Jumat, 16 Januari 2009

KELUARLAH DARI SANA

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Bandung
16 Januari 2009
KELUARLAH DARI SANA
Kejadian 12: 1-3

Panggilan sederhana kepada Abraham berkonsekuensi meninggalkan seluruh jaminan hidup dan belajar mempercayai Allah.
ayat 1. Abraham belajar utk meninggalkan tradisi lama dan percaya kepada Allah. Abraham pernah menghancurkan patung2 berhala buatan ayahnya. Celakalah orang yang telah berumur banyak tetapi menyembah patung yang selesai dibuat dalam satu hari. Keluarlah dari sana adalah keluar dari cara hidup yg lama.
ayat 2. Abraham harus berangkat ke tempat yang unknown, yg tidak diketahui, tapi ada janji yang besar di dalamnya. Iman yg luarbiasa ada pd Abraham tapi juga kadang ada keraguan, di dalam keraguan ada janji: Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar.
ayat 3. cara terbaik untuk melupakan masalah adalah membantu org lain membantu menyelesaikan masalah. Ada 2 orang naik ke Himalaya, lalu ketemu orang yang sekarat, apa yang harus dilakukan? Mereka berdebat untuk meninggalkan atau menolong? Akhirnya mereka berpisah, yang satu jalan sendiri dan yang satu memanggul pria yang membeku krn kehangatan tubuh maka pria yang beku tadi pelan2 bisa berjalan. Sementara orang yang satu tidak mau menolong dan berjalan duluan, tetapi akhirnya dia membeku sendirian. Panggilan Tuhan atas kita adalah untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Panggilan Allah kpd Abraham paralel dgn panggilan PB tentang eklesia.
Panggilan Allah untuk seseorang meninggalkan dunia yang lama untuk diubahkan Tuhan menjadi ciptaan baru.
Konsep berkat. Panggilan Allah bertujuan untuk memberkati Abraham dan seluruh keturunannya dan seluruh umat manusia. Dari yang kecil untuk yang besar, dari satu keluarga untuk seluruh umat.
Ada konsep keluarga. Ayat 7. Tuhan menyatakan akan memberi negeri ini kpd keturunanmu. Waktu Abraham dipanggil dia membawa Lot. Allah menjanjikan akan menjadi bangsa yg besar, di dlm ketaatan kpd Tuhan maka seluruh keturunan menjadi umat perjanjian Tuhan.
Kalau tidak ada janji Allah di ayat 2 dan 3 maka Abraham tidak mau pergi, why?
Waktu di Haran secara materi dia tdk kekurangan apa2, manusia semakin tua semakin susah dimoved apalagi melakukan petualangan2.
Usia sudah 75 th. Abraham dipanggil waktu usia tua, secara kekuatan dan kesempatan maka tidak segampang di usia muda, apa yg mendorong dia mau keluar? Krn ada yg baru, ayat 2: Aku akan membuat engkau, istilah membuat ini dari Tuhan dan baru dan sungguh amat baik.
Berkat bersangkut paut dgn 3 hal: bangsa besar, nama masyur, menjadi berkat bagi bangsa lain. Disebut sebagai keturunan Abraham sungguh luar biasa. Di Pengakuan Iman Rasuli ada 2 nama: Maria dan Pontius Pilatus, satu nama karena ketaatan yang satu karena cuci tangan, kita terkenal karena apa?

Abraham seorang flegmatik jadi tidak gampang berubah, pelan berespon. Kita tidak tahu berapa lama Abraham bergumul untuk berkata: YA. Hebatnya Abraham mau keluar. Minggu lalu tema kita: Buat apa cari susah? Meninggalkan sesuatu yang sudah mapan untuk sesuatu yang tidak pasti dan hanya bergantung penuh kepada Tuhan yang baru dikenal. Ini adalah langkah iman yang luar biasa.

Istilah pergi bukan hanya perpindahan tempat tapi ada perubahan kehidupan, ada hal2 yang harus diubah. Dari hal yang buruk menuju kemuliaan, Psl 12 ini harus dikaitkan dgn pasal 11 di Babel manusia mencari nama, tapi bagi Abraham nama itu diberikan oleh Tuhan.
Panggilan Tuhan pasti benar dan pasti tepat, Tuhan sudah merencanakan dgn baik.
Panggilan Tuhan bersifat step by step.
Panggilan Tuhan bersifat satu arah, irreversible. Hanya bisa maju tidak bisa mundur.

Siapa Tuhan sangat bergantung dgn pengetahuan dan konsep ttg Tuhan. Ada 2 pola pikir manusia: 1. Berorientasi pada masa depan: Bagaimana kalau. 2. Masa lampau: Kalau saja. Menghasilkan konsep yg negatif. Abraham memandang Tuhan yg memiliki masa lalu, masa sekarang dan masa akan datang.
Iman Abraham muncul harapan kepda Tuhan yg memunculkan masa depan yang terbentang.

Website Yahudi: Judaism 101. Kutipan pasal 12: 1 adalah the beginning of Judaism. Konteks sejarah dan konteks kekinian sangat berbeda. What is the bible said? And What is the bible says?

Kalau dibanding dgn umur orang hari ini maka umur Abraham waktu keluar sekitar 30-38 th. Abraham ada di kontek comfort zone. Leave country and go to the land. Pergi kemana? Calling Abraham special, ini adalah era baru di dalam kemanusiaan. Hanya kepda Abraham, ini satu anugerah, janjinya sangat luar biasa, kalau dihitung2 pasti akan diambil.

Rumah Abraham di tanah Ur menurut penyelidikan arkeologi adalah rumah batu dan banyak kamar. Sejak dipanggil keluar, Abraham tidak pernah lagi tinggal di rumah batu, dan terus menerus kemping, ini adalah kesulitan yg luar biasa. Sampai hari matinya Abraham tanah yang dimilikinya hanyalah tanah untuk menguburkan Sara. Abraham sudah sampai di tanah perjanjian tapi tidak pernah memilikinya, Tanah perjanjian betul2 dimiliki adalah 500 th kemudian saat bangsa Israel dibawah pimpinan Yosua menduduki tanah Kanaan.

Pembahasan Firman Tuhan
Hamba Tuhan Pooling Jakarta
Abraham terpanggil keluar dari Ur, tempat penyembahan berhala untuk mengikuti Tuhan menuju ke tempat yang dijanjikan Allah, berlimpah dengan air susu dan madu. Integristas orang percaya merupakan respon positif dalam panggilan Allah Yang Maha Murah.

Abraham adalah tokoh Alkitab yang kenal dan di kagumi oleh 3 agama besar di dunia ini yaitu Yahudi- Kritsen- Islam. Pegenalan Abraham akan Tuhan di jelas kan oleh Stevanus bahwa TUHAN menampakan nbapa-bapa, dengarkanlah! Allah yang Mahamulia telah menampakkan diri-Nya kepada bapa leluhur kita Abraham, ketika ia masih di Mesopotamia, sebelum ia menetap di Haran,
Act 7:3 dan berfirman kepadanya: Keluarlah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.
Act 7:4 Maka keluarlah ia dari negeri orang Kasdim, lalu menetap di Haran. Dan setelah ayahnya meninggal, Allah menyuruh dia pindah dari situ ke tanah ini, tempat kamu diam sekarang;
Act 7:5 dan di situ Allah tidak memberikan milik pusaka kepadanya, bahkan setapak tanahpun tidak, tetapi Ia berjanji akan memberikan tanah itu kepadanya menjadi kepunyaannya dan kepunyaan keturunannya, walaupun pada waktu itu ia tidak mempunyai anak.
Act 7:6 Beginilah firman Allah, yaitu bahwa keturunannya akan menjadi pendatang di negeri asing dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya.

Panggilan Tuhan kepada Abraham untuk keluar dari Ur kasdim adalah panggilan untuk meninggalkan tempat yang nyaman tempat dimana dia merasa mapan karena segala sesuatu sudah punya . Dia kaya dengan ratusan pegawai yang bekerja di rumahya Kej 14:14 ialah 318 orang lahir dirumahnya . Menyatakan bahwa betapa makmurnya dia. Ketaat Abraham atau imannya kepada

Setiap kali Tuhan memanggil seseorg untuk menjalankan misi-Nya pasti Dia memberikan jaminan dan berkat seperti yang Tuhan nyatakan kepada Abraham bahwa ada tujuh janji berkat atau jaminan yang di berikan Tuhan kepada Abraham. Ini adalah janji penyertaan Tuhan yang luar biasa bagi missionaries pertama yang di utus Tuhan dalam menjalankan misi-Nya agar bangsa-bangsa di dunia mengenal nama-Nya yang kudus

1. I will make you a great nation
2. I will bless you
3. I will make your name great
4. You will be a blessing
5. I will bless those who bless you
6. “Whoever curse you I will curse”
7. “All the people on the earth will be blessed through you”

Abraham taat keluar kondisi yang mapan

Abraham berani membayar harga

1 Mengenal Allah dengan baik.Zaman Abraham hidup adalah theocratis dimana Allah yang memerintah, Abraham memiliki pengenalan yang baik akan Tuhan.
2 Taat pada panggilan Tuhan
3 Lompatan Iman ( berani keluar dari zona aman ), out of the box

Aplikasi: setiap orang punya panggilan khusus, dalam konteks jemaat: melayani, pekerjaan: berani menentang arus, berani menyatakan kebenaran). Kadang Tuhan ingin kita kembali bergantung dan bersandar kepada Tuhan, bukan pada harta benda, status social.

1. Panggilan Abraham melibatkan dari tanah air, kerabat,keluarga. Allah sedang menegakkan prinsip penting bahwa umatNya harus memisahkan diri dari segala yang menghalangi terwujudnya maksud2 dan rencana Allah bagi hidup mereka.
2. Panggilan Abraham bukan hanya disertai janji berkat, tapi juga kewajiban dan ketaatan.
3. Abraham menjadi teladan iman
4. Mempecayakan diri kepada Tuhan sebab benar hidup oleh iman. Tuhan mempercayakan diri kita selangkah demi selangkah.