mendukung pemerintah Roma, tak keberatan membayar pajak pada kaisar, sedangkan orang Farisi menolak.
Orang Saduki tak percaya kebangkitan orang mati, sedangkan orang Farisi sangat percaya.
Pertanyaan ini adalah pertanyaan jebakan untuk membuat Yesus malu. Pertanyaan mereka berkaitan dengan hukum Yahudi (Ul. 25:5-10), mengenai harus memiliki keturunan. Karena tak memiliki anak bagi orang Yahudi itu merupakan aib.
Siapakah di antara ke 7 orang itu yang menjadi suami wanita ini?
Sesat = menipu diri sendiri / salah mengira / keliru sekali (BIS).
Bukan berarti bahwa mereka salah karena mengarang-ngarang cerita, tap karena mereka tak percaya pada kebangkitan.
Mengapa mereka sesat?
Karena tak mengerti kitab suci.
Karena tak mengakui kuasa Allah yang bisa membangkitkan.
Situasi orang yang sudah mati adalah tak kawin / mengawinkan, melainkan hidup seperti malaikat di surga.
Allah Abraham, Ishak dan Yakub menurut Matthew Henry, Allah bukan hanya Allah mereka yang hidup zaman dulu (kuno, masa lalu), tapi juga sampai kini.
Allah yang hidup dan menghidupkan orang mati.
Takjub = kagum / heran sekali / tercengang karena pengajaran Yesus.

Allah Abraham, Ishak dan Yakub = mereka adalah orang beriman, yang masih hidup, walau sudah mati.
V 25, bukan berarti bahwa suami-istri kehilangan identitas, sehingga mereka tak saling mengenal. Suami tetap mengenal istri, tetapi hubungan dengan pasangan itu lebih mendalam dan rohani. Tidak dikuasai lagi seperti hubungan pernikahan di dunia.

Allah Abraham, Ishak dan Yakub = Allah bukan Allah orang mati, tapi Allah orang hidup, yaitu orang yang percaya dan memandang salib Kristus (Ibr. 11:24). Sekalipun mereka telah mati, tapi mereka adalah orang saleh yang memandang salib Kristus.
Beriman pada Tuhan itu memang sulit dengan kekuatan diri, tapi hanya karena anugerah.

Dalam dialog Tuhan Yesus dgn orang Saduki dasar pertanyaan orang Saduki adalah karena mereka tak percaya kepada kebangkitan dan mereka memakai pernikahan menjadi sarana” memojokan” Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memakai Keluaran 3 yaitu Kitab Musa = pengajaran ini bukan pengajaran yang baru. Ini pengajaran yang turun menurun
1. Bahwa Allah adalah Allah yang hidup, Allah Abraham –Ishak- Yakub, secara fisik mereka sdh meninggal tapi roh mereka masih hidup. Karena Allah berkuasa membangkitkan mereka
2. Yesus menjawab bahwa orang yang sudah meninggal tidak hidup seperti orang di dunia, tapi seperti malaikat, yaitu hidup melayani Tuhan (Ibr. 1:14). Dan kehidupan di sana bukan daging tp roh yang melayani,
3. Orang Saduki tak percaya kitab suci = orang liberal.
Agama hanya tradisi / melakukan kebenaran-kebenaran Alkitab, tapi tak mengimani sungguh-sungguh, maka Yesus sebut mereka sesat.
Allah Abraham, Ishak dan Yakub = Allah bukan Allah masa lalu (I was), tapi sekarang (I am) = keberadaannya selama-lamanya , Roh itu tak mati, tapi terus hidup. Allah berkuasa bukan hanya atas tubuh, tapi juga roh.
4. Allah bukan hanya ada, tapi juga terus bekerja. Nabi Elia pernah berkata bahwa hanya dirinya yang tinggal pada masa itu, padahal ada 7.000 nabi lain yang tak diketahui Elia = Allah terus bekerja, walau manusia tak menyadari.
3 orang yang paling dihormati 3 agama.
Tapi, ke 3 orang tersebut menghormati yang lebih segala-galanya dari mereka, yaitu Allah.
Mereka orang kaya.
Mereka juga umur panjang.
Tapi, mereka tak beriman pada kekayaan mereka, tapi pada Tuhan.
Teladan mereka adalah karena iman.
Mereka juga mewariskan iman itu pada anak mereka, Ishak dan Yakub.
Bukan karena kaya / umur panjang / etc.
Allah adalah Allah atas orang kaya juga.

Keselamatan adalah untuk tiap-tiap pribadi yang percaya. Itu sebabnya Yesus menyebut Allah Abraham, Ishak, Yakub.
Sekalipun hidup manusia terbatas, tapi keselamatan Allah tak terbatas hanya pada hidup di dalam dunia ini.
Rencana keselamatan Allah juga diberikan pada orang beriman dan keturunannya. Keluarga orang percaya harus memiliki suasana yang kondusif untuk bisa menurunkan iman pada anak-anaknya.

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Bandung
Jum’at, 03 April 2009

Mark 12: 13-34, dijelaskan mengenai ahli Taurat, Saduki yg bertanya jawab dgn Yesus, 18-27 adl pertanyaan yg diajukan orang Saduki, yg ditanyakan adl: 7 bersaudara yg menikahi perempuan yg sama dan kemudian mati. Kalau menurut adat Tionghoa semuanya mati maka wanita ini membawa sial. Apakah pertanyaan ini nyata? Pertanyaan pada dasarnya salah. Ayat 24: Kamu sesat, krn tidak mengerti kuasa dan Firman Allah. 2 kesalahan mrk: 1. Tidak mengerti Alkitab. 2. Tidak mengerti kuasa Allah. Yesus tdk secara langsung menjawab mrk. Mrk bukannya tidak percaya akan adanya kebangkitan orang mati, tp yg sungguh2 mrk tidak mengerti adl kuasa Allah. Dalam menjawab pertanyaan ini, Yesus mengemukakan atribut Allah yaitu Allah bukan Allah orang mati. Jika manusia mengenal Allah yg sesungguhnya maka masalah kebangkitan bisa diselesaikan. Kalau seseorang mengerti akan apa yang disampaikan Alkitab mengenai kebenaran Allah, maka segala hal yang menjadi kesulitan dan hal2 supranatural menjadi hal yg bisa dimengerti. Waktu golongan ini tidak percaya akan kebangkitan orang mati, konsep mereka salah di dalam pengenalan akan Tuhan, kemudian Yesus mengatakan Akulah Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Manusia adl ciptaan Allah, kehidupan mns milik Tuhan, ketika Yesus mengemukakan hal ini ada 2 hal yg dinyatakan:
Nyawa manusia tidak lenyap. 2. Allah adl bukan Allah orang mati.
Ada pengajaran:
Yg percaya kpd Kristus walau sudah mati akan tetap hidup selamanya.
Yg tidak percaya Yesus walau sudah mati akan mempertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

Bulan ini kita mengkotbahkan Allah yg hidup, manusia dgn keberadaannya tidak mampu mengenal Allah yg sejati, pengenalan manusia sudah jatuh di dalam dosa, hanya berdasarkan pengetahuan umum. Pertanyaan orang Saduki adalah kelompok/golongan orang yg tidak percaya akan kebangkitan, mau menjebak Tuhan Yesus, tetapi justru melalui pertanyaan orang Saduki ini Yesus menyatakan kebenaran yg sangat penting tentang kebangkitan. 1. Kebangkitan adalah satu pernyataan kuasa Allah, manusia akan mengalami transformasi hidup yg tidak mengenal lagi pola kehidupan manusia seperti kawin dan mengawinkan. 2. Tuhan Yesus memperkenalkan Allah adl Allah Abraham, Ishak dan Yakub, istilah ini pernah dinyatakan kepada Musa, ini berarti Allah yg pernah ikat perjanjian dengan umat-Nya. Allah yg berjanji adalah Allah yg setia yg akan menolong umatNya pada waktunya.

Ini adalah masalah iman kepercayaan yg menyangkut ada hidup dibalik kematian. Di dunia ini banyak sekali kepercayaan yg berbeda2 di dalam mempersiapkan kematiannya, misalnya dengan berbuat baik, berusaha mendapat pahala, pesan kuburan, peti, para raja yang mati bahkan bersama pelayannya ikut mati. Sbg orang percaya, hidup mati kita adalah milik Tuhan, ini adl kebahagiaan terpenting bagi orang percaya.

Siapa suami yg sah dari wanita setelah meninggal, perikop ini tdk bicara soal pernikahan tp soal kebangkitan. Saduki tdk percaya kebangkitan. Pertanyaan ini untuk mencobai Tuhan Yesus. Saduki terdiri dari imam2, mendasarkan pengajaran kepada Pentateukh, tdk percaya pd Kebangkitan dan malaikat. Respon Tuhan Yesus justru mengejutkan:
Yesus mengecam mereka sbg sesat krn tidak mengerti Firman Allah.
Yesus mengecam mrk karena tidak mengerti kuasa Allah.
Kel 3: 15 penampakan Allah kepada Musa sbg Allah Abraham Ishak dan Yakub, Yesus berbicara bahwa covenant Allah dgn umat melampaui kematian, ada kehidupan setelah kematian. Allah adl Allah orang hidup, Yesus mengakui dgn jelas ada kebangkitan orang mati. 1 Kor 15: 20-22
Umat percaya wajib mengajarkan iman mereka kepada keturunan mereka berikutnya. Dlm buku Confession Agustinus mengakui bagaimana dirinya sangat tidak bermoral krn hidup 15 thn dengan wanita tanpa menikah, ibu Agustinus selalu berdoa baginya, suatu ketika Agustinus membaca kitab Roma dan bertobat.

Ayat 26: Akulah Allah Abraham, Ishak, Yakub terkait dgn pertanyaan orang Saduki. Kalau menengok ke belakang ada 2 hal yg menjadi wilayah cakupan:
Ungkapan ini menjadi teguran juga penghiburan bahwa Allah adalah Allah yg tidak berubah.
Allah adalah Allah yg berkuasa memberi kebangkitan.
Allah yg merencanakan yg terbaik.

Orang Saduki percaya hidup yg kekal, tp pengharapan orang percaya bisa spt orang Saduki, hidup kekal sesuatu yg sangat sulit untuk diimani, perlu iman yg sangat besar sekali, di dalam pengakuan Iman Rasuli kita tiap minggu mengucapkannya tapi adakah pengharapan yg besar terhadap kebangkitan? Kalau orang mati di laut, kecelakaan, bagaimana kebangkitan itu? Kita harus membangun jemaat di dalam pemahaman akan adanya kebangkitan yang luar biasa.

Orang Saduki tdk percaya kebangkitan maka mengutip Ulangan 5: 1-10 untuk mencobai dan mempermalukan Tuhan Yesus, ternyata Tuhan Yesus menjawab dgn apa yg mereka ucapkan yaitu dengan dasar dari Musa. Penampakan semak duri kepada Musa, Allah orang Israel adl Allah yg mendengar seruan umatnya, tidak meninggalkan umatnya dan Allah akan menyatakan kuasanya.

Bgmana orang dpt membuktikan bahwa Allah ada dan hidup?
Ada org yg memahami Allah di dlm konteks berhala.
Ada org yg ateis yg tdk percaya kpd Tuhan.

Sbg orang Kristen kita dituntut untuk memberikan jawaban. Dlm Wahyu umum mns mungkin percaya Allah ada, ttp dlm Wahyu Khusus ada pernyataan tentang Allah yg memberikan keselamatan, kebangkitan bagi manusia. Bag ini bukan untuk membuktikan Allah ada, tetapi untuk menyatkan Allah adl Allah yg hidup:1. Allah yg bertindak Allah yg memilih Abraham Ishak dan Yakub. 2. Allah yg memberi pengharapan, org Saduki orang beragama tp tidak percaya kebangkitan, kalau Allah mati maka segala sesuatu di dunia akan mati. Di Mesir ada dewa kebangkitan: kepala kerbau tubuh manusia, raja Mesir diawetkan dan akan dibangkitan dewa kebangkitan.

Ada banyak orang yg membangun konsep hidup dgn membela apa yg diyakininya. Akulah Allah Abraham, Ishak dan Yakub adl Allah sejarah, Allah masa lalu, sekarang dan masa depan, nama Allah ini menyatkan eksistensinya, Dia Sang Pahlawan dalam kisah Alkitab, Pemberi kehidupan, Dia melampaui masalah orang percaya saat ini.

Membahas konsep perjanjian, sifat perjanjian, berkat dan kutuk, Siapa Allah yg membuat perjanjian? Kontrak ada akhir, Perjanjian permanen, kontrak melibatkan bagian tertentu dari diri orang, kalau covenant melibatkan seluruh diri orang itu.

Tujuan: Allah Abraham Ishak Yakub adl Allah orang hidup, kebahagiaan besar bagi orang Kristen adalah meneruskan iman ini kepada generasi berikutnya. Sptnya tidak usah membaca keseluruhan perikop, tetapi langsung saja kepada ayat terkait.