Jumat, 20 Juni 2008

Kaum yang keluar dari Kegelapan

Persekutuan hamba Tuhan 20 Juni 2008

GII Hok Im Tong

Kaum yang keluar dari Kegelapan

1 Petrus 2:1-10

Pengantar

Surat 1 Petrus ini ditunjukan kepada jemaat/orang percaya di Asia kecil (Pontus, Galatia, Kapodokia, Bitinia). Tujuan surat ini tidaklah ialah memberikan pengajaran Injil murni. Petrus mengibaratkan mereka sebagai musafir (2:11) dalam dunia ini, dan dunia itu membenci Kristus, sehingga orang-orang percaya dapat dianiaya karena iman percayanya. Namun demikian Petrus ingin orang Kristen di daerah itu mengikuti teladan Kristus, yaitu sebagai batu hidup.


Hamba Tuhan 1

Ayat ini haruslah dikaitkan dalam konteksnya. Oleh karena ini, Jemaat harus diingatkan statusnya sebagai orang percaya. Demikian juga konteks Petrus menuliskan ini tidak lain ditujukan kepada orang percaya yang telah ditebus oleh darah Kristus sehingga memiliki perubahan total secara nyata. Sangat perlu ditekankan pula ketika kita menjadi orang percaya, kita diberikan tugas dari Tuhan untuk menjadi berkat bagi dunia yang kotor ini. Selanjutnya kita harus memahami Petrus hendak menekankan Kristus sebagai pusat daripada panggilan ini. Kristus sebagai Imam, Nabi dan Raja. Ia menjadi Imam berarti Yesus mewakili Tuhan bagi manusia, membawa korban persembahan yaitu diriNya sendiri, dan menjadi penghubung kepada Tuhan. Ia menjadi Nabi, berarti Ia menggenapkan nubuatan yang sudah lama diberitakan. Ia sebagai Raja berarti Ia memerintah dunia ini, menguasai dosa.

Hamba Tuhan 2

Ada dua makna gereja. [1] Gereja menjadi batu hidup (ay. 5), maksudnya tidak lain menjadi dasar gereja serta membangun jemaat Tuhan. [2] Gereja memiliki misi (ay. 9), maksudnya gereja memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang besar yang merupakan fungsi gereja; Maturia.

Hamba Tuhan 3

Terjemahan pada ayat ke-9, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih…..”kata bangsa tersebut dalam bahasa Yunaninya genos. Pengertian Genos berarti generasi. Maksud Petrus disini Petrus hendak menekankan bahwa tiap orang percaya adalah keturunan ilahi. Kemudian kata terpilih. Petrus menekankan bahwa orang percaya terpilih untuk dipisahkan dari dunia ini. Terpilih dipisahkan berarti dikuduskan. Dikuduskan juga memiliki pengertian bahwa bangsa ini adalah bangsa dari generasi yang baru, berbeda dari generasi lainnya.


Hamba Tuhan 4

Petrus dalam perikop ini menggambarkan bahwa orang percaya tersebut ialah seperti Kristus. Pertama, Petrus menyampaikan orang percaya adalah batu hidup, maksudnya menempatkan Kristus menjadi hidup bagi dirinya. Kedua, Petrus mengibaratkan orang percaya sebagai batu penjuru; batu yang sangat penting dalam bangunan. Maksudnya tidak lain Kristus menjadi arah kehidupan orang percaya dalam dunia ini.

Hamba Tuhan 5

Black Hole merupakan suatu fenomena alam, dimana black hole mempunyai daya gravitasi yang kuat, dapat menelan cahaya, memiliki kecepatan cahaya. Hal ini mengibaratkan betapa gelapnya dosa itu. Kegelapannya dosa membuat orang nyaman, atau pun merasa damai hidup berada di dalamnya. Petrus hendak menyampaikan bahwa orang-orang percaya memiliki suatu kuasa dimana mereka dapat mengalahkan kegelapan oleh cahaya Tuhan yang tinggal di hati mereka. Terang tersebut bukanlah didapat dari budaya, agama, kegiatan ritual tetapi didalam Kristus. Orang percaya dipanggil keluar berarti dapat keluar dari kegelapan tersebut (Band. Tidak ada sesuatu yang dapat keluar dari Black Hole). Petrus mengunakan gambaran: Efesus 5:8à paulus berkata kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang. Bukan lagi tuduhan dan kondisi tetapi suatu status. Bukan lagi adalah tetapi ada di dalam terang. Maka Petrus berkata ketika kita dipanggil kita:

o Berubah status

o Membuahkan : kebaikan, keadilan dan kebenaran. (Band. Socrates à mengapa bisa bijaksana? Ia berkata rahasianya: ada tiga filter: kebenaran, kebaikan dan kebermanfaatan)

Hamba Tuhan 6

Sunday Adelaja (Buku: Church Shift-Gereja berwawasan Kerajaan Allah, terbitan Metanoia, 2008) membedakan gereja adalah untuk gereja atau gereja adalah untuk Allah. Gereja untuk gereja berarti gereja hanya menarik jemaat untuk hadir datang beribadah, menjadikannya anggota, dan sebagainya. Gereja adalah untuk Allah berarti gereja membawa jemaat kepada Allah.

Hamba Tuhan 7

Kegelapan bukan di luar gereja, tetapi di dalam gereja. Kira-kira masa ini disebut the Dark Ages. Selama 1000 tahun dalam masa kegelapan itu ternyata adalah masa ditangan gereja. Setelah post reformasi maka orang2 keluar dari kungkungan itu, maka 2 abad setelah itu maka terjadi kemajuan yang luar biasa. Yang gelap itu sebenarnya siapa? Perlu diperhatikan dengan sangat baik! Bagian ini berbicara bukan sebagai Church tetapi sebagai people. Jangan sampai institusi menjadi kingdom. Yang dimaksudkan keluar dari kegelapan:

- Pikiran yang terbelenggu sehingga tidak lagi mengembangkan apa yang Tuhan percayakan dalam ketidak terbatasan Nya.

- Kebiasaan kita. ketika kita tidak menjadi seperti yang Tuhan kehendaki. (kita menghabiskan energy sehingga tidak memberitakan perbuatan besar Allah). Terkadang orang percaya tidak lagi membritakan hal2 besar, tetapi mengerjakan segala yang tidak memberitakan perbuatan besar Allah.