Sabtu, 30 Agustus 2008

KEBANGGAAN NEGARA

KEBANGGAAN NEGARA
Yesaya 60 : 1 – 3

ž Psl. 6, panggilan Yesaya yang menyatakan kemuliaan Tuhan. Kita melihat : Allah yang Mulia, Allah yang Hidup, anugerah dari Tuhan, dan Pengutusan atas Yesaya.

žYesaya 60
1. Kemuliaan Allah Turun atas Sion. Kata” Terbit” dan “Nyata’
2. Arah dari misi PL. Kemuliaan Allah Turun atas Sion maka bangsa2 akan dating. MIsi bersifat magnet untuk menarik bangsa2 akan datang. Bangsa yang bersentuhan atas Israel( cahaya Allah), bangsa juga mendapatkan kemuliaan Allah
3. Efek kemuliaan Allah- yang akan terjadi pada umat Allah: 1. mengangkat muka ( bangga)2. memandang sekeliling ( tidak perlu malu) 3. keheranan 4. kelimpahan pada umat Allah- berkat datang dari seberang laut.
Beritanya adalah terang Allah yang dinyatakan bg Sion. Efek dari pada kemuliaan itu ketika turun atas Sion :
1. Mengangkat muka
2. Memandang ke sekeliling
3. Ada keheranan melihat bahwa kemuliaan Tuhan
4. Adanya kelimpahan pada umat Allah (bahkan dari segala bangsa) bukannya mengais berkat tetapi akan turun atas orang pilihan) ini adalah puncak dari ayat 1.
Misi : bangsa2 akan datang pada terang. Misi dalam PL diketahui bkn hanya di Israel tpi bgs2 yang ada di sekitar Israel, mereka jg tersentuh terang itu. Yes diutus utk bicara atas nama Allah bg bgs2. Yg tjd pd umat Allah : mengangkat muka, memandang ke sekeliling, keherananan pd perkara yg besar, kelimpahan pada umat Allah, kemuliaan Allah. Ay 6 & 7 org yg mengikut Tuhan (dr Syeba) dtg memasyurkan Tuhan. Psl 6 seolah-olah raja mati dan kemuliaan Allah sptnya hilang, tetapi dari Psl 60 terlihat bgmn kemuliaan Allah kembali dinyatakan.
Ada yang bernyanyi “Padamu negri aku tidak janji, padamu negri….” Yang menggambarkan kekecewaan. Mungkin kita juga kecewa dgn negeri ini, tapi apakah Tuhan kecewa dan putus asa dengan Indo? Kalau kita tdk aktif dan bangkit maka tidak akan bisa mjd terang.
ž Yesaya bicara tentang pemulihan hubungan umat dengan Allah, dan pemulihan dengan sesama. Yes mengajak umat menjadi terang bagi lingkungan. Psl 59 :14,15 ada 4 hl yg hilang : hukum, keadilan, kebenaran, hati nurani. Bagi negeri dan bagi kita sebenarnya fenomena ini pun tengah terjadi. Ay. 15 tdk ada hukum, itu jahat di mata Tuhan, lawless. Di indonesia menteri menyeret aparatnya, jaksa menuntut jaksa. Bagaimana kita boleh melaksanakan masyarakat yang sehat, berhukum, dan menyatakan kemuliaan Allah. Bagaimana mengabarkan injil secara oral maupun dalam kehidupan yg nyata.

žYesaya menulis nubuat tentang yang “sudah” dan “akan”. Kekelaman menimpa suku bangsa ini adalah realita. Makna kekelaman : dosa, kondisi manusia tidak punya relasi dengan Tuhan, sedang dan akan terus terjadi. Terang yang turun itu menjadi jawaban atas kegelapan. Itu hanya terang Kristus. Berkat yang turun ( ay 6 ) berkaitan dengan Kej 25, keturunan Ismail, dipikirkan kapan itu terjadinya. Beberapa penafsir mengatakan orang-orang ini datang memberikan persembahan, dan nubuat itu digenapi. Kita harus meminta hikmat Tuhan untuk hidup di Indonesia.

žApa kebanggaan Negara ? Bagaimana ? (1) Bangkit : org mempunyai niat, kesadaran, kemauan, pengorbanan. Pemain bulu tangkis di Beijing meraih emas, karena ia ingin membanggakan bangsanya. (2) Bercahaya : harus ada yg mendukung, yaitu terang Tuhan yang ada dalam diri kita.

§ Bangsa Israel sebenarnya patut berbangga atas status yang mereka miliki sebagai bangsa pilihan.

§ Namun kebangga ini harus didasari bukan kepada kebaikkan mereka tetapi Allah. Mereka menjadi bangsa pilihan adalah karena:
- Bukan karena Kebaikkan
- Pemberian Allah (bukan karena usaha)
- Anugerah Allah (sebenarnya mereka tidak layak)

§ Sebagai bangsa terpilih Allah telah merancang agar mereka menjadi terang di tengah dunia. Hal ini dapat terwujud karena
- Allah telah menjadi terang mereka
- Allah menguduskan mereka untuk menjadi terang

§ Namun terang ini tidak akan terlihat jika
- Israel meninggalkan Tuhan
- Tidak berlaku sesuai dengan status mereka sebagai anak-anak Allah

§ Sebagai akibat kesaksian mereka maka banyak orang akan datang kepada Tuhan melalui mereka karena
- Bangsa-bangsa lain tidak berada di dalam kegelapan tidak memiliki terang (Bdk. Yes. 52:13)
- Bangsa-bangsa lain melihat terang Tuhan. (Bdk. Yes. 9:1). Ketika melihat terang mereka, yaitu bangsa-bangsa lain, tahu sedang berada dalam kegelapan

§ Di dalam PB bahkan sampai sekarang Allah menginginkan umat-Nya menjadi terang
§ Kita dapat menjadi terang dengan sikap hidup
§ Kita juga dapat menjadi terang dengan menyaksikan terang itu melalui perkataa (Injil)
§ Ini bukan tugas segelintir orang atau hamba-hamba Tuhan yang mengemban jabatan gerejawi tertentu, tetapi semua umat, karena semua umta adalah imam-imam di hadapan Allah yang dapat menjadi pengantara antara orang-orang yang belum menganal Allah dengan Allah melalui pemberitaan Injil.
ž Nubuatan Nabi Yesaya ini mengacu kepada janji Mesias yang akan datang memulihkan bangsa Israel, dan janjinya digenapkan didalamnya sebagai terang dan pembawa Shalom. Ada 3 poin : (1)Orang percaya harus bangkit menjadi terang dan membawa shalom akan terjadi saat ada hubungan yang serasi dan harmonis dengan Tuhan. Paulus dalam Efesus 2 : 17 – 19, menjelaskan makna Shalom : pemulihan secara rohani kepada setiap orang percaya à Holly Nation. Dalam I Petrus 2 : 9, 4 status orang percaya, dipanggil dan diberikan mandat untuk menyatakan terang. (2) Menjadi murid Kristus yang sejati. Panggilan pemuridan adalah anugerah. Pemuridan sebagai usaha pemulihan oleh terang itu untuk mewujudkan kembali perintah Tuhan (Matius 5 : 16). (3) memiliki spiritualitas reformasi. Adanya hidup yang berubah. Oleh Agustinus, Luther, Zwingli juga telah ditekankan fungsi berbangsa dan bernegara dengan lantang dank eras. Ada penekanan keseimbangan dalam segi rohaniah dan lahiriah, doktrinal dan praktikal, penghayatan batin dan tindakan nyata dalam masyarakat. Menjadi terang Tuhan adalah menghadirkan Kristus di tengah komunita berbangsa dan bernegara, sekolah, kantor, dll..


ž Seorang Perdana Menteri Britania Raya, Earl Beaconsfield: ”Sesungguhnya letak rasa kebanggaan dan kepedulian terhadap bangsa dan Negara itu muncul , di situlah kita sedang berkarya dan bercahaya.”

ž Ay 1 bangkit bercahayalah, karena ada Penebus, Roh Allah, dan Firman yang ada dalam kita. John Stott menulis Mengapa saya menjadi orang Kristen? Seakan – akan kita yang memilih menjadi orang Kristen, tetapi John S. berkata bahwa Allah yang berinisiatif dan memilih kita. Ay 3 bangsa- bangsa akan datang dan melihat terang itu.

ž Artikel Kristian Wibisono, pesawat Garuda berkeliling di atas Indonesia, penumpang melihat adanya genangan air yg luas luar biasa, dikira kolam, ternyata banjir. Wacana kita menjadi terang menjadi sesuatu yang sesuai konteks dan konkrit, di tengah bangsa. Yonki Karman pernah berkata : menjadi terang adalah ABCDE: Aktif, Balance, Communicatif, Dinamic, dan Evangelical.

ž Menjadi 1 berita besar di tengah bangsa yang terpuruk. Perjanjian Allah adalah perjanjian yang setia, sebagai harapan, tiang penopang bagi kehidupan bangsa agar dapat bertahan dan eksis. Baru – baru ini museum Yerusalem menduplikat gulungan-gulungan yang lengkap agar seluruh bangsa melihat. Setelah 2000 tahun gulungan itu ternyata sangat berharga dan dibuktikan kebenarannya.

ž Konteks Mesianic prophecy dunia penuh dengan harapan sekalipun kondisi penuh dengan kekelaman. Tatkala terang itu datang, terang menjadi pusat perhatian, orang yang dicari, pusaka yang akan diberi menjadi umat pilihan Allah. Tatkala Gabriel berjumpa Maria: Kandungan Maria menjadi berkat bagi seluruh bangsa dari generasi ke generasi. Tuhan memilih Abraham dari satu keluarga menjadi bangsa, menjadi Negara dan menjadi bangsa yang terpilih untuk menjadi terang bagi bangsa yang lain,
Terang adalah kemuliaan Allah yang kau temukan/jumpai. Yoh 4 : perempuan Samaria bertemu Tuhan dan perempuan memberitakan tentang Yesus kepada orang yang ia jumpai. Sehingga ia menjadi terang bagi orang lain dan membawa mereka kepada sumber Air Hidup.
Janganlah menjadi terang sambil menunggu Negara ini menjadi baik, tetapi mulailah menjadi terang dari hal –hal yang kecil.
150 thn yang lalu ada orang China pertama ke Olyimpiade, tetapi ia dihina bahkan tidak dapat apa-apa, karena kehabisan segalanya, tetapi ia bangga karena ia pernah pergi.
Tahun ini China meraih 50 emas, untuk kebanggaan Negara, bukan kebetulan tetapi ini membanggakan negara, budaya, dan berkaitan dengan beribadah pada Tuhan. kita harus membiarkan kerajaan Allah datang, melalui kita, melalui gereja, dan bg bangsa. Gereja mempunyai suasana keluarga, dan keluarga mempunyai suasana ibadah. Contoh lain, usia 12 tahun merupakan usia dimana seseorang bertanggung jawab untuk memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, apakah kita juga memperhatikan ini ? Dalam Islam = langgar, Bethany = family altar.
Satu-satunya bangsa yang pernah dibuang oleh Allah adalah bangsa Israel. Tetapi mereka selalu bertobat dan datang kepada Tuhan sehingga Allah memulihkan bangsa ini kembali. Harapan dari nusa bangsa adalah gereja dan melalui pribadi adalah dalam gereja. Kita harus membiarkan kerajaan Allah datang, melalui kita, melalui gereja, dan bagi bangsa.Mengkeluargakan gereja dan menggerejakan keluarga.