Jumat, 30 November 2007

Persekutuan Jumat 30 Nov 2007

Tak Ia Kecewakan
Mat 2: 1-12

Ev. Tan Andry
Orang Majus adalah suatu istilah yang dipakai oleh Herodutus. Untuk suatu suku dari bangsa MADAI, yang mempunyai jabatan imam di kerajaan Persia. Bagi penulis-penulis Kuno yang lain, kata itu sama artinya dengan IMAM. Daniel melengkapkan hal ini (1:20, 2:27, 5:15) dengan mengenakan kata itu kepada segolongan ”orang bijaksana” atau ahli nujum, yang menafsirkan mimpi dan pesan2 dari ”allah-allah”. Dalam PB, pemakaian kata itu meluas sehingga meliputi semua orang yang mempraktikkan ilmu sihir (Bnd Kisah 8:9, 13:6,8)
Dalam Mat.2:1-12, mereka adalah ahli-ahli nujum agama non-yahudi, yang menarik kesimpulan dengan mengamati bintang, bahwa seorang raja agung bangsa Yahudi sudah lahir. Bagi Matius, kedatangan orang Majus itu menggambarkan hubungan Mesias dengan dunia bangsa-bangsa (bdk Yesaya 60:1-3) ,
Perjalanan ini tidak mudah ditempuh oleh Majus, karena
Datang dari Jauh (Timur) (dalam segala hambatan dan rintangan yang dialaminya)
Tidak ada yang tahu tentang berita kelahiran tersebut. Perlu usaha untuk mendapatkan informasi tersebut. Dan bahkan mereka ’diinteriogasi’ (ay.7)
Ada dilematik antara patuh pada raja Herodes atau malaikat. Apalagi mengingat kekuasaan dan kebengisan dari Herodes,
Dalam ketaatan dan kerinduan mereka, mereka dapat jumpai dan sukacita, karena Tuhan pimpin mereka. Mengapa mereka dapat bersukacita dan menjadi tidak kecewa (..dan sangat bersukacitalah, ay. 10)
v Karena mereka mencari dengan sungguh hati dan Keingin tahuan
v Bdk dengan para ahli Taurat dan Imam, yang banyak mengamati dan membaca
v Mau Menyembah dan takluk (ay.11), walaupun mereka melihat bahwa IA hanya bayi –dalam pemandangan fisik biasa. Namun mereka memahami bahwa sungguh bahwa sang bayi adalah suatu pengenapan dari janji dan akan menjadi Raja.
v Adanya pengorbanan yang rela dilakukan untuk dapat menjumpai dan menyembah Yesus Kristus
v Tuhan menganugrahkan kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan dan menjumpai Sang Juruselamat.

David Tb
Orang Majus adalah symbol ilmuwan masa itu. Herodes juga belajar dari mereka. Konteks ini kalau ditarik ke zaman sekarang: Tuhan juga bisa secara rasional, bukan hanya supra rasional. Banyak hal dari firman bisa dibuktikan secara ilmiah.

Ev. Dorothy Tong
Orang Majus memiliki segala sesuatu yg dirindukan dunia: kedudukan, kaya, ilmu pengetahuan. Mereka adalah sekelompok orang yg sehati. Tetapi itu semua tidak memuaskan hati mereka. Mereka merindukan seorang raja yg bisa memuaskan isi hati mereka. Kerinduan itu membuat mereka mencari. Sesuai janji Tuhan, yg mencari akan mendapat. Mereka bayar harga mahal, karena perjalanan itu hampir 2 tahun (Herodes membunuh anak 2 th ke bawah). Bgmn cara? Melalui wahyu umum yaitu bintang dan khusus yaitu kitab suci. Lima hal yg mereka dapat: (1) sukacita (ay.10) (2) menyembah pada Yesus. (3) memberi yg terbaik (4) dilindungi Tuhan (5) menempuh jalan yg baru.

Ev. Ong Sie Kok
Tuhan tidak pernah salah memberi tanda: kepada orang Majus, ahli Taurat, Herodes. Dalam Alkitab, Tuhan tidak pernah tidak clear memberi tanda pada seseorang yg mencari Dia.

Ev. Irene
Bintang itu adalah luar biasa. Allah kita mengerjakan segala sesuatu dengan tuntas. Kalau Allah hanya mementingkan penyembahan mereka, Allah tidak akan peduli apa lagi setelah menyembah Yesus. Tetapi Allah memberi mimpi menunjukkan jalan yg lain. Kalau kita ingin ikut Tuhan, jalan Tuhan pasti indah.

Pdt. Handy k.
Kecewa adalah manusiawi ketika ada sesuatu yg tidak tercapai dalam hidupnya. Ada anak yg ke mal dan meminta mainan tetapi tidak diberikan. Ada 2 sikap yg mungkin: marah atau menguasai diri. Ini tergantung relasi anak dengan orang tuanya.
Kalau kita kecewa dan tahu karakter Allah, maka kita tidak akan meninggalkan Dia karena Allah itu setia dan akan memberi yang terbaik. Kuncinya adalah relasi dengan Tuhan.

Ev. Agus Susanto
Matius adalah murid Yesus eks pemungut cukai. Stlh ia berubah ia punya hati untuk penginjilan, trtm kpada orang-2 Yahudi. Ia seorang yang pandai shg strateginya menarik. Ia bicara secara positif ttg agama Yahudi. Ia ungkapkan silsilah, kelahiran anak dara, orang Maju. Strateginya adalah memakai orang besar (orang Majus) untuk menunjukkan siapa Yesus. Bhw Yesus lebih besar drpada orang Majus. Darimana Matius dapat kisah ini? Mungkin ada kaitan dengan jabatannya sebelumnya dan relasinya. Orang Majus sangat luar biasa. Mereka juga orang pandai. Where: Dimana orang Yahudi? Who: Mereka tahu siapa raja itu. Reason: Alasannya sudah lihat bintang. Why: Tujuannya menyembah dengan memberi persembahan. Which one: orang M lebih taat pada Tuhan bukan Herodes.

Pdt. Unandi Tirtaredja
Dalam perencanaan Allah mengirim Juruselamat, maka tidak ada yg berubah secara luar biasa dalam dunia sekitar Yesus. Lingkungan sekeliling tidak menyambut Yesus sebgmn seharusnya. Maka Allah mengutus orang Majus untuk menunjukkan bhw kalau ada orang besar datang untuk bayi yang sederhana, maka bayi itu pasti lebih hebat drpada orang besar itu. (1) Orang Majus bisa menangkap gerakan Tuhan dan menerjemahkannya dengan benar. (2) Mereka percaya pimpinan Tuhan di atas kenyataan yg terbentang di depan mereka. Ketika mereka berangkat, dalam bayangan mereka pasti ada raja yg mulia. Tetapi ketika yg dijumpai hanya seorang bayi di desa. Pengalaman orang Majus ttg Allah itu minim. Tetapi dalam keterbatasan itu mereka taat (3) Mereka percaya pada yang ditemukan dan melakukan dengan sukacita. Mereka tidak tanya, interogasi “Benar atau tidak ini raja?”

Ev. Agus Setiyono
Yg sederhana itu tidak membuat mereka kecewa. Bdk Naaman yg disuruh mandi di sungai Yordan yg kotor. Tetapi kalau mau taat, Tuhan tidak akan mengecewakan.

Pdt. Joseph Lin
Mereka sangat bersukacita stlh melihat bayi. Ini sangat jelas pimpinan Tuhan. Mengapa Tuhan tidak cepat-2 memimpin mereka untuk bertemu Yesus? Berkat yg sesungguhnya adalah kita tidak merasa Tuhan berutang. Ketika mereka bertemu Yesus, mereka tidak dapat apa-2. Berkat sesungguhnya sudah didapat dari Tuhan karena mereka taat. Ay.10: Kalau mencari, melayani dengan sungguh, pasti ada sukacita yg sangat besar. Orang yg taat adalah orang yang bayar harga. Orang yg taat memiliki damai dan sukacita.

Ev. Arson
Rapimnas Golkar, kesimpulan Jusuf Kalla: Bagi Golkar, demokrasi adalah cara, alat, proses bukan tujuan. Tujuannya adalah kesejahteraan rakyat. Ucapan ini menimbulkan reaksi. Di balik tujuan ada motif. Orang yg memberi reaksi mempertanyakan motif yg biasanya terselebung dan merusak. Orang Majus dan Herodes kelihatan punya tujuan sama yaitu menyembah Dia. Tetapi motifnya beda. Herodes dan orang Majus bisa menjadi perwakilan orang Kristen. (2) Barangsiapa yg mencari Tuhan dengan motif yg benar, Tuhan akan nyatakan diri.

Ev. Roni S.
Orang Majus beda dengan gembala. Mereka kaya, berpendidikan. Injil diberitakan kepada semua golongan. Mereka mendapat petunjuk bintang. Apakah orang Kn boleh percaya astrologi? Ada beda astronomi dan astrologi. Ketika bertemu mereka menyembah Yesus, bukan Maria. Iman mereka luar biasa karena mau menyembah bayi. Mereka beri persembahan yg terbaik dari negeri mereka. Mereka taat pada pimpinan Tuhan (bintang, firman Tuhan dan mimpi Tuhan). Teladan untuk kita: kerinduan mereka untuk cari Tuhan.

Pdt. Christiady Cohen.
Tiga kelompok tokoh: Imam dan ahli Taurat, Herodes, orang Majus. Imam sekedar cari tahu. Herodes pura-2 cari tahu. Orang Majus sungguh-2 cari tahu. Ironis yg paling jauh itu yg paling sungguh dan paling dekat di hati. Yang merasa paling dekat itu tidak menemukannya.

Pdt. Samuel W.
Menurut CS Lewis, Mere Christianity: Situasi zaman: peta perjalanan belum jelas, dilakukan malam hari karena bergantung pada bintang sbg petunjuk. Matahari panas, malam sangat dingin. Ada juga penyamun, binatang buas. Mereka melakukan dalam waktu yg panjang: 2 th. Respon menyambut: justru orang kafir yg menyambut orang Yahudi. Emas: tanda takluk raja kpada raja yg lain. Kemenyan: dupa untuk imam. Ungkapkan rasa syukur. Mur: difungsikan sbg obat atau balsam untuk jenazah. Persembahan itu bukan hanya tiga hal itu, tetapi pengorbanan mereka.

Pdt Agus Gunawan
Orang Majus sangat mencari dan ekstrem. Dalam hal mendapat: perjumpaan dengan Tuhan. Yg menakutkan adalah yg mencari setengah-2 karena sudah mendapat. Kita cerita ttg Majus yg mendapat, tetapi kita tidak mendapat apa2 karena sudah terbiasa dengan natal.

Pdt. Caleb Tong
Konteksnya adalah kecewa dan tidak kecewa. Orang dunia kecewa karena apa? Ketidakpuasan, ketidaknyamanan, ketidakbahagian, dsb. Mereka datang ke gereja karena tidak dapat sesuatu dalam hidupnya. Yg bisa mengisi adalah Kristus. Tuhan memenuhi kerinduan manusia (teosentris). Bagi orang yg kecewa, ia tidak akan kecewa karena ada contentment. Orang Majus adalah orang yg kita hadapi hari ini. (1) Anda bukan satu-satunya orang yang mencari. Satu itu penting bagi Tuhan. Tuhan tidak menghina satu pun dari kita. (2) Mereka datang dari Timur. Ketika manusia berdosa mereka diusir keluar dari pintu timur. Sekarang keselamatan datang dari Timur. * Pekerjaan Tuhan melalui bintang menunjukkan kebenaran firman Tuhan. Kesaksian dari orang yang mengerti firman Tuhan. Pengalaman dari orang yang bertemu dengan Tuhan. (3) Mencari Tuhan tidak ada kata terlambat. Tuhan tunggu mereka meskipun lama. * Bagi orang yg sudah dapat dari Tuhan, pasti ia mau meletakkan sesuatu di kaki Tuhan. Bagi mereka, barang-2 berharga itu tidak lagi penting ketika bertemu dengan Tuhan. * Yang paling penting mereka menempuh jalan baru. Orang yg sudah bertemu dengan Tuhan, pasti tidak menempuh jalan hidup yg lama. Sekalipun Sdr pernah kecewa dalam mencari Tuhan, pada akhirnya Tuhan tidak akan kecewakan. ***